Menuju konten utama

Contoh Konektivitas Internet pada Jaringan Kabel dan Nirkabel

Berikut contoh konektivitas internet pada jaringan kabel dan jaringan nirkabel beserta penjelasannya.

Contoh Konektivitas Internet pada Jaringan Kabel dan Nirkabel
Ilustrasi media sosial. FOTO/iStockphoto

tirto.id - Contoh konektivitas internet pada jaringan kabel dan jaringan nirkabel sering muncul istilahnya di kehidupan sehari-sehari. WiFi adalah contoh konektivitas internet jaringan nirkabel. Sementara itu, contoh konektivitas internet jaringan kabel ialah LAN.

WiFi adalah sebutan untuk standar jaringan tanpa kabel (nirkabel) yang menggunakan frekuensi radio (Radio Frequency atau RF).

Sering disebut sebagai kepanjangan Wireless Fidelity, WiFi pada awal perkembangannya digunakan untuk menghubungkan perangkat nirkabel dan LAN. Namun, kini WiFi lebih umum digunakan buat mengakses internet.

Adapun LAN (Local Area Network) adalah jaringan yang bisa menghubungkan sejumlah komputer dalam ruang lingkup terbatas, seperti gedung perkantoran atau kampus.

LAN bisa digunakan buat menghubungkan sejumlah komputer dengan workstation dalam gedung untuk dan saling bertukar informasi

Jaringan komputer yang melibatkan dua atau lebih perangkat, memakai sistem komunikasi yang terstandardisasi secara global. Sistem komunikasi itu ialah Transmission Control Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP).

Komunikasi antar-perangkat ini melalui beberapa bentuk jaringan yaitu jaringan lokal dan jaringan internet.

Jaringan lokal dan jaringan internet memiliki perbedaan dari sisi jangkauan. Jangkauan jaringan lokal terbatas dalam jarak tertentu, sedangkan jaringan internet bisa menjangkau area amat luas.

Jaringan lokal bisa memanfaatkan kabel sebagai perantara komunikasi antar-komputer. Pemakaian kabel tersebut membuat area jangkauannya terbatas. Penggunaannya sering dipakai pada jaringan komputer di gedung kantor, sekolah, kampus, dan sebagainya.

Jaringan komputer lokal bisa berupa local area network (LAN) yang menghubungkan sejumlah unit komputer (client) dengan 1 komputer induk (server).

Setiap komputer akan memiliki alamat IP (IP address) sebagai identitas unik. IP address berfungsi sebagai alamat pengiriman data dari satu komputer ke komputer lain.

Berbeda dari jaringan lokal, pada jaringan internet dapat dilakukan koneksi antar-perangkat yang lebih luas. Internet, yang merupakan kependekan dari interconnection-networking, adalah jaringan komputer yang menghubungkan banyak perangkat di seluruh dunia melalui pertukaran data.

Mengutip modul ajar Informatika Jaringan Komputer dan Internet (2022) karya Tri Suryowidiyanti, miliaran pengguna internet dapat dilayani sekaligus dalam konsep yang disebut jaringan area luas (Wide Area Network).

Dilihat dari konektivitasnya, internet dapat dijalankan melalui 2 jenis jaringan komputer. Jaringan tersebut meliputi jaringan berkabel dan jaringan tanpa kabel (nirkabel).

3 Contoh Konektivitas Internet pada Jaringan Kabel

Konektivitas internet melalui jaringan berkabel sering kali memakai kabel coaxial, kabel fiber optik, hingga kabel twisted pair.

Kabel-kabel itu dihubungkan ke jaringan kabel telepon atau televisi yang juga sekaligus terhubung dengan Internet Service Provider (ISP).

Contoh konektivitas internet dengan jaringan kabel adalah sebagai berikut:

1. Dial-up PSTN (Public Switched Telephone Network)

Dial-up PSTN menjadi cara mengoneksikan internet tempo dulu yang memanfaat jaringan telepon kabel rumah untuk mengakses internet.

Teknologi ini bekerja dengan melibatkan komputer, modem, dan jaringan kabel telepon. Kecepatan datanya rata-rata di antara 12-20 Kbps, dengan kecepatan maksimal 56 kbps.

2. ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line)

ASDL satu langkah lebih maju dari dial-up PSTN. Koneksi internet dilakukan dengan modem yang berbeda dari modem dial-up, dan bekerja pada frekuensi 34-1104 kHz. ASDL dapat pula digunakan untuk mengirim suara hingga faksimili.

3. LAN (Local Area Network)

LAN banyak diterapkan saat ini sebagai jaringan internet di perkantoran, sekolah, hingga warung internet.

Dalam sistem LAN, ada satu komputer yang digunakan sebagai server yang langsung terhubung ke internet melalui kabel telepon atau antena penerima khusus.

Lantas, komputer lainnya bisa ikut menggunakan internet dengan melakukan koneksi ke komputer server.

3 Contoh Konektivitas Internet pada Jaringan Nirkabel

Internet dapat dikoneksikan tanpa perlu menggunakan kabel. Mengutip buku Informatika Kelas X (2021) terbitan Kemdikbud, jaringan internet nirkabel bisa melayani kebutuhan jarak dekat hingga jarak jauh dengan memanfaatkan satelit.

Jaringan ini memanfaatkan berbagai jenis media transmisi seperti gelombang radio, gelombang mikro, hingga sinar inframerah.

Contoh konektivitas internet dengan jaringan nirkabel adalah sebagai berikut:

1. GPRS (General Packet Radio Service)

GPRS menggunakan gelombang radio untuk menghantarkan komunikasi data hingga suara. GPRS dipakai di kebanyakan perangkat mobile, seperti ponsel GSM, sebagai fitur koneksi internet paling dasar.

Kendati kecepatan aksesnya tidak terlalu cepat, GPRS sudah mendukung transfer data berbentuk paket data untuk kebutuhan mengirim surel hingga berselancar di dunia maya.

2. WiFi

WiFi merupakan sistem standar untuk mengoneksikan internet via nirkabel dengan perangkat yang memanfaatkan frekuensi tinggi pada spektrum 2,4 GHz.

Hanya saja, pancaran WiFi terbatas pada area tertentu selama masih dapat dijangkau sinyal dari router. Semakin kuat sinyal WiFi diterima pada perangkat, akses internet juga lebih kencang.

3. Akses satelit

Konektivitas internet melalui satelit memanfaatkan antena parabola sebagai alat komunikasi data antar-perangkat. Akses internet lewat satelit sangat cepat dan sepadan dengan tarif layanannya.

Baca juga artikel terkait INTERNET atau tulisan lainnya dari Ilham Choirul Anwar

tirto.id - Pendidikan
Kontributor: Ilham Choirul Anwar
Penulis: Ilham Choirul Anwar
Editor: Addi M Idhom