tirto.id - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Suyudi Ario Seto, menyatakan Polri akan mengintensifkan kerja sama dengan Badan Narkotika Thailand atau Office of the Narcotics Control Board (ONCB) untuk menangkap buronan kasus narkotika, Fredy Pratama, yang diduga masih berada di kawasan perbatasan Thailand dan Myanmar.
Suyudi mengatakan, penguatan kerja sama tersebut dibahas dalam pertemuan dengan Direktur Penegakan Hukum ONCB Thailand, Kanisorn Papeeranon, beserta delegasi di Mabes Polri, Kamis (5/11/2026).
"ONCB tentunya juga memiliki semangat untuk bekerja sama dengan Indonesia, lebih intens, untuk bisa menangkap buruan kita yaitu saudara Fredy Pratama, yang sementara ini kita monitor ada di kawasan antara Thailand dan Myanmar," kata Suyudi di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (5/11/2026).
Ia menjelaskan, kerja sama Indonesia dan Thailand diperlukan untuk mengungkap jaringan peredaran narkotika lintas negara. Menurutnya, penanganan kejaqhatan narkotika tidak bisa dilakukan hanya oleh satu negara.
Suyudi menyinggung keberadaan jaringan Golden Triangle yang selama ini memengaruhi peredaran narkotika di kawasan Asia hingga dunia.
"Untuk itu dalam diskusi kami, pada pagi hari ini kita berkomitmen untuk bekerja sama, bekerja keras, mengungkap kejahatan narkotika di kawasan Asia Tenggara," ujarnya.
Ia menambahkan, Polri juga akan mendukung upaya ONCB mengungkap kejahatan narkotika yang melibatkan warga negara Thailand di Indonesia.
Suyudi menyebut Polri sebelumnya telah membantu ONCB mengamankan seorang buronan narkotika asal Thailand. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus menghasilkan capaian dalam penegakan hukum lintas negara.
"Dan beberapa waktu lalu pun kami sudah memberikan dukungan sehingga bisa mengamankan satu target besar Thailand yang sudah kita amankan, dan mudah-mudahan ini juga menjadi hal yang baik ke depannya," tuturnya.
Sebagai informasi, Fredy Pratama merupakan warga negara Indonesia yang menjadi buronan dalam kasus peredaran narkotika jaringan internasional. Ia masuk daftar pencarian orang (DPO) sejak 2014 dan dikabarkan bermukim di Thailand untuk mengendalikan peredaran narkotika.
Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri sebelumnya menangkap Frans Antoni (FA), yang disebut sebagai pengendali keuangan jaringan narkoba Fredy Pratama.
https://tirto.id/bareskrim-tangkap-anak-buah-gembong-narkoba-fredy-pratama-hyiZ
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, mengatakan Frans didatangkan dari Malaysia dan diterbangkan ke Jakarta pada Jumat (19/6/2026).
Frans tiba di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, sekitar pukul 15.28 WIB. Saat tiba, ia terlihat dalam kondisi tangan terborgol dan dikawal petugas menuju gedung Bareskrim.
Penulis: Hanang Septioyudho
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id
































