Menuju konten utama

Sosok Achmad Baiquni, Eks Bankir Kini Direktur KFC Indonesia

Achmad Baiquni mengawali karier baru sebagai Direktur KFC Indonesia. Ia tak asing dengan PT FAST lantaran sebelumnya menjabat komisaris independen.

Sosok Achmad Baiquni, Eks Bankir Kini Direktur KFC Indonesia
PT Fast Food Indonesia Tbk (pengelola KFC Indonesia) mengangkat Achmad Baiquni sebagai Direktur I dalam RUPSLB yang digelar di Gedung Gelael, Jakarta Selatan. (FOTO/Dok. KFC Indonesia)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Achmad Baiquni resmi menjabat sebagai Direktur I PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST). FAST merupakan pengelola hak waralaba utama jaringan restoran cepat saji merek KFC di Indonesia.

Penetapan Achmad Baiquni sebagai Direktur I perseroan ditetapkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu (14/10/2026) di Gedung Gelael, Jakarta Selatan. Achmad mengampu untuk masa jabatan 2026 hingga 2030, menggantikan Dalimin Juwono yang mungundurkan diri.

Kehadiran mantan Direktur Utama BNI ini memperkuat jajaran manajemen dalam mengawal arah bisnis, efisiensi operasional, dan penguatan tata kelola keuangan jaringan ritel terbesar tersebut.

Profil Achmad Baiquni dan Rekam Jejaknya

Achmad Baiquni bukan nama asing di panggung bisnis dan keuangan nasional. Perjalanan profesionalnya dibentuk oleh rekam jejak panjang selama puluhan tahun di industri perbankan tanah air.

Pria kelahiran 1 Januari 1957 ini memulai kariernya di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk pada tahun 1984. Seiring berjalannya waktu, kepemimpinannya dipercaya mengemban posisi-posisi kunci, mulai dari Direktur Korporasi hingga Direktur Usaha Kecil, Menengah, dan Syariah.

Reputasinya yang solid di dunia perbankan membawa langkahnya ke PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, tempat ia mengabdi sebagai Direktur Keuangan pada periode 2010 hingga 2015. Pengalaman dalam mengelola keuangan BRI di tengah ekspansi masif perbankan mikro makin mematangkan kepemimpinannya.

Puncak kariernya di bank plat merah terjadi saat ia kembali ke BNI dan ditunjuk menjadi Direktur Utama untuk periode 2015 hingga 2020. Di bawah nakhodanya, BNI mencatatkan pertumbuhan aset strategis serta mempercepat transformasi digital secara berkelanjutan.

Fondasi kepemimpinan Baiquni juga disokong oleh latar belakang pendidikan yang kuat. Ia meraih gelar Sarjana Ekonomi Jurusan Studi Pembangunan dari Universitas Padjadjaran pada tahun 1982, sebelum akhirnya menyelesaikan pendidikan Master of Business Management di Asian Institute of Management (AIM), Filipina, pada dekade berikutnya.

Perjalanannya bersama PT Fast Food Indonesia Tbk sendiri sebenarnya sudah dimulai beberapa tahun sebelum menduduki kursi direksi. Pada tahun 2021, ia mulai bergabung dengan FAST sebagai Komisaris Independen merangkap Ketua Komite Audit. Dalam peran pengawasan tersebut, Baiquni berfokus pada penguatan transparansi dan penerapan tata kelola perusahaan yang baik.

Kini, dengan pergeseran perannya dari pengawas menjadi eksekutif, Baiquni resmi menduduki kursi Direktur I mendampingi Ricardo Gelael sebagai Direktur Utama dan Ferry Noviar Yosaputra selaku Wakil Direktur Utama.

Baca juga artikel terkait KFC atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Flash News
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Ilham Choirul Anwar