Menhub Klaim Bandara NYIA di Kulon Progo Siap Beroperasi April 2019

Oleh: Addi M Idhom - 14 Desember 2018
Dibaca Normal 1 menit
Menhub Budi Karya optimistis Bandara NYIA dapat beroperasi pada April 2019 untuk penerbangan internasional, meski saat ini pengerjaan runaway baru tuntas 19 persen.
tirto.id - Pembangunan Bandar Udara Baru Internasional Yogyakarta atau New Yogyakarta International Airport (NYIA) belum mencapai 50 persen hingga pertengahan Desember 2018.

Namun, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi optimistis Bandara NYIA dapat beroperasi untuk penerbangan internasional pada April 2019.

Budi mencatat pembangunan terminal Bandara NYIA sudah mencapai 40 persen. Sementara proses pembangunan landasan pacu baru 19 persen. Untuk bangunan lain pada bandara di Kulon Progo, DI Yogyakarta, tersebut masih dikerjakan secara stimultan.

"Nanti Maret [2019], runway atau landasan pacu selesai 100 persen. Kami optimistis [April 2019] Bandara Internasional sudah beroperasi untuk penerbangan internasional," kata Budi di Kulon Progo, pada Jumat (14/12/2018) seperti dilansir Antara.

Menhub: Sejumlah Maskapai Asing Minati Bandara NYIA

Menteri Budi Karya Sumadi juga mengklaim sejumlah maskapai internasional, dari Korea, Jepang, dan Cina tertarik untuk membuka rute perjalanan dari atau menuju Bandara NYIA. Penerbangan dari dan menuju Arab Saudi, kata dia, juga berpeluang akan dibuka di Bandara NYIA.

Menurut dia, jumlah penumpang dari negara-negara tersebut berjumlah besar sehingga berpotensi mendatangkan banyak turis ke Yogyakarta. "Yang jelas kami sudah siap," kata dia.


Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi menambahkan pengerjaan Airside dan Landasan Pacu sepanjang 3.250 meter ditargetkan selesai pada Maret 2019. Dia optimistis, runway dan appron bisa selesai dikerjakan 100 persen, pada April 2019.

Pembangunan terminal 8.000 meter persegi akan digunakan untuk penerbangan internasional terlebih dulu. Bangunan terminal ini bisa menampung 2 juta hingga 3 juta penumpang. "Kami menargetkan akhir 2019 sudah selesai semua," kata Faik.

Faik menjelaskan pembangunan terminal penerbangan internasional di Bandara NYIA diutamakan karena potensi penumpangnya tinggi dan bisa mendukung pariwisata di DIY dan Jawa Tengah.

Saat ini, PT AP I sudah membuka slot penerbangan internasional. Selama ini, baru penerbangan dari Singapura dan Malaysia.

"Ini terbuka untuk umrah. Penerbangan dari Arab sangat tertarik karena runwaynya sangat panjang, yakni 3.250 meter sehingga pesawat-pesawat besar akan tertarik mendarat di Bandara NYIA. Pesawat Boeing 777 bisa mendarat di Bandara NYIA," kata Faik.

Dia mengklaim sisa waktu pengerjaan proyek selama sekitar 4,5 bulan bukan kendala untuk mencapai target pengoperasian Bandara NYIA untuk penerbangan internasional pada April 2019.


Baca juga artikel terkait BANDARA KULON PROGO atau tulisan menarik lainnya Addi M Idhom
(tirto.id - Ekonomi)

Sumber: Antara
Penulis: Addi M Idhom
Editor: Addi M Idhom