Ragam International Festival 2017

Kelompok tari asal Malaysia, Asia Duo Company menampilkan tarian berjudul "Shakti" dalam acara Ragam Internasional Festival 2017 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Minggu, (14/5). tirto.id/Andrey Gromico
Kelompok tari asal Malaysia, Asia Duo Company menampilkan tarian berjudul "Shakti" dalam acara Ragam Internasional Festival 2017 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Minggu, (14/5). tirto.id/Andrey Gromico
IKJ Dance Company menampilkan tarian berjudul "Encang Encot" dalam acara Ragam Internasional Festival 2017 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Minggu, (14/5). tirto.id/Andrey Gromico
Kelompok tari asal Singapura, Sri Warisan menampilkan tarian berjudul "Kemurungan" dalam acara Ragam Internasional Festival 2017 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Minggu, (14/5). tirto.id/Andrey Gromico
Kelompok tari asal Singapura, Sri Warisan menampilkan tarian berjudul "Kemurungan" dalam acara Ragam Internasional Festival 2017 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Minggu, (14/5). tirto.id/Andrey Gromico
Kelompok tari asal Singapura, Sri Warisan menampilkan tarian berjudul "Persinggahan" dalam acara Ragam Internasional Festival 2017 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Minggu, (14/5). tirto.id/Andrey Gromico
Kelompok tari asal Singapura, Sri Warisan menampilkan tarian berjudul "Persinggahan" dalam acara Ragam Internasional Festival 2017 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Minggu, (14/5). tirto.id/Andrey Gromico
Sejumlah kelompok tari dari berbagai institusi seni dari negara Asia diantaranya Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Indonesia tampil di acara Ragam International Festival 2017 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta.
14 Mei 2017
Sejumlah kelompok tari dari berbagai institusi seni dari negara Asia diantaranya Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Indonesia tampil di acara Ragam International Festival 2017 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Minggu, (14/5). Acara yang digelar dalam rangka Dies Natalis Institut Kesenian Jakarta (IKJ) ke-49 tersebut sebagai wadah bertemunya koreografier muda Asia dan mengangkat Pariwisata di Indonesia. tirto.id/Andrey Gromico
DarkLight