Demi iPhone 7, Antrean Panjang Mengular Lagi di Apple Store

Oleh: Akhmad Muawal Hasan - 17 September 2016
Dibaca Normal 3 menit
Terhitung mulai hari ini, iPhone 7 sebagai ponsel pintar terbaru buatan Apple resmi dijual. Sebagaimana kondisi jelang hari pertama penjualan seri ponsel pintar yang digemari banyak orang di seluruh dunia itu, antrian panjang mengular hingga di depan Apple Store. Beberapa orang bahkan rela mengantre sebelum toko dibuka.
tirto.id - Terhitung mulai hari ini, iPhone 7 sebagai ponsel pintar terbaru buatan Apple resmi dijual. Sebagaimana kondisi jelang hari pertama penjualan seri ponsel pintar yang digemari banyak orang di seluruh dunia itu, antrian panjang mengular hingga di depan Apple Store. Beberapa orang bahkan rela mengantre sebelum toko dibuka.

Pemilik akun @tymoss misal, mengunggah gambar dirinya yang ke media sosial sebagai orang pertama yang akan dilayani dalam pembelian iPhone 7. “Urutan pertama untuk iPhone 7!” tulisnya. Dalam foto tersebut terlihat jelas batas rantai kuning dengan tulisan “barisan antrian mulai dari sini” berada tepat di samping pintu Apple Store yang tampak sepi dan belum beroperasi.

Sementara itu pemilik akun lain bernama @MahmoodAnsari mengunggah postingan videonya yang memperlihatkan barisan yang mengular di depan Apple Store. "Antrean untuk iPhone 7 bahkan jika Anda telah reservasi! :/ #Apple," tulis dia.

iPhone 7 diluncurkan di 28 negara terlebih dahulu. Meski dapat dipesan secara online, mendapat perangkat juga bukan pekara mudah, pasalnya ketersediaan terbatas. iPhone 7 Plus juga belum dapat ditemukan di web, sementara iPhone 7 yang lebih banyak tersedia, warna Jet Black dari varian tersebut habis terjual.

Apple resmi meluncurkan iPhone 7 dan iPhone 7 Plus di San Fransisco, Amerika Serikat, pada Rabu (7/9/2016) waktu setempat atau Kamis (8/9/2016) dini hari WIB, bersamaan dengan Apple AirPods, Apple Watch Series 2 dan sejumlah aplikasi dan permainan baru.

Untuk beberapa negara, menurut laman GSM Arena, Kamis (8/9/2016), pre-order akan dimulai pada 9 September dan kemudian dikirimkan pada 16 September.

Negara-negara tersebut adalah Australia, Austria, Belgia, Kanada, China, Denmark, Finlandia, Prancis, Jerman, Hong Kong, Irlandia, Italia, Jepang, Luksembourg. Selain itu juga di Meksiko, Belanda, Selandia Baru, Norwegia, Portugal, Puerto Rico, Singapura, Spanyol, Swedia, Swiss, Taiwan, Uni Emirat Arab, Inggris dan Amerika Serikat.

Sepekan kemudian, tepatnya 23 September, iPhone 7 dan iPhone 7 Plus akan dikirimkan ke Andorra, Bahrain, Bosnia & Herzegovina, Bulgaria, Kroasia, Siprus, Republik Ceko, Estonia, Yunani, Greenland, Guernsey. Selanjutnya di Hungaria, Islandia, Isle of Man, Jersey, Kosovo, Kuwait, Latvia, Liechtenstein, Lithuania, Maldives, Malta, Monako, Polandia, Qatar, Rumania, Russia, Arab Saudi, Slovakia dan Slovenia.

Gebrakan dan Inovasi Baru

Duet iPhone 7 dan iPhone 7 Plus hadir dengan sejumlah pembaruan besar baik dari segi performa maupun fitur. Dari pembaruan yang ada, iPhone telah mengambil langkah berani dengan meniadakan 3.5mm headphone jack. Berusaha menggebrak tradisi dengan menghadirkan perangkat bebas kabel, pakar justru menilai hal itu akan menjauhkan iPhone dari konsumennya.

Seperti yang dilansir dari The Guardian, banyak pihak telah memperkirakan bahwa perusahaan teknologi terbesar di dunia ini akan menghilangkan headphone jack pada iPhone 7. Sebagai gantinya, Apple menyediakan headset yang ditancapkan pada Lightning port yang dapat digunakan untuk mengisi daya, memindah file, dan mendengar audio lewat headphone nirkabel seperti yang dibuat oleh Apple Beats. Headphone dengan Lightning port beserta Lightning adaptor analog untuk earphone 3.5mm juga akan disediakan dalam iPhone terbaru.

“Apple EarPods adalah headphone yang paling populer di dunia. Namun, sekarang kita beralih ke [fitur] Lightning. Mengapa? Karena [fitur ini] menyediakan audio digital, pengisian baterai, dan banyak keuntungan lain yang tidak mungkin dilakukan melalui koneksi analog,” jelas Senior Vice President Marketing Apple Phil Schiller saat mempresentasikan fitur teranyar iPhone.

Schiller menambahkan, inovasi ini merupakan langkah yang berani. Harapannya, keberanian ini nantinya akan membawa Apple untuk terus bergerak maju.

Pembaruan lain dari iPhone 7 ini datang lewat lensa kamera 12 megapiksel yang kaya fitur pendukung. Dilengkapi dengan optical image stabilization, f/1.8 aperture, dan enam elemen lensa, fitur kamera iPhone 7 juga didukung sensor berkecepatan tinggi yang diklaim 60 persen lebih cepat dan 30 persen lebih menghemat energi dibanding pendahulunya.

Berbeda dengan pendahulunya, Apple juga telah menambahkan lensa ganda meski fitur ini hanya tersedia pada iPhone 7 varian Plus. Lensa kedua itu juga dibekali dengan sensor 12 megapiksel. Lensa utama memberikan sudut pandang lebar dengan fitur piksel yang lebih besar, sedangkan lensa lainnya dipakai sebagai tele-foto. Schiller mengklaim, warna foto akan lebih tajam dan mampu mengakomodasi dua kali optical zoom serta sepuluh kali software zoom.

"Dalam aplikasi kamera ada tombol baru, optical zoom, melakukan dua kali zoom dengan kualitas gambar yang sama... Ini kamera terbaik di iPhone, bahkan kamera terbaik dimiliki smartphone saat ini," sumbar Schiller.

"Ini kamera terbaik di iPhone, bahkan kamera terbaik dimiliki smartphone saat ini," sambung dia.
Dari segi desain, keduanya tampil dalam balutan stainless steel dengan menambahkan satu pilihan warna baru jack black dan empat pilihan warna lainnya black, silver, gold dan rose gold.

Tak hanya pada kamera, untuk pertama kalinya di iPhone 7 dan iPhone 7 Plus, Apple membekali iPhone dengan dual speakers yang terletak di atas dan bawah perangkat. Seperti yang dikutip dari situs Antara, iPhone 7 dan iPhone 7 Plus ini pun dibekali dengan sertifikasi IP67 yang membuatnya tahan terhadap air dan debu.

Apple juga melakukan langkah berani dengan menghilangkan tombol Home yang merupakan fitur krusial pada iPhone. Namun, tombol Home lama didesain ulang dengan Force Touch yang lebih sensitif dan responsif. Tombol Home di iPhone 7, jelas Schiller, kini menggunakan fitur yang dinamai Taptic Engine yang akan memberi respon balik saat ditekan. Pengguna juga akan merasakan vibrasi ketika ada pesan yang masuk atau notifikasi baru

Sementara itu, dari segi performa Apple telah mempersenjatai iPhone 7 dan iPhone 7 Plus dengan chipset terbarunya A10 fusion. Chipset tersebut memiliki four core CPU yang diklaim 40 persen lebih cepat dari prosesor A9 yang digunakan pada iPhone 6 dan iPhone 6 Plus.

Untuk urusan baterai, Schiller menyebut iPhone 7 dan iPhone 7 Plus memiliki daya tahan baterai terlama yang pernah ada di sebuah iPhone. iPhone 7 bertahan dua jam lebih lama dari iPhone 6s Plus, sementara iPhone 7 Plus bertahan 1 jam lebih lama dari iPhone 6s Plus.

iPhone 7 hadir dalam tiga pilihan kapasitas memori penyimpanan yaitu 32GB, 128GB dan 256GB yang ditawarkan dengan harga 649 dolar AS. Sementara iPhone 7 Plus hadir dalam pilihan memori penyimpanan serupa dengan harga 726 dolar AS.

Tidak hanya di Amerika Serikat, tahun ini Apple juga membawa program tersebut ke Inggris dan China. Kedua seri iPhone 7 dan iPhone 7 Plus ini dapat mulai dipesan pada 9 September, dan akan mulai tersedia pada 16 September di 28 negara, dan akan pula hadir seminggu setelahnya di 30 negara lainnya.

Baca juga artikel terkait IPHONE 7 atau tulisan menarik lainnya Akhmad Muawal Hasan
(tirto.id - Hard News)

Reporter: Akhmad Muawal Hasan
Penulis: Akhmad Muawal Hasan
Editor: Akhmad Muawal Hasan
DarkLight