Sinopsis Film Indiana Jones and The Temple of Doom Bioskop Trans TV

Oleh: Yuda Prinada - 4 Maret 2021
Dibaca Normal 2 menit
Sinopsis Indiana Jones and The Temple of Doom: prekuel Raiders of the Lost Arktentang ini soal petualangan baru Jones yang mencari batu ajaib di India.
tirto.id - Film aksi petualangan Amerika, Indiana Jones and The Temple of Doom yang terbit pertama kali mulai 1984, akan ditayangkan di Bioskop Trans TV pada Kamis (4/3/2021) pukul 19.00 WIB.

Indiana Jones and The Temple of Doom adalah film besutan sutradara Steven Spielberg. Cerita film ini ditulis oleh George Lucas yang nantinya didistribusikan oleh perusahaan Paramount Pictures.

Berdurasi 118 menit, film hasil produksi Lucasfilm Ltd ini menampilkan beberapa aktor. Mereka di antaranya, Harrison Ford, Kate Capshaw, Amrish Puri, Roshan Seth, Philip Stone, dan Jonathan Ke Quan.

Perdana film ini hanya ditayangkan di Kota Los Angeles pada 8 Mei 1984 hingga akhirnya disebar resmi ke seluruh bioskop Amerika pada 23 Mei 1984. Dengan anggaran 28 juta dolar AS, Box Office Mojo menambahkan bahwa film prekuel ini memperoleh pendapatan sebesar 331 juta dolar AS.

Di IMDb, Indiana Jones and The Temple of Doom diberikan nilai 7,6/10 dari 451.265 penonton. Lalu, di Rotten Tomatoes dikasih skor 84 persen dan dari penontonnya 81 persen.


Sinopsis Indiana Jones and The Temple of Doom

Indiana Jones (Harrison Ford) kabur dari seorang penjahat kawakan Shanghai yang ingin membunuhnya, Lao Che (Roy Chiao). Setelah itu, ia pergi meninggalkan Shanghai bersama Short Round (Jonathan Ke Quan) dan Willie Scot (Kate Saphaw) dengan sebuah pesawat kargo.

Akan tetapi, pilot pesawat tersebut ternyata sudah disuap oleh Lao Che untuk mencelakai Jones. Pengendara itu segera membuang bahan bakar pesawat lalu terjun menggunakan parasut.

Pesawat ketika itu ditargetkan menabrak Gunung Himalaya. Namun, Jones bersama kedua orang disampingnya sadar dan langsung turun menggunakan perahu tiup.

Mereka jatuh di lereng Himalaya hingga akhirnya terbawa arus sungai dan tiba di Desa Mayapora, India Utara.


Di tempat asing ini, Jones dan rekannya melihat ada kejanggalan karena penduduk desa meminta mereka untuk menemukan batu suci (Shivalinga) yang telah diambil dari wilayah tersebut.

Selain itu, anak-anak di desa tersebut juga banyak yang diculik untuk persembahan kekuatan jahat yang berada di dekat istana bernama Pankot.

Jones yang mengetahui banyak hal tentang batu pemberian dewa (Sankara) dan punya fungsi menghalau kekuatan jahat, menerima permintaan penduduk Desa Mayapora.

Di Istana Pankot, mereka bertiga tidak melihat ada hal janggal pada awalnya. Bahkan, seluruh anggota kerajaan menyambut baik kedatangan Jones dan memberikan tempat untuk menginap layaknya tamu agung.

Ketika malam hari tiba, Jones menyadari kehadiran seseorang ke ruang penginapannya. Orang asing tersebut membawa senjata dan ingin membunuh Jones.

Keadaan ternyata berbalik, Jones saat itu malah membunuh orang tersebut dan secara tidak sengaja menemukan lorong tersembunyi di balik sebuah patung.

Dari sini perjalanan ketiga orang asing di Istana Pankot dimulai. Mereka masuk ke lorong tersebut dan melewati berbagai jebakan hingga akhirnya melihat kuil bawah tanah.

Di tempat itu, Jones menyaksikan proses penyembahan penganut Thugees ketika menyembah dewanya, Kali. Selain itu, terlihat juga tiga batu Sankara yang sedang dicari Jones.

Anak-anak yang selama ini diculik, ternyata dijadikan sebagai budak untuk mencari sisa batu Sankara yang belum dimiliki Thugees.

Jones memutuskan untuk mengambil batu yang dilihatnya, namun gagal. Ia dan kedua teman petualangnya malah tertangkap oleh anak buah Mola Ram (Amrish Puri), pemimpin ritual Thugees.

Apakah mereka bertiga bisa menyelesaikan misi mengambil kembali batu Sankara? Atau mereka akan gagal karena tertangkap? Saksikan kelanjutannya di Bioskop Trans TV pada 4 Maret 2021 jam 19.00 WIB.

Berikut trailer film Indiana Jones and The Temple of Doom:


--------------------------

Jadwal dan judul film Bioskop Trans TV dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Trans TV berhak mengubahnya sesuai kebijakan penyiaran stasiun televisi itu.

Baca juga artikel terkait BIOSKOP TRANS TV atau tulisan menarik lainnya Yuda Prinada
(tirto.id - Film)

Kontributor: Yuda Prinada
Penulis: Yuda Prinada
Editor: Ibnu Azis
DarkLight