Angklung Mendunia pada Perayaan Hari Kartini 2018 di Qatar

Oleh: Yulaika Ramadhani - 20 April 2018
Dibaca Normal 1 menit
Pentas seni "Wonderful Indonesia 2018" di Doha, Qatar dibuka dengan tari Gending Sriwijaya yang ditampilkan secara atraktif oleh sanggar Puspa Qinarya dengan musik angklung
tirto.id - Komunitas wanita Indonesia di Qatar yang tergabung dalam Persatuan Wanita Indonesia di Qatar (Perwiq) merayakan peringatan Hari Kartini dengan mempromosikan seni budaya Indonesia khususnya angklung di pentas seni "Wonderful Indonesia 2018" yang berlangsung di Hotel Sapphire Plaza Hotel di Doha, Kamis (19/4/2018).

Sebagaimana dilaporkan Antara, Minister Counsellor KBRI Doha, B. Dharmawan pada Jumat (20/4/2018) mengatakan pentas seni tersebut dibuka dengan tari Gending Sriwijaya yang ditampilkan secara atraktif oleh sanggar Puspa Qinarya dan musik angklung yang memukau penoton.

Kemudian, lagu-lagu yang berjudul Don`t worry be happy dan Manuk dadali mengiringi angklung menambah semarak Wonderful Indonesia. Tampilan seni berhasil menggugah penonton merupakan wanita Indonesia di Qatar sekaligus ajang pelepas rindu bagi komunitas Indonesia di Qatar.

Ketua Perwiq, Ani Una menyampaikan pujiannya kepada panitia perayaan sehingga acara perayaan berhasil dengan sukses memberi warna bagi diplomasi budaya di Qatar.

"Senangnya dengan banyaknya sangar seni budaya sehingga dapat menjadi ujung tombak diplomasi budaya di Qatar," ujar Ani Una yang juga ketua Dharma Wanita Persatuan KBRI Doha.

Dubes RI untuk Qatar, Marsekal Madya TNI (Purn) Muhammad Basri Sidehabi menyampaikan apresiasi atas kontribusi wanita di Qatar serta menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Kartini.

Dubes berharap semangat dan nilai-nilai luhur yang diwariskan ibu Kartini menjadi semangat bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk maju dalam memperdayakan wanita Indonesia di Qatar untuk menjadi manusia yang lebih baik di masa depan.

Perwiq berperan menggerakan berbagai ormas Indonesia berperan dalam pagelaran budaya Wonderful Indonesia.


Ketua panitia acara, Cathy Bangun, mengatakan seniman wanita Indonesia menunjukan keterampilannya pada perayaan tersebut. Beragam seni tari yang ditampilkan oleh Sangar Puspa Qinarya dan musik angkulung diaspora turut meramaikan pesta seni.

Salah seorang pengurus Perwiq, Soraya Alyahya, menjelaskan pentas wonderful Indonesia kali ini sepenuhnya sumbangan dari para wakil-wakil komunitas Indonesia yang datang dari berbagai kota seperti Doha, Dhukan, Alkhor, Messaid dan Wakrah, yang sekaligus ingin bersaing menunjukan kebolehannya sehingga membuat acara perayaan Hari Kartini makin meriah.


Menurut Pejabat KBRI Doha, berdasarkan catatan International Migration Organisation, jumlah WNI tahun 2015 mencapai 43 ribu, namun jumlah tersebut diperkirakan menurun pada 2018. Komunitas Indonesia diwadahi dalam 51 ormas di bawah naungan Persatuan Masyarakat Indonesia di Qatar (Permiqa) yang diketuai Prihandoko Saputro. Selain itu, pagelaran seni budaya juga diwarnai acara talk show yang diarahkan oleh Noni Anwar mengenai penyakit kanker dipresentasikan oleh Dr. Kenia Saputro.

Baca juga artikel terkait HARI KARTINI atau tulisan menarik lainnya Yulaika Ramadhani
(tirto.id - Sosial Budaya)

Sumber: antara
Penulis: Yulaika Ramadhani
Editor: Yulaika Ramadhani