Menuju konten utama

Didier Deschamps Ungkap Kunci Sukses Perancis di Piala Dunia 2018

Deschamps mengaku, belajar dari kekalahan di final Euro 2016 adalah kunci sukses Perancis di Piala Dunia 2018.

Didier Deschamps Ungkap Kunci Sukses Perancis di Piala Dunia 2018
Selebrasi Kemenangan Perancis Piala Dunia 2018 Rusia, di Luzhniki Stadium, Moskow, Rusia, Minggu (15/07/2018). AP Photo/Martin Meissner

tirto.id - Skor akhir 4-2 menjadi hasil laga Perancis vs Kroasia di partai final Piala Dunia 2018 di Stadion Luzhniki, Moskow, Rusia pada Minggu (15/7/2018) malam WIB.

Perancis mampu unggul 2-1 di babak pertama berkat gol bunuh diri dari Mario Mandzukic dan penalti Antoine Griezmann yang membatalkan gol penyeimbang dari Ivan Perisic.

Paul Pogba menambah keunggulan Perancis di sepertiga waktu sebelum Kylian Mbappe menjadi remaja kedua yang pernah mencetak gol di final Piala Dunia, menyamai pencapaian legenda Brasil Pele pada tahun 1958. Tapi blunder Hugo Lloris memberi hadiah kepada Mandzukic untuk menebus kesalahannya di babak pertama. Laga rampung dengan skor 4-2.

Pelatih Perancis Didier Deschamps mengaku bahwa kunci sukses Perancis di Piala Dunia 2018 ini karena mereka telah belajar dari pengalaman kekalahan di final Euro 2016.

"Tim ini bekerja sangat keras dan kami memiliki beberapa momen sulit di sepanjang jalan. Itu sangat menyakitkan untuk kehilangan Euro dua tahun lalu, tetapi itu membuat kami belajar," kata Deschamps.

Di Piala Dunia 2018 ini, Deschamps membawa sembilan pemain Perancis yang turut berlaga di Piala Eropa 2016. Mereka pernah kecewa saat gagal keluar sebagai juara usai dikalahkan Portugal 0-1 pada babak perpanjangan waktu di final Euro yang digelar di kandang sendiri.

Deschamps menebus kekalahan itu di Piala Dunia 2018 ini. Beberapa pemain muda dan pemain senior yang ia bawa ke Rusia sukses membawa Perancis keluar sebagai juara.

"Luar biasa sekali!. Ini adalah tim muda, yang berada di puncak dunia. Beberapa di antara mereka pernah juara pada usia 19 tahun. Kami tidak memainkan pertandingan besar tetapi kami menunjukkan kualitas mental. Dan kami berhasil mencetak empat gol. Mereka pantas menang," ujar dia.

Kemenangan Piala Dunia kedua Prancis juga membuat Didier Deschamps--kapten Perancis yang mengangkat trofi Piala Dunia pada 1998--kini menyamai rekor Mario Zagallo dan Franz Beckenbauer sebagai sosok ketiga yang memenangkan hadiah terbesar sepakbola baik sebagai pemain maupun pelatih. Tapi ia mengaku kemenangan itu bukan miliknya semata.

"Kemenangan ini bukan tentang saya, itu adalah pemain yang memenangkan pertandingan. Selama 55 hari, kami telah melakukan banyak pekerjaan. Ini adalah penobatan tertinggi. Kami bangga menjadi orang Prancis, menjadi Blues. Kemenangan dalam pertandingan milik mereka. Vive le Republic," ujar dia.

Baca juga artikel terkait PIALA DUNIA 2018 atau tulisan lainnya dari Agung DH

tirto.id - Olahraga
Penulis: Agung DH
Editor: Agung DH