Berita Gunung Merapi 20 April, Ada Awan Panas 1,5 KM ke Barat Daya

Oleh: Nur Hidayah Perwitasari - 20 April 2021
Dibaca Normal 1 menit
Awan panas guguran Gunung Merapi tercatat seismogram dengan amplitudo 39 mm, durasi 118 detik dan jarak luncur 1.500 meter ke arah Barat Daya.
tirto.id - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menginformasikan telah terjadi awan panas guguran dari Gunung Merapi hari ini, Selasa (20/4/2021) pukul 06.31 WIB.

Awan panas guguran Gunung Merapi tersebut, tercatat di seismogram dengan amplitudo maksimal 39 mm dan durasi maksimal 118 detik serta jarak luncur kurang lebih 1.500 meter ke arah Barat Daya.

Sedangkan pada periode pengamatan Selasa (20/4/2021) pukul 00:00-06:00 WIB juga teramati adanya 2 kali awan panas guguran dengan jarak luncur 1300 meter mengarah ke Barat Daya.

Selain awan panas guguran, pada periode yang sama juga terjadi 14 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1.000 meter ke arah Barat Daya serta asap kawah berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 50 meter di atas puncak kawah Gunung Merapi.

Meski begitu hingga saat ini BPPTKG menegaskan bahwa status Gunung Merapi masih berada di level III atau siaga dan berikut update aktivitas terbaru Gunung Merapi menurut BPPTKG.

Gunung Merapi terkini



Periode pengamatan

20-04-2021 00:00-06:00 WIB

Lokasi Gunung Merapi

Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah

Meteorologi

Cuaca berawan. Angin bertiup lemah ke arah barat. Suhu udara 13-20 °C, kelembaban udara 66-90 %, dan tekanan udara 569-707 mmHg.

Visual

● Gunung jelas, kabut 0-I, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 50 meter di atas puncak kawah.
● Teramati 2 kali awan panas guguran dengan jarak luncur 1300 meter mengarah ke Barat Daya.
● Teramati 14 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1.000 meter ke arah Barat Daya.

Kegempaan

■ Awan Panas Guguran
(Jumlah : 2, Amplitudo : 18-30 mm, Durasi : 113-114 detik)
■ Guguran
(Jumlah : 40, Amplitudo : 3-19 mm, Durasi : 11-88 detik)
■ Hembusan
(Jumlah : 1, Amplitudo : 8 mm, Durasi : 19 detik)
■ Hybrid/Fase Banyak
(Jumlah : 5, Amplitudo : 3-8 mm, S-P : 0.4-0.6 detik, Durasi : 5-7 detik)

Kesimpulan

Tingkat Aktivitas Gunung Merapi Level III (Siaga)

Rekomendasi BPPTKG

1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km dan pada sektor tenggara yaitu sungai Gendol sejauh 3 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
4. Penambangan di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.
5. Pelaku wisata direkomendasikan tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 km dari puncak Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.


Baca juga artikel terkait STATUS GUNUNG MERAPI atau tulisan menarik lainnya Nur Hidayah Perwitasari
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Nur Hidayah Perwitasari
Editor: Agung DH
DarkLight