Pengumuman SBMPTN Dimajukan 14 Agustus: Cek di 12 Link Mirror LTMPT

Oleh: Dipna Videlia Putsanra - 10 Agustus 2020
Dibaca Normal 1 menit
Cara cek pengumuman SBMPTN 2020 yang dipercepat jadi tanggal 14 Agustus pukul 14.00 WIB.
tirto.id - Pengumuman SBMPTN 2020 dipercepat menjadi tanggal 14 Agustus 2020 pukul 15.00 WIB. Peserta SBMPTN bisa melakukan cek kelulusan dengan mengakses laman utama pengumuman-sbmptn.ltmpt.ac.id atau 12 laman mirror yang disediakan LTMPT.

Setelah cek pengumuman kelulusan, peserta dapat mebgunduh sertifikat UTBK mulai Sabtu 15 Agustus 2020 pukul 15.00 WIB.

Berikut ini 13 link pengumuman SBMPTN 2020:

Link pengumuman SBMPTN utama: http://pengumuman-sbmptn.ltmpt.ac.id.

Pengumuman SBMPTN juga bisa diakses melalui 12 laman mirror sebagai berikut:

http://sbmptn.ui.ac.id
http://sbmptn.ugm.ac.id
http://sbmptn.undip.ac.id
http://sbmptn.unair.ac.id
http://sbmptn.unsri.ac.id
http://sbmptn.untan.ac.id
http://sbmptn.itb.ac.id
http://sbmptn.its.ac.id
http://sbmptn.ipb.ac.id
http://sbmptn.unand.ac.id
http://sbmptn.unhas.ac.id
http://sbmptn.unsyiah.ac.id

Menurut situs web LTMPT, jumlah peserta total SBMPTN sebanyak 713.230, dengan peserta tunanetra 46, peserta yang hadir 662.404 (92,87 persen), dan yang tidak hadir sebanyak 50.826 (7,13 persen.

"Syukur alhamdulillah, pelaksanaan UTBK 2020 dapat berjalan dengan lancar dan sukses," ujar Ketua LTMPT, Moh. Nasih.

LTMPT mengeluarkan 4 langkah penyesuaian agar SBMPTN UTBK tetap dapat dilaksanakan di tengah pandemi virus corona COVID-19. Menurut
Mohammad Nasih, ada empat perbedaan UTBK SBMPTN 2020, yaitu:

1. Jumlah mata ujian pada tahun ini dikurangi hanya Tes Potensi Skolastik (TPS). Nasih mengatakan, kebijakan ini diambil agar durasi ujian tidak terlalu panjang sebagaimana diketahui mata ujian TPS hanya memerlukan waktu 105 menit.

Nasih membandingkan, jika tahun-tahun sebelumnya peserta harus mengerjakan ujian Tes Kompetensi Akademik (TKA) maka durasi ujian bisa mencapai 3 jam.

2. Pengurangan sesi ujian. Jika sebelumnya digelar 4 sesi ujian, maka kali ini hanya digelar 2 sesi ujian yakni pukul 09.00-11.15 dan 14.00-16.15. Waktu ini dipilih agar peserta mampu mempersiapkan diri dengan baik sebelum tes dan mencegah terjadinya pertemuan antara peserta sesi pertama dengan peserta sesi kedua.

Sebagai implikasi pengurangan sesi, Nasih mengatakan, maka ujian pun digelar dalam dua gelombang. Gelombang pertama pada 5-14 Juli 2020 dan gelombang kedua pada 20-29 Juli 2020. Selain itu, LTMPT juga menyiapkan gelombang cadangan jika ada tes yang harus tertunda karena keadaan memaksa 29 Juli-2 Agustus 2020.

Nantinya, gelombang pertama akan diutamakan untuk peserta UTBK yang semula mendapat jadwal tes sesi 1 dan sesi 3.

Jika masih ada waktu tersisa pada gelombang pertama, maka bisa diisi peserta UTBK yang semula mendapat jadwal tes sesi 2 dan sesi 4 bisa. Namun jika tidak, maka peserta sesi 2 dan sesi 4 mengikuti ujian gelombang 2 pada 20-29 Juli.

3. LTMPT memberikan ruang bagi pusat UTBK untuk bekerja sama dengan SMA atau SMK di daerah untuk menyediakan tempat ujian tambahan. Hal ini dilakukan lantaran banyak pusat UTBK yang berada di kawasan zona merah dan mengantisipasi perpindahan peserta dari satu wilayah ke wilayah lainnya.

Dengan demikian, peserta yang berada di luar kota diharapkan bisa mengikuti ujian dari kota domisilinya.

"Peserta dari luar pronvisi atau kabupaten kota yang karena status daerahnya maupun karena ketentuan tidak mungkin hadir akan dijadwal ulang dan direlokasi ke SMA SMK mitra UTBK yang memenuhi persyaratan," kata Nasih.

4. Dalam pelaksanaan UTBK tahun ini, LTMPT menerapkan protokol kesehatan ketat baik bagi peserta maupun penyelenggara.


Baca juga artikel terkait SBMPTN 2020 atau tulisan menarik lainnya Dipna Videlia Putsanra
(tirto.id - Pendidikan)

Penulis: Dipna Videlia Putsanra
Editor: Agung DH
DarkLight