Advertorial

Di Rumah Aja Dulu dengan Tokopedia

Oleh: Advertorial - 19 Maret 2020
Dibaca Normal 2 menit
Dalam situasi genting, barang-barang kebutuhan rumah tangga berpotensi sulit dicari.
tirto.id - Kala pandemik Flu Babi H1N1 melanda dunia pada 2009, ‘demokratisasi’ produk kesehatan terjadi. Handsanitizer, yang sebelumnya kerap digunakan oleh instansi, seketika menjelma menjadi produk yang tak terpisahkan dari kehidupan orang banyak.

“Di AS, penjualan gel handsanitzer dan tissu anti bakteri melonjak hingga 70% dalam kurun 6 bulan,” demikian tulis Dale Berning Sawa, penulis kesehatan, dalam salah satu laporannya di The Guardian.

Para pakar sepakat virus bisa dilenyapkan oleh handsanitizer yang mengandung sedikitnya 60% alkohol. Sebab itu, saat gel sanitizer mulai langka di Italia, resep gel buatan sendiri menjadi viral di media sosial. Sayangnya, resep tersebut disebut-sebut lebih cocok sebagai desinfektan yang digunakan untuk membersihkan permukaan benda, bukan kulit manusia.

Lepas dari itu, tak dipungkiri: pandemi yang melanda dunia belakangan ini kembali membuat handsanitizer menjadi salah satu produk paling dicari. Tak perlu khawatir jika kamu kehabisan barang tersebut.

Sebuah studi yang dirilis American Society for Microbiology (2019) menyebut membersihkan tangan menggunakan air mengalir dan sabun lebih efektif memberantas virus ketimbang setetes gel handsanitizer yang belum digosokkan. Tentu saja, rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir tidak akan sepenuhnya membuahkan hasil jika, terutama, tidak dibarengi tindakan menjaga kebersihan dan kesehatan sendiri.

Menerapkan gaya hidup sehat adalah keharusan. Sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk mendukung gaya hidup sehat antara lain istirahat yang cukup, mengonsumsi makanan dan minuman bergizi, rutin minum air putih, rajin berolahraga (setidaknya 30 menit setiap hari), serta menjaga kebersihan. Semua itu menjadi menjadi sangat penting pada masa seperti sekarang.

Selain itu, agar tubuh tetap bugar, kita perlu mengonsumsi asupan tambahan yang bisa meningkatkan imunitas tubuh. Dua jenis makanan yang dianggap bisa menjaga daya tahan tubuh adalah bawang putih dan jahe merah.

Mengenai bawang putih, pihak organisasi kesehatan dunia (WHO) pernah menyatakan bahwa makanan ini sehat dan memiliki sifat anti-mikroba—sepanjang tidak dikonsumsi secara berlebihan. Hal sama juga berlaku untuk jahe merah yang berkhasiat menjadi anti inflamasi dan antioksidan sehingga dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh dari serangan virus maupun bakteri.

Mengonsumsi dua rempah di atas sebaiknya disikapi sebagai pelengkap, bukan sajian utama. Jadi, selama dirasa ada manfaatnya—terutama jika berkaitan dengan daya tahan tubuh—tak ada salahnya untuk terus dikonsumsi.

Sementara upaya menjaga kebersihan dan kesehatan di atas bisa diterapkan mulai dari individu per individu, dalam skala lebih besar, laju penyebaran virus perlu keterlibatan pemerintah.

Awal pekan ini, pemerintah Indonesia sudah menganjurkan orang-orang kantoran untuk bekerja dari rumah: work from home (WFH). Selain perusahaan, anjuran untuk melakukan aktivitas dari tempat tinggal juga diterapkan oleh pihak sekolah dan universitas.

Virus diketahui bisa menyebar karena transmisi, baik lewat udara, air, makhluk hidup, bahkan benda mati. Jadi, meskipun berkegiatan dari rumah tidak sepenuhnya menjamin siapa pun bebas dari infeksi, kebijakan ini diyakini sebagai cara ampuh untuk menahan (bahkan menurunkan) laju penyebaran virus. Ya, sebut saja imun tubuh seseorang kuat terhadap virus—hal itu bukan berarti ia bisa seenaknya bepergian di tengah mala. Justru saat imun tubuh kuat, seseorang rentan menjadi carrier atau penyebar virus bagi orang-orang di sekitarnya.

Kebutuhan Pokok Tetap Terjaga

Tak dipungkiri, dalam situasi genting, seperti halnya handsanitizer, barang-barang kebutuhan rumah tangga juga berpotensi sulit dicari. Akhir-akhir ini orang-orang kerap panik sehingga membelanjakan uang untuk keperluan selama di rumah.

Sekali lagi, tak perlu khawatir dan bersikap berlebihan. Berbelanjalah seperlunya serta pikirkan kebutuhan orang lain.

Kabar baik: sekalipun pembicaraan ramai di media sosial akhir-akhir ini menyebut terjadi kelangkaan sejumlah produk di pasaran, Tokopedia, marketplace terbesar di Indonesia, justru menjamin semua kebutuhan rumah tangga tetap ada dengan harga stabil.

Tokopedia Peduli Sehat
Tokopedia Peduli Sehat. FOTO/Tokopedia
"Bagi Tokopedia, hal tersebut kami jalani dengan cara memastikan bahwa kebutuhan pokok di dalam platform kami terus tersedia dengan harga yang terjaga normal. Saat ini, kami percaya bahwa belanja online dapat menjadi sebuah alternatif untuk membantu meredam penyebaran pandemi ini,” kata William Tanuwijaya, Founder dan CEO Tokopedia.

Selama mengikuti imbauan pemerintah, konsumen juga bisa tetap nyaman di rumah karena selain kebutuhan pokok, perlengkapan sehari-hari lain seperti alat-alat kebersihan dan memasak, home appliances, serta alat-alat olahraga dan permainan bisa ditemukan di marketplace kebanggaan Indonesia itu. Sekali lagi: produk dijamin tersedia dan harganya stabil.

Demi memberikan pelayanan optimal, Tokopedia juga memberikan fasilitas Bebas Ongkir kepada konsumen. Hal ini akan sangat berguna bagi mereka yang ingin mendapatkan produk-produk kesehatan dan kebutuhan pokok lainnya, tanpa perlu pergi ke tempat ramai—hal yang sangat dianjurkan untuk menahan laju penyebaran wabah.

Yuk, #DiRumahAJaDulu bareng Tokopedia!
DarkLight