Strategi Vivo Indonesia Hadapi Persaingan Industri Smartphone 2020

Oleh: Ibnu Azis - 26 Desember 2019
Dibaca Normal 1 menit
Apa yang telah dicapai Vivo pada tahun ini menjadi evaluasi apa yang selanjutnya dapat dikembangkan serta perbaikan kedepan.
tirto.id - Vivo Indonesia telah mempersiapkan strategi dan target yang hendak dicapai pada 2020 di tengah persaingan ketat industri smartphone Tanah Air.

Sepanjang tahun ini Vivo berhasil menorehkan catatan cukup baik tak hanya dalam pengembangan produk, tetapi juga perluasan jangkauan Vivo Store dan Vivo Service Center.

Edy Kusuma, Senior Brand Director Vivo Indonesia mengatakan, apa yang telah dicapai Vivo pada tahun ini menjadi evaluasi apa yang selanjutnya dapat dikembangkan serta perbaikan kedepan.

“Menyambut 2020, Vivo ingin memberikan lebih kepada konsumen. Riset yang semakin komprehensif dilakukan untuk lebih memahami lagi tren dan kebutuhan konsumen yang akan diimplementasikan dalam produk, inovasi, layanan, serta kolaborasi yang diharapkan perusahaan membuat Vivo semakin menjadi smartphone preferensi konsumen Indonesia,” ujarnya melalui rilis tertulis yang diterima Tirto, Kamis (26/12/2019).

Untuk produk, Vivo telah menghadirkan lebih dari 17 varian smartphone baru sepanjang 2019. Sebagai contoh, seri-seri baru seperti V15, V17 Pro, Z1 Pro, dan S1 Pro telah membawa inovasi untuk pasar smartphone di Indonesia.

Keempat produk tersebut juga menyajikan penyegaran bagi portofolio Vivo dengan sejumlah teknologi dan fitur serta spesifikasi teknis yang menyertainya.

Pada tahun depan, Vivo juga siap menghadirkan lebih banyak inovasi teknologi terbaru yang patut ditunggu bagi konsumen Indonesia.

Mendukung consumers touchpoint multiplatform yang semakin nyaman dan mudah dijangkau, Vivo mencatatkan pembukaan ribuan store baru di berbagai daerah se-Indonesia yang melengkapi puluhan ribu Vivo Store yang telah beroperasi sebelumnya.

Standarisasi Vivo Experience Store 3.0 seperti yang diimplementasikan Vivo di ITC Roxy Mas Jakarta Barat, Mall Artha Gading Jakarta Utara, dan ITC Cempaka Mas Jakarta Pusat; juga akan dihadirkan untuk lebih banyak area di Jabodetabek serta area strategis lainnya.

Pada aspek purna-jual, Vivo juga semakin meningkatkan kualitas layanan Service Centers mandiri Vivo yang tersebar dari Aceh hingga Papua. Puluhan pusat layanan perbaikan baru juga telah dibuka, di antaranya di Kalimantan serta Batam.

Hingga saat ini, Vivo telah didukung lebih dari 100 Service Centers di seluruh Indonesia dengan layanan 1-Hour Rapid Repair dan Service Day siap diimplementasikan lebih masif pada tahun depan.

Menyambut 2020, Vivo telah melakukan sejumlah langkah yang strategis. Di sisi produksi, Vivo telah memperluas pabrik kedua di Cikupa, Tangerang, sehingga bisa mencapai kapasitas produksi lebih dari ratusan ribu unit selama tahun 2019.

Pada tahun depan, Vivo menargetkan jutaan unit smartphone berbagai seri mampu diproduksi melalui kedua pabrik yang telah ada. Dengan adanya peningkatan produksi, basis produksi vivo pun akan menyerap lebih banyak tenaga kerja di tahun depan.

“Selama satu tahun terakhir, Vivo telah menghadirkan serangkaian inovasi yang akan kami lanjutkan di tahun depan dengan beragam produk mulai dari kelas low-end hingga flagship, sehingga memenuhi semua segmen pasar. Di samping itu, kami akan senantiasa memperhatikan kebutuhan dan keinginan konsumen terhadap smartphone yang andal dari sisi performa, canggih dari sisi teknologi, dan stylish dari sisi desain,” pungkas Edy.


Baca juga artikel terkait VIVO atau tulisan menarik lainnya Ibnu Azis
(tirto.id - Marketing)

Sumber: Siaran Pers
Penulis: Ibnu Azis
Editor: Agung DH
DarkLight