Advertorial

Direktur Allianz Life: Ini Peran Kami Saat Pandemi Corona

Ilustrasi Perlindungan Melawan Covid-19. FOTO/iStockphoto
Oleh: Advertorial - 26 Mei 2020
Dibaca Normal 2 menit
Allianz memberikan solusi terbaik & layanan prima kepada nasabah terutama dalam kondisi menantang seperti sekarang.
Beberapa waktu lalu, di akun media sosialnya, S. Pratiwi, pekerja swasta, membagikan informasi mengenai 100 Rumah Sakit di Indonesia yang menerima rujukan Corona. “Alhamdulillah bisa jaga-jaga dan waspada. Walau asuransi bisa back up, tapi jangan sampai kejadian. Tetap waspada, jaga kesehatan dan kebersihan, teman-teman,” katanya.

Pratiwi mengakui, pengalaman memiliki asuransi membuatnya jadi lebih tenang memikirkan hari depan, hal yang senantiasa diliputi ketidakpastian. “Setidaknya," kata perempuan yang tinggal di Bekasi ini, “aku tidak perlu memikirkan biaya pengobatan jika suatu hari nanti harus masuk rumah sakit.”

Dalam kondisi seperti sekarang, menjaga pikiran tetap optimis adalah keharusan dan memiliki asuransi boleh dibilang tak ubahnya memiliki harta karun. Apalagi jika asuransi tersebut memberikan proteksi terhadap Covid-19, bekerjasama dengan 1.200 rumah sakit dan klinik rekanan di dalam maupun luar negeri—tak terkecuali 100 RS rujukan Covid-19— sebagaimana Allianz Life Indonesia.

“Saat ini seluruh produk asuransi kesehatan dan jiwa dari Allianz Life Indonesia sudah melindungi nasabah dari kondisi Covid-19,” kata Karin Zulkarnaen, Direktur Allianz Life Indonesia, kepada awak Tirto.

Kabar itu tentu tak ubahnya angin segar. Pasalnya, pihak Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) sempat menyatakan bahwa polis asuransi secara umum tidak memproteksi penyakit akibat virus Corona setelah statusnya dinyatakan sebagai pandemi.

"Secara umum polis mengecualikan kondisi pandemi, seperti virus corona dan perang. Namun, kenyataannya ada beberapa perusahaan asuransi yang ketentuan polisnya tidak mencantumkan [pengecualian pandemi] itu, sehingga memutuskan untuk meng-cover risiko virus corona," ujar Ketua Bidang Marketing dan Komunikasi AAJI Albertus Wiroyo Karsono.

Lepas dari pendapat Karsono, Karin juga menyebut pihaknya membebaskan waiting period khusus untuk diagnosa COVID-19 hingga 31 Mei 2020. Artinya, nasabah yang baru bergabung di Allianz dapat langsung terproteksi, tanpa ada periode masa tunggu. Kemudian, sebagai bukti kepedulian Allianz untuk keluarga korban COVID-19, perusahaan ternama itu juga memberikan santunan tambahan sebesar 50% dari nilai pertanggungan yang dimiliki.

“Misalnya, nilai pertanggungan polis yang dimiliki adalah Rp100 juta, maka Allianz akan membayarkan Rp 150 Juta kepada keluarga korban COVID-19 yang meninggal dunia. Santunan tambahan ini berlaku untuk semua polis individu tanpa biaya tambahan,” sambung Karin.

Wabah, kita tahu, bukan baru terjadi kali ini. Beberapa tahun lalu, dunia sempat digemparkan oleh, misal, kasus flu burung dan flu babi. Disinggung soal ada tidaknya produk khusus yang dibuat untuk melindungi nasabah dari penyakit-penyakit tersebut, Karin memberikan jawaban melegakan.

“Semua polis yang dikeluarkan oleh produk-produk asuransi kesehatan & asuransi jiwa dari Allianz Life Indonesia tidak mengecualikan pandemi.”

Sehubungan adanya komitmen pemerintah untuk menjamin biaya pengobatan pasien Covid-19, Karin menegaskan bahwa pihaknya hanya bertanggung jawab terhadap kerugian keuangan atau biaya-biaya rumah sakit yang timbul lantaran Covid-19, selama itu tidak menjadi tanggungan pemerintah.

Lantas, berapa harga preminya?

“Untuk asuransi kesehatan, harga premi terjangkau mulai dari Rp236,250,- dibayarkan untuk pertanggungan satu tahun, yang mana jumlah ini ekuivalen dengan Rp19 ribu per bulan atau harga satu gelas es kopi susu di gerai kopi. Sedangkan harga premi untuk asuransi jiwa unit link dimulai dari Rp300 ribu per bulan,” kata Karin.

Selain bisa dibeli melalui tenaga pemasar Allianz, masyarakat juga bisa membeli premi itu secara online melalui, salah satunya, aplikasi Bukalapak.

Untuk diketahui, manfaat yang diberikan produk asuransi kesehatan Allianz mencakup layanan kesehatan dan fasilitas rawat inap serta rawat jalan di lebih dari 1.200 rumah sakit dan klinik rekanan di dalam maupun luar negeri. Layanan semacam itu tentu saja sangat bermanfaat, terlebih dalam kondisi seperti saat ini, rumah sakit rujukan pemerintah kerap dipenuhi pasien, bahkan sampai pada tahap over kapasitas.

“Kami juga menyediakan evakuasi medis bagi nasabah yang membutuhkan. Tak sampai di situ, kami juga bekerjasama dengan Halodoc agar nasabah dapat menikmati layanan teleconsultation, yang dapat dimanfaatkan terutama saat physical distancing seperti saat ini.”



Produk & Layanan, Lengkap & Praktis


Selain menyediakan fasilitas cashless untuk seluruh nasabah yang berobat di RS dan klinik rekanan, melalui portal Allianz EaZy Connect, Allianz juga menyediakan beragam layanan digital self-service yang memungkinkan nasabah melakukan berbagai macam transaksi finansial maupun non-finansial terhadap produk asuransi.

“Layanannya beragam, mulai dari pengajuan dan memantau status klaim asuransi kesehatan, hingga menikmati fasilitas asuransi kesehatan di rumah sakit dan klinik rekanan tanpa harus membawa fisik kartu asuransinya,” ungkap Karin.

Dan laiknya bisnis di era revolusi digital, Allianz juga menyediakan ragam pilihan pembayaran premi pertama maupun premi lanjutan, yakni melalui portal Allianz eAZy Payment serta channel pembayaran online lainnya yang bisa diakses melalui mobile/internet banking dan Tokopedia.

“Allianz terus berkomitmen untuk memberikan solusi terbaik dan layanan prima kepada nasabah, terutama dalam kondisi yang menantang seperti saat ini. Tak henti juga kami mengimbau masyarakat, termasuk nasabah, untuk menjaga kesehatan dan kebersihannya, serta memiliki perlindungan yang diperlukan,” terang Karin.

Pilihan produk dan layanan Allianz kini semakin banyak dan lengkap. Sebab itu, pelajari polis hingga tuntas agar nasabah benar-benar mengerti akan proteksi yang dia miliki—apakah sudah cukup lengkap atau belum—terlebih dalam situasi seperti saat ini. “Jadi, jangan sungkan menghubungi agen Allianz untuk konsultasi dan menambah proteksi yang belum dimiliki, baik untuk diri sendiri maupun seluruh anggota keluarga.”

Lepas dari itu, seperti harapan seluruh warga dunia, Karin pun mendoakan agar persoalan Covid-19 ini dapat segera berakhir dan seluruh negara terinfeksi, termasuk Indonesia, dapat segera menangani penyembuhan dan penyebarannya.

Amin.
DarkLight