Indeks Tulisan

Siapa yang Menciptakan Tren Fesyen?
Tren fesyen tak lagi bergerak satu arah, melainkan terbentuk dari percakapan kolektif antara desainer, industri, kreator digital, dan konsumen sendiri.

Tetap Berharap, dan Realistis, di Tengah Karut-Marut Dunia
Di antara pesimisme yang melumpuhkan dan optimisme buta yang naif, ada jalan tengah yang bisa kita ambil: menjadi seorang optimis-realis.

Bukan Sekadar Lelucon: Menyikapi Seksisme di Kantor
Kolega yang melakukan seksisme harus ditegur, disadarkan, dan didorong untuk mengedukasi diri agar budaya kerja tetap sehat dan profesional.

Pakai Make Up untuk Bekerja: Kemerdekaan Diri, Bukan Tuntutan
Dorongan atau keinginan memakai make up berada di tangan kita sendiri, terlepas apa pun tujuannya.

Baik Bagiku Tak Mesti Baik Bagimu: Seni Membantu Orang Lain
Haruskah kita membantu orang lain sebagaimana kita ingin dibantu? Dalam sejumlah konteks, prinsip tersebut mungkin tidak selalu relevan.

22 Tahun Menunggu, Koalisi Sipil Tagih Presiden Sahkan RUU PPRT
Pada Jumat (13/2), koalisi masyarakat sipil menyuarakan kembali tuntutan agar negara segera mengesahkan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT).

Berteman dengan Pemalas? Hubungan Bisa Terasa Berat Sebelah
Meski sepele, teman yang malas-malasan bisa jadi beban emosional pada kita yang dituntut untuk selalu berinisiatif dan jadi penyedia informasi baginya.

Perempuan Juga Perlu Perlindungan Jiwa dan Risiko Sakit Kritis
Selama ini pandangan yang umum muncul adalah asuransi diprioritaskan untuk laki-laki sebagai pencari nafkah utama.

Top 7 Perusahaan Besar AS dengan Benefit Terbaik untuk Perempuan
Adobe, Merck & Co, hingga IBM adalah beberapa korporasi dari Amerika Serikat yang diakui karena memberikan benefit luar biasa untuk perempuan.

Membesarkan Anak Laki-Laki yang Nyaman dengan Perasaannya
Diskusi tentang maskulinitas sehat membantu mereka paham bahwa semua emosi manusiawi itu wajar dan menangis bukan tanda kelemahan.
Masuk tirto.id







