tirto.id - Tema Hari Kesaktian Pancasila 2026 dan maknanya dapat dicermati masyarakat menjelang tanggal peringatan. Simak ulasan lengkapnya.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 menjadi momen reflektif untuk mengenang tragedi terbunuhnya sejumlah perwira tinggi TNI Angkatan Darat. Penetapan ini termuat dalam Keputusan Presiden (Keppres) No.135 Tahun 1967 yang ditandatangani oleh Presiden Soeharto.
Guna memperingati peristiwa tersebut, seluruh lapisan masyarakat baik instansi, lembaga maupun sekolah diimbau untuk menyelenggarakan upacara bendera Hari Kesaktian Pancasila 2026. Pemerintah juga menetapkan tema khusus yang memiliki makna penting.
Tema Hari Kesaktian Pancasila 2026 dan Maknanya
Menteri Kebudayaan telah merilis pedoman peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 dalam Surat Nomor B/668/MK/TU.02.03/2026. Isi surat memuat beberapa hal mulai dari tema peringatan, agenda, hingga upacara bendera.
Tema Hari Kesaktian Pancasila 2026 yaitu “Pancasila Pemersatu Bangsa menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Direktur Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan RI, Endah Budi Heriani menjelaskan bahwa Pancasila menjadi dasar penting dalam menyatukan masyarakat Indonesia yang beragam.
Keberagaman merupakan kekuatan bagi bangsa Indonesia untuk mewujudkan cita-cita. Melalui keberagaman dan persatuan, menjadi modal penting bagi masyarakat dan negara dalam mewujudkan Indonesia berdaulat, adil, dan makmur.
“Kalau kita mengerjakan sesuatu sendiri, mewujudkan masyarakat adil dan makmur pasti memerlukan waktu dan usaha luar biasa. Tetapi jika kita bisa bersatu bekerja bersama untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur, itu bukan sesuatu yang sulit,” ujar Endah, saat berbincang dengan Pro3 RRI, Senin (21/9/026).
Menurut Endah, peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 bukan hanya sebatas seremonial. Melainkan momentum untuk memaknai kembali nilai-nilai dan falsafah Pancasila dalam kehidupan masyarakat dan bernegara.
Selain memuat tema, Kementerian Kebudayaan juga mengimbau masyarakat untuk mengibarkan bendera setengah tiang pada 30 September 2026. Lalu keesokan harinya, pada 1 Oktober 2026 pukul 06.00 waktu setempat, bendera berkibar satu tiang penuh.
Masyarakat juga diimbau untuk mendengarkan Pidato Menteri Kebudayaan melalui Youtube Kementerian Kebudayaan atau Indonesiana TV pada tanggal 1 Oktober 2026.
Pemerintah juga mengimbau kepada instansi hingga masyarakat untuk menggelar upacara bendera secara lurung. Tak hanya itu, juga diimbau untuk mendengarkan Pidato Menteri Kebudayaan melalui Youtube Kementerian Kebudayaan atau Indonesiana TV.
Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 di tingkat pusat digelar di Monumen Pancasila Sakti, Jalan Raya Pondok Gede, Lubang Buaya, Jakarta Timur. Adapun seragam yang digunakan yaitu Pakaian Sipil Lengkap (PSL), pakaian nasional bagi perempuan, dan Pakaian Dinas Upacara (PDU) III bagi TNI/POLRI.
Pembaca juga dapat mengakses artikel tentang peringatan Hari Kesaktian Pancasila lainnya melalui tautan yang telah dihimpun Tirto di bawah ini:
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Yantina Debora
Masuk tirto.id




































