tirto.id - Seorang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Dua, Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS), Sumatera Selatan, ditemukan tewas dalam sel. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematiannya.
Korban bernama Adi Waswara. Ia napi kasus narkoba dengan vonis tujuh tahun penjara dan telah menjalani masa hukuman selama dua tahun. Korban ditemukan sudah dalam keadaan tewas di dalam sel pada Jumat (16/10/2026) pukul 06.30 WIB.
Kepala Lapas Kelas IIB Muara Dua Hero Sulistiyono mengungkapkan, kasus ini telah diserahkan ke polisi untuk dilakukan penyelidikan. Pihaknya langsung melapor ke kepolisian usai penemuan korban dan jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang untuk keperluan autopsi.
"Ya benar, ada salah seorang warga binaan kita yang meninggal dunia di dalam sel Jumat pagi kemarin. Kasusnya sudah di tangan polisi, menunggu hasil autopsi saja," ungkap Hero, Minggu (18/10).
Hero menyebut korban menghuni sel itu bersama 24 napi lain. Dari keterangan tim medis lapas, selama ini korban tidak pernah mengeluhkan kesehatannya.
Meski hasil autopsi belum keluar, Hero mengatakan terdapat luka lecet di tubuh korban. Ia tidak bisa memastikan apakah luka tersebut menjadi penyebab kematian yang memiliki unsur tindak pidana, atau ada pemicu lain.
"Ya ada luka lecet sedikit, tapi tidak tahu penyebabnya, kita serahkan ke polisi untuk mengusutnya. Tapi selama ini korban memang tidak pernah sakit," ungkap Hero.
Hero memastikan pihaknya akan membantu penyelidikan oleh kepolisian dengan mengizinkan sejumlah napi dan keamanan lapas untuk diperiksa. Ke depan, pihak lapas lebih meningkatkan pengamanan agar memberi kenyamanan dan keamanan bagi seluruh warga binaan.
"Kita libatkan kepolisian dan TNI juga untuk peningkatan keamanan. Kita koordinasikan jika diperlukan," kata dia.
KBO Satreskrim Polres OKUS Ipda Hendry Farman mengatakan, penyidik masih menggali keterangan saksi-saksi yang berkaitan dengan perkara. Pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab kematian korban karena diperlukan pendalaman lebih lanjut.
"Masih lidik, kita tunggu juga hasil autopsi. Untuk jenazah sudah diserahkan ke keluarga dan dimakamkan," kata Hendry.
Penulis: Irwanto
Editor: Ilham Choirul Anwar
Masuk tirto.id

































