STOP PRESS! Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo Ditolak Masuk AS

Ramadan di Kampung Arab Pekojan

07 Juni, 2017

Kegiatan mengaji menjelang waktu berbuka puasa di Masjid Jami Annawier,Rabu (7/17). tirto.id/Arimacs Wilander

Gerobak makanan pedagang kaki lima tak beroperasi saat siang hari di Pekojan,Rabu (7/17). tirto.id/Arimacs Wilander

Pedagang makanan kaki lima mulai berjualan di sekitaran daerah Pekojan jelang waktu berbuka puasa,Rabu (7/17). tirto.id/Arimacs Wilander

Toko minyak wangi khas orang Arab dibawah bangunan Langgar Tinggi, Pekojan,Rabu (7/17). tirto.id/Arimacs Wilander

Warga etnis Cina pulang dari tempat usahanya, saat Ramadan toko-toko di Pekojan tutup lebih awal,Rabu (7/17). tirto.id/Arimacs Wilander

Jamaah Masjid Jami Annawier berisitrahat menunggu waktu berbuka puasa,Rabu (7/17). tirto.id/Arimacs Wilander

Abdullah (67) warga keturunan Arab di Pekojan sedang bersantai menunggu waktu berbuka di depan rumahnya,Rabu (7/17). tirto.id/Arimacs Wilander

Warga Pekojan membeli makanan untuk berbuka puasa,Rabu (7/17). tirto.id/Arimacs Wilander

Jamaah Masjid Jami Annawier berwudhlu, bersiap menunaikan Shalat Maghrib,Rabu (7/17). tirto.id/Arimacs Wilander

Jamaah Masjid Jami Annawier melaksanakan berbuka puasa,Rabu (7/17). tirto.id/Arimacs Wilander

Warga Pekojan menunaikan ibadah Shalat Maghrib,Rabu (7/17). tirto.id/Arimacs Wilander

Dulunya daerah Pekojan, Jakarta Barat, dikenal dengan Kampung Arab. Lokasinya tak begitu jauh dengan wilayah Kota Tua, Jakarta.

Orang-orang Arab datang ke Indonesia dan kebanyakan berdagang di Pekojan. Lokasinya memang tak juga begitu jauh dari Pelabuhan, karena dulunya orang-orang Arab ini hijrah dengan menggunakan kapal laut.

Kini, tak banyak orang Arab yang tinggal di Pekojan. Kebanyakan menyebar ke beberapa daerah di Jakarta. Pekojan, kini tak hanya dihuni Orang Arab, justru Orang Cina cukup banyak yang tinggal disini.

Saat puasa Ramadan tiba, daerah Pekojan tak begitu ramai. Empat Masjid Kuno, Masjid Jami Annawier, Langgar Tinggi, Mushala Ar-Raudhah, dan Masjid Al-Anshor aktifitasnya tak begitu ramai. Namun tetap ada aktifitas mengaji dan para jamaah yang berbuka puasa bersama disana, khususnya Masjid Jami Annawier.

Meski tak begitu banyak aktifitas religi Bulan Ramadan di Pekojan, atmosfer kota tua dan keislamanya begitu kuat lewat banyaknya bangunan dengan arsitektur kuno yang tetap dipertahankan disini.

Teks dan Foto; Arimacs Wilander

Keyword


Ramadan di Kampung Arab Pekojan