Indeks Senjata

Stuxnet, Program Jahat AS untuk Melawan Korea Utara
Stuxnet merupakan program jahat yang dirancang kali pertama untuk membendung program nuklir Iran. Diyakini, Amerika Serikat akan menggunakan cara siber untuk membendung Korea Utara mengembangkan program rudal nuklir jarak jauh.

Cara Korea Utara Mengakali Embargo PBB
Korea Utara menghindar dari sanksi PBB dengan menjalin kerja sama militer yang erat dengan negara-negara di Benua Afrika yang tak ikut PBB dalam memberlakukan embargo bagi negara pengembang nuklir ini.
Penyelundupan Senjata, Polri Kirim Tim ke Sudan
Kapolri mengirim tim ke Sudan Rabu malam untuk ikut dalam penyelidikan terkait kasus penyelundupan senjata dan amunisi yang diduga dilakukan pasukan perdamaian Indonesia (Formed Police Unit/FPU) VIII di Bandara Al-Fashir.

Penyelundupan Senjata, Polri Tunggu Hasil Investigasi Sudan
Kepolisian Republik Indonesia menunggu hasil investigasi dari Sudan terkait dengan kasus penyelundupan senjata dan amunisi yang diduga dilakukan pasukan perdamaian Indonesia, Formed Police Unit (FPU) VIII.
Konflik Laut Cina Selatan, Beijing Pasang Senjata Anti-Misil
Cina tampak memperkuat sistem pertahanannya di Laut Cina Selatan. Sebuah citra satelit menunjukkan beberapa senjata dan benteng telah dibangun di atas pulau buatan.
Ancaman di Kota Nuklir "Sangkar Emas" Rusia
Saat perang dingin antara Uni Soviet (Rusia) dan Amerika Serikat (AS), perlombaan senjata tak bisa dihindari termasuk pengembangan teknologi senjata nuklir. Kerahasian jadi kunci sebuah persaingan dalam dunia militer. Negara adikuasa seperti Soviet menciptakan kawasan-kawasan khusus pengembangan senjata yang tertutup, terpencil, dan rahasia.
Nuklir Rusia
Perkembangan nuklir di Rusia tak bisa dilepaskan dari Bapak Nuklir Rusia, Igor Kurchatov yang mempunyai peran besar dalam mengembangkan dan menciptakan senjata nuklir di Rusia.
Ujicoba Multi Launch Rocket System
Prajurit Batalyon Roket Marinir Resimen Artileri Marinir melaksanakan kegiatan uji fungsi penembakan senjata dan amunisi Multi Launch Rocket System (MLRS) Kal.122 MM Vampire di Puslatpur Marinir Baluran, Situbondo, Jatim. RM 70 Vampir adalah varian baru dari RM 70 Grad MLRS (Multi Launch Rocket System) kaliber 122mm
Penyelundupan Senjata Paspampres Buka Tabir Senjata Ilegal
Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan kasus penyelundupan senjata dari Amerika Serikat oleh anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dapat membuka tabir baru pembelian senjata ilegal
Menunggu "Letupan" Bisnis Senjata di Indonesia
Pemerintah selalu mengklaim perkembangan pesat industri senjata nasional. PT Pindad memang berhasil melaup laba besar dalam beberapa tahun terakhir. Meski begitu Pindad belum bisa memasok kebutuhan industri senjata dalam negeri. Sebabnya karena pemerintah lebih memilih senjata-senjata impor untuk kebutuhan angkatan perang negeri sendiri.
Pindad Luncurkan 4 Jenis Senjata Baru
PT Pindad meluncurkan 4 Jenis senjata baru diantaranya Senapan yang diperkenalkan adalah Senapan Serbu (SS) SS3, Senapan Serbu SSZ Subsonic 5,66 mm, Sub Machine Gun PMS, dan Pistol C52 Premium.
Swedia Beli Torpedo Baru
Swedia saat ini berada dalam jalur untuk memperkuat persenjataan kapal selam milik mereka dengan memesan pengembangan serta produksi teknologi torpedo mutakhir dari Saab. Torpedo tersebut direncanakan akan diterima oleh Swedia mulai tahun ini hingga 2024 mendatang.

Polisi Endus Hubungan Santoso dengan Kelompok Radikal Filipi
Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Pol Rudy Sufahriady mengungkapkan temuan yang mengindikasikan bahwa kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Santoso memiliki hubungan dengan kelompok radikal di Filipina.

Ekspor Senjata Tiongkok Meningkat 88% dalam 5 Tahun Terakhir
Ekspor senjata dari Tiongkok meningkat 88% dalam lima tahun terakhir. Pertumbuhan tersebut tidak termasuk persenjataan ringan.

Berlomba Mempercanggih Armada, Bersiaga Menghadapi Cina
Ketegangan di Laut Cina Selatan meningkat setelah Taiwan mengabarkan Cina mengerahkan rudal di pulau kawasan itu. Sebesar apa kekuatan militer negara-negara ASEAN di kawasan ini? Sikap Cina yang semakin agresif mendorong negara-negara ASEAN yang terlibat di Laut Cina Selatan untuk menambah anggaran pertahanan dalam 10 tahun terakhir, khususnya di sektor angkatan laut.
Masuk tirto.id






