Menuju konten utama

Apakah Kandungan Panthenol Aman untuk Ibu Hamil? Ini Kata Ahli

Apakah kandungan panthenol aman untuk ibu hamil? Pelajari apa itu panthenol, fungsinya bagi kulit, dan apa kata ahli tentang keamanan bahan aktif ini.

Apakah Kandungan Panthenol Aman untuk Ibu Hamil? Ini Kata Ahli
Ilustrasi Perawatan kulit pada ibu hamil. Getty Images/iStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Banyak yang bertanya-tanya apakah kandungan panthenol aman untuk ibu hamil. Penggunaan panthenol biasanya ditujukan untuk meningkatkan hidrasi kulit agar lebih lembap dan sehat. Namun, apakah panthenol benar-benar aman digunakan selama masa kehamilan?

Kehamilan yang dialami seorang wanita akan mendatangkan banyak perubahan dalam tubuhnya, baik itu perubahan hormonal maupun fisiologis, yang pada akhirnya akan memengaruhi kondisi kulit.

Sebagian wanita mungkin akan mengalami perubahan yang positif, seperti kulit yang semakin glowing dan terlihat tambah cantik. Namun, tak jarang pula sebagian ibu hamil justru mengalami hal sebaliknya. Alih-alih glowing, kulitnya bisa terasa lebih kering, muncul jerawat, bahkan menjadi lebih sensitif dari sebelumnya.

Inilah alasan kenapa ibu hamil membutuhkan skincareatau perawatan kulit yang tepat. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah skincare dengan kandungan panthenol, bahan aktif yang disebut-sebut memiliki kemampuan melembapkan yang baik.

Apa Itu Panthenol?

Header Diajeng Pewangi Skincare

Ilustrasi Skincare. foto/istockphtoo

Untuk mengetahui apakah kandungan panthenol aman untuk ibu hamil, kita harus memahami dulu apa itu panthenol dan apa saja kegunaannya.

Dikutip dari situs Healthline, panthenol adalah senyawa turunan dari asam pantotenat (vitamin B5) yang dapat ditemukan secara alami maupun diproduksi dari sumber tumbuhan dan hewan.

Bahan ini banyak digunakan sebagai kandungan dalam berbagai produk kosmetik dan perawatan kulit karena memang bermanfaat bagi kesehatan kulit dan rambut. Di dalam tubuh, panthenol yang terserap akan diubah menjadi vitamin B5.

Pada suhu ruang, panthenol tersedia dalam bentuk bubuk putih atau cairan bening. Sementara pada label komposisi produk, panthenol dapat ditulis dengan nama lain seperti dexpanthenol, D-pantothenyl alcohol, butanamide, alcohol analog of pantothenic acid, atau provitamin B5.

Fungsi Panthenol untuk Perawatan Kulit

Skincare Milia

Ilustrasi Skincare. foto/istockphoto

Dalam dunia kosmetik, panthenol dikenal dengan kemampuannya dalam hal melembapkan. Itulah kenapa panthenol kerap ditemukan dalam produk moisturizer. Manfaat panthenol ini pun sudah terbukti secara ilmiah dan memang memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan kuit.

Melembapkan dan Menjaga Skin Barrier

Panthenol memiliki sifat humektan, yaitu mampu menarik dan mempertahankan kelembapan di dalam kulit. Dengan menjaga kadar air pada lapisan kulit, panthenol membantu mempertahankan hidrasi sekaligus menjaga skin barrier agar tetap berfungsi normal.

Manfaat panthenol terkait hidrasi dan skin barrier dibuktikan dalam banyak penelitian, salah satunya di jurnal berjudul Skin Moisturizing Effects of Panthenol-Based Formulations.

Studi ini merupakan uji klinis yang bertujuan untuk mengevaluasi seberapa efektif panthenol (dengan berbagai konsentrasi) dalam meningkatkan kelembapan kulit dan memperbaiki fungsi skin barrier.

Hasil penelitian menyimpulkan bahwa panthenol merupakan bahan pelembap yang efektif untuk menjaga skin barrier. Menariknya, hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi 1% sudah cukup memberikan efek perlindungan kulit yang signifikan.

Mendukung Penyembuhan Luka

Selain untuk melembapkan kulit, panthenol juga banyak digunakan dalam produk perawatan luka karena dapat membantu mempercepat proses penyembuhan luka ringan, luka bakar, hingga kulit yang terbakar sinar matahari.

Mengutip dari laman Medical News Today, panthenol bekerja dengan merangsang pergantian sel kulit dan proliferasi fibroblas, yaitu sel yang berperan penting dalam pembentukan jaringan baru selama proses penyembuhan.

Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa panthenol efektif untuk penyembuhan luka. Salah satu rujukan yang mendukung klaim ini adalah review ilmiah bertajuk Dexpanthenol in Wound Healing after Medical and Cosmetic Interventions (Postprocedure Wound Healing).

Review ini menjelaskan bahwa setelah dioleskan ke kulit, dexpanthenol akan diubah menjadi asam pantotenat (vitamin B5), yaitu komponen penting dalam pembentukan koenzim A yang berperan dalam regenerasi sel kulit.

Dexpanthenol pun mendukung tiga fase penyembuhan luka, yaitu fase inflamasi, proliferasi, dan remodeling. Secara keseluruhan, peneliti menyimpulkan bahwa dexpanthenol memang efektif untuk perawatan luka superfisial sekaligus mendukung regenerasi kulit setelah prosedur medis maupun kosmetik.

Menenangkan dan Mengurangi Peradangan

Panthenol memiliki sifat anti inflamasi yang masih berkaitan dengan kemampuannya menjaga kelembapan kulit. Dengan kulit yang tetap terhidrasi, risiko iritasi dan sensitivitas dapat berkurang.

Panthenol pun membantu meredakan gejala seperti kulit kering, kasar, gatal, kemerahan, atau kulit bersisik yang sering muncul pada kondisi eksim, dermatitis kontak, hingga psoriasis.

Kemampuan panthenol ini didukung oleh studi berjudul Clinical and In Vitro Evaluation of New Anti-Redness Cosmetic Products in Subjects with Winter Xerosis and Sensitive Skin.

Hasil uji laboratorium pada penelitian ini menunjukkan bahwa panthenol memiliki aktivitas anti inflamasi. Bahan ini mampu menurunkan kadar PGE2 yang berperan dalam munculnya kemerahan dan peradangan pada kulit.

Apakah Kandungan Panthenol Aman untuk Ibu Hamil?

Ilustrasi Perawatan kulit pada ibu hamil

Ilustrasi Perawatan kulit pada ibu hamil. Getty Images/iStockphoto

Kondisi kulit ibu hamil bisa mengalami perubahan akibat adanya perubahan hormon. Tak jarang ibu hamil mengeluh kulitnya menjadi lebih kering atau terasa lebih sensitif sehingga memerlukan pelembap yang tepat.

Mengingat panthenol memiliki kemampuan melembapkan yang baik, skincare yang memiliki kandungan ini pun bisa dijadikan pilihan. Namun, apakah kandungan panthenol aman untuk ibu hamil? Jawabannya adalah aman dan boleh digunakan oleh ibu hamil.

Melalui akun Instagram miliknya, dr. Lina Oktaviani menjelaskan bahwa panthenol yang berfungsi melembapkan dan menenangkan kulit sangat aman digunakan oleh ibu hamil.

“Panthenol bukan bahan aktif yang keras dan enggak diserap dalam jumlah besar ke dalam tubuh. Jadi, aman digunakan selama hamil dan menyusui,” kata dr. Lina Oktaviani.

“Biasanya panthenol ada di moisturizer, toner, atau shooting cream,” lanjutnya. “Justru bagus banget untuk kulit bumil yang lagi sensitif atau yang lagi kering karena perubahan hormon.

Apa Kata Penelitian tentang Panthenol untuk Ibu Hamil?

Masih ragu apakah kandungan panthenol aman untuk ibu hamil? Jurnal berjudul Safety Assessment of Panthenol, Pantothenic Acid, and Derivatives as Used in Cosmetics memuat penjelasan lebih jauh tentang keamanan kandungan panthenol dalam produk skincare.

Jurnal ini merupakan laporan penilaian keamanan (safety assessment) yang disusun oleh Expert Panel for Cosmetic Ingredient Safety. Di sini dijelaskan bahwa panthenol memiliki tingkat penyerapan sistemik yang rendah saat diaplikasikan pada kulit.

Selain itu, panthenol yang terserap akan diubah menjadi asam pantotenat (vitamin B5), yaitu nutrisi esensial yang secara alami dibutuhkan tubuh. Paparan dari penggunaan kosmetik dinilai jauh lebih rendah dibandingkan asupan vitamin B5 yang diperoleh dari makanan sehari-hari.

Jurnal ini juga memuat hasil penelitian pada hewan untuk menilai apakah panthenol, pantothenic acid (vitamin B5), dan turunannya dapat memengaruhi reproduksi atau perkembangan janin, dan hasilnya ternyata tidak ada toksisitas reproduksi.

Maka, secara keseluruhan penelitian dan dilihat dari sisi keamanan, tidak ditemukan bukti bahwa panthenol bersifat genotoksik (merusak genetik), karsinogenik (memicu kanker), maupun menyebabkan gangguan reproduksi atau perkembangan janin (pada tingkat paparan penggunaan kosmetik).

Tips Memilih Skincare Panthenol untuk Ibu Hamil

Ilustrasi Skincare

Ilustrasi Skincare. foto/IStockphoto

Merawat kulit selama kehamilan memang sangat penting. Selain untuk menjaga penampilan, perawatan juga dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman akibat kulit yang kering, gatal, atau lebih sensitif.

Salah satu skincare yang direkomendasikan bagi ibu hamil adalah produk yang mengandung panthenol. Namun, pastikan untuk memilih produk yang tepat agar manfaatnya optimal sekaligus tetap aman digunakan selama masa kehamilan. Berikut beberapa tips memilihnya:

  • Pilih produk yang terdaftar di BPOM
Pastikan skincare yang dipilih telah memiliki nomor izin edar BPOM dan nama produk benar-benar muncul ketika dicek melalui laman resmi https://cekbpom.pom.go.id.

  • Periksa daftar kandungan secara menyeluruh
Jangan hanya melihat adanya panthenol pada label, tapi perhatikan juga bahan aktif lainnya. Pastikan memilih produk dengan kandungan yang dikenal aman untuk ibu hamil dan hindari bahan yang umumnya tidak direkomendasikan selama kehamilan, contohnya retinoid.

  • Pilih produk yang berfungsi melembapkan kulit
Perawatan kulit selama kehamilan sebaiknya berfokus pada menjaga kelembapan dan skin barrier kulit. Selain panthenol, bisa juga menggunakan moisturizer lain yang mengandung bahan pelembap seperti hyaluronic acid atau ceramide yang juga aman bagi ibu hamil.

  • Utamakan produk yang lembut untuk kulit sensitif
Perubahan hormon selama hamil bisa membuat kulit jadi lebih sensitif. Jika memungkinkan, pilih produk yang memang cocok bagi kulit sensitif, yaitu yang memiliki formula lembut, bebas alkohol, serta minim pewangi atau bahan yang berpotensi memicu iritasi.

  • Lakukan uji tempel (patch test) dulu
Panthenol memang aman, tapi setiap orang bisa saja memberikan respons yang berbeda. Jadi, lakukan patch test dengan mengoleskan sedikit produk pada area kecil kulit (misalnya bagian dalam lengan), lalu biarkan minimal 24 jam untuk memastikan tidak ada iritasi atau reaksi alergi.

  • Konsultasikan dengan dokter
Jika masih ragu menggunakan skincare panthenol, tak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter, terutama jika memiliki kondisi kulit tertentu seperti eksim, dermatitis, psoriasis, atau sedang menjalani pengobatan khusus selama kehamilan.

Demikian penjelasan terkait apakah kandungan panthenol aman untuk ibu hamil. Dengan memilih produk yang tepat dan menggunakannya sesuai anjuran, panthenol bisa menjadi salah satu kandungan skincare andalan yang akan membantu menjaga kelembapan dan kesehatan kulit selama kehamilan.

Butuh rekomendasi produk perawatan kulit lainnya? Temukan berbagai produk pilihan hingga tips kecantikan di tautan berikut ini:

Kumpulan Artikel tentang Skincare

Baca juga artikel terkait SKINCARE atau tulisan lainnya dari Erika Erilia

Kontributor: Erika Erilia
Penulis: Erika Erilia
Editor: Erika Erilia & Yulaika Ramadhani