Menuju konten utama

Wolves vs Liverpool: The Reds Tak Ingin Bernasib Seperti Arsenal

Belajar dari situasi yang dialami Arsenal, Klopp akan berhati-hati saat menentukan skuat dan melakukan rotasi.

Wolves vs Liverpool: The Reds Tak Ingin Bernasib Seperti Arsenal
Pelatih Liverpool Jurgen Klopp (tengah), merayakan dengan para pemain Liverpool setelah memenangkan pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Tottenham Hotspur melawan Liverpool di Stadion Wembley di London, Sabtu 15 September 2018. AP Photo / Tim Ireland

tirto.id - Liverpool datang ke Molineux Stadium dalam kondisi yang kurang menguntungkan di barisan belakang mereka. Dalam pertandingan kontra The Wolves yang akan berlangsung pada Sabtu (22/12/2018) dini hari pukul 03.00 WIB, The Reds tidak bisa diperkuat sejumlah pemain kunci di barisan belakang mereka.

Virgil van Dijk tidak bisa ditemani Joe Gomez dan Joel Matip, yang secara bergantian mengisi barisan lini belakang Liverpool musim ini. Jurgen Klopp, saat ini hanya memiliki dua bek murni di tim utama, yakni Dejan Lovren dan Virgil van Dijk.

Dengan padatnya jadwal pertandingan yang akan mereka jalani di akhir Desember ini, Klopp mesti segera menemukan cara untuk mengatasi masalah yang ada.

Melihat pilihan yang tersedia di skuat utama, Jurgen Klopp menyebut bahwa Fabinho akan dijadikan alternatif untuk mengisi pos bek tengah.

"Saya berharap Dejan dapat bermain di semua pertandingan, tetapi saya tidak tahu yang akan terjadi," kata Klopp dalam konferensi pers, seperti dikutip laman resmi Liverpool.

"Kami tidak punya pilihan [untuk bek tengah]. Tapi Fabinho bisa bermain di posisi tersebut, dan itu akan bagus."

Selain masalah di jantung pertahanan, Liverpool juga harus mengatasi masalah di full back kanan mereka yang juga dilanda krisis. Cederanya Joe Gomez, yang sempat beberapa kali mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Trent Alexander-Arnold tersebut menjadi rentan.

Kendati Nathaniel Clyne sudah kembali ke skuat dan tampil bagus saat menghadapi Manchester United, The Reds mesti tetap waspada karena padatnya jadwal yang akan mereka jalani di akhir tahun bisa membuatnya kembali absen.

Klopp telah belajar terhadap situasi yang dialami oleh Arsenal, yang mesti merelakan rekor 22 pertandingan mereka terhenti di tangan Southampton, klub yang berada di zona degradasi.

“Jika sesuatu terjadi, kita harus melakukan sesuatu pula. Ketika saya melihat Southampton vs Arsenal, saya melihat line-up Arsenal yang sudah dalam situasi harus membuat perubahan,” tambah manajer asal Jerman tersebut.

Oleh karenanya, mantan pelatih Borussia Dortmund tersebut akan berhati-hati dalam menentukan skuat dan melakukan rotasi. Setelah pertandingan kontra Wolverhampton Wanderers, Liverpool berturut-turut akan menghadapi Newcastle United (26/12/2018) di laga Boxing Day dan Arsenal (29/12/2018) di kandang.

Kemudian, mereka akan memulai tahun 2019 dengan bertandang ke Etihad Stadium, markas Manchester City (3/1/2019) dan kembali menyambangi Molineux Stadium di 32 besar Piala FA (7/1/2019).

Baca juga artikel terkait LIGA INGGRIS atau tulisan lainnya dari Permadi Suntama

tirto.id - Olahraga
Kontributor: Permadi Suntama
Penulis: Permadi Suntama
Editor: Ibnu Azis