Sebanyak 17 perempuan asal Maroko diamankan karena melakukan pelanggaran dokumen keimigrasian saat diduga melakukan praktek prostitusi di sebuah tempat hiburan malam di kawasan Senayan.
Sejumlah perempuan WNA asal Maroko yang diduga pelaku praktek prostitusi dihadirkan saat konferensi pers di Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Pusat, Jumat (21/10). Sebanyak 17 perempuan asal Maroko diamankan karena melakukan pelanggaran dokumen keimigrasian saat diduga melakukan praktek prostitusi di sebuah tempat hiburan malam di kawasan Senayan. ANTARA FOTO/Rosa Panggabean
Sejumlah perempuan WNA asal Maroko yang diduga pelaku praktek prostitusi dihadirkan saat konferensi pers di Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Pusat, Jumat (21/10). Sebanyak 17 perempuan asal Maroko diamankan karena melakukan pelanggaran dokumen keimigrasian saat diduga melakukan praktek prostitusi di sebuah tempat hiburan malam di kawasan Senayan. ANTARA FOTO/Rosa PanggabeanSejumlah perempuan WNA asal Maroko yang diduga pelaku praktek prostitusi berjalan menuju ruangan konferensi pers di Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Pusat, Jumat (21/10). Sebanyak 17 perempuan asal Maroko diamankan karena melakukan pelanggaran dokumen keimigrasian saat diduga melakukan praktek prostitusi di sebuah tempat hiburan malam di kawasan Senayan. ANTARA FOTO/Rosa PanggabeanKepala Imigrasi Jakpus Tato Juliadin Hidayawan (kedua kanan) bersama Dandim 0501/Jakarta Pusat Kolonel Zamroni (kedua kiri) memberikan keterangan pers di Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Pusat, Jumat (21/10). Sebanyak 17 perempuan asal Maroko diamankan karena melakukan pelanggaran dokumen keimigrasian saat diduga melakukan praktek prostitusi di sebuah tempat hiburan malam di kawasan Senayan. ANTARA FOTO/Rosa PanggabeanPetugas menegur perempuan WNA asal Maroko yang diduga pelaku praktek prostitusi saat konferensi pers di Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Pusat, Jumat (21/10). Sebanyak 17 perempuan asal Maroko diamankan karena melakukan pelanggaran dokumen keimigrasian saat diduga melakukan praktek prostitusi di sebuah tempat hiburan malam di kawasan Senayan. ANTARA FOTO/Rosa Panggabean
Sejumlah perempuan WNA asal Maroko yang diduga pelaku praktek prostitusi dihadirkan saat konferensi pers di Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Pusat. Sebanyak 17 perempuan asal Maroko diamankan karena melakukan pelanggaran dokumen keimigrasian saat diduga melakukan praktek prostitusi di sebuah tempat hiburan malam di kawasan Senayan. ANTARA FOTO/Rosa Panggabean
Baca juga artikel terkait FOTO-TIRTO atau tulisan lainnya
Kami menggunakan cookie untuk mengumpulkan dan menyimpan informasi tentang interaksi Anda dengan situs web Kami. Kami juga membagikan informasi penggunaan situs Kami oleh Anda dengan mitra iklan dan analitik. Data interaksi tersebut akan Kami gunakan sebagai bahan analisa untuk membuat produk/layanan terbaik sesuai preferensi pengguna.