Hasil SBMPTN 2019: 5.615 Peserta Lolos di Universitas Brawijaya

Oleh: Yantina Debora - 11 Juli 2019
Berdasarkan hasil SBMPTN 2019, sebanyak 5.615 siswa lolos di Universitas Brawijaya, Malang.
tirto.id - Sebanyak 5.615 siswa lulus Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019 di Universitas Brawijaya (UB) Malang.

Dikutip dari Antara, pada SBMPTN 2019, sebanyak 55.871 siswa mendaftar di UB. Universitas di Malang ini juga menjadi kampus dengan peminat SBMPTN terbanyak tahun ini.

Dari 5.615 siswa yang diterima sebagai mahasiswa baru UB tersebut menyebar di berbagai program studi (prodi), yakni 75 prodi S1, termasuk lima prodi PSDKU di UB Kediri.

"Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian menduduki posisi dua besar prodi saintek dengan peminat 2.202 orang," kata Wakil Rektor I Bidang Akademik UB Malang Prof Dr Aulanni'am di Malang, dikutip dari Antara.

Sedangkan di kelompok Soshum, prodi Ilmu Hukum berada di peringkat dua peminat terbanyak dengan jumlah 2.584 orang. Tahun ini, UB juga mencatatkan nilai rerata tertinggi peringkat sembilan kelompok Soshum dengan angka 613,36.

Untuk bidik misi, katanya, ada 827 mahasiswa baru yang diterima melalui jalur SBMPTN. "Dengan jumlah 827 pada jalur SBMPTN dan 532 pada jalur SNMPTN, kita sudah memenuhi target bidik misi yang ditetapkan pemerintah, yakni 10 persen dari jumlah kuota mahasiswa baru yang diterima," tuturnya.


Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) baru telah mengumumkan hasil SBMPTN pada Selasa (9/7/2019). Peserta yang mengikuti SBMPTN di seluruh Indonesia mencapai 714.652 peserta.

Peminat di Universitas Brawijaya terbanyak di Indonesia, yakni 55.871, disusul Universitas Padjadjaran.

Universitas Brawijaya menerima mahasiswa baru melalui tiga jalur, yaitu SNMPTN, SBMPTN, dan seleksi mandiri. Kuota yang ditetapkan masing-masing adalah 30 persen untuk jalur SNMPTN, 40 persen untuk SBMPTN, dan 30 persen untuk seleksi mandiri.

Banyaknya peminat UB, lanjut Aul, salah satunya dipengaruhi oleh banyak program studi yang ditawarkan mulai dari teknik, pertanian, kedokteran hingga agroteknologi.

"Dari akreditasi-akreditasi yang dipilih 50 persen telah terakreditasi A," ucapnya.

Baca juga artikel terkait SBMPTN 2019 atau tulisan menarik lainnya Yantina Debora
(tirto.id - Pendidikan)


Penulis: Yantina Debora
Editor: Agung DH