STOP PRESS! Timnas Indonesia Gagal, Malaysia Lolos ke Piala Asia U-23

Mengantar Jenazah Guru Bangsa

16 Maret, 2017

Prajurit TNI menggotong peti jenazah KH Hasyim Muzadi saat akan dimakamkan di Kompleks Pondok Pesantren Al Hikam, Beji, Depok, Jawa Barat, Kamis (16/3). Mantan Ketua Umum PBNU yang juga anggota Dewan Pertimbangan Presiden tersebut wafat pada Kamis (16/3) pagi, setelah sempat dirawat di ruang ICU Rumah sakit Lavalette, Malang. Tirto.id/Andrey Gromico

Prajurit TNI menggotong peti jenazah KH Hasyim Muzadi saat akan dimakamkan di Kompleks Pondok Pesantren Al Hikam, Beji, Depok, Jawa Barat, Kamis (16/3). Mantan Ketua Umum PBNU yang juga anggota Dewan Pertimbangan Presiden tersebut wafat pada Kamis (16/3) pagi, setelah sempat dirawat di ruang ICU Rumah sakit Lavalette, Malang. Tirto.id/Andrey Gromico

Prajurit TNI menggotong peti jenazah KH Hasyim Muzadi saat akan dimakamkan di Kompleks Pondok Pesantren Al Hikam, Beji, Depok, Jawa Barat, Kamis (16/3). Mantan Ketua Umum PBNU yang juga anggota Dewan Pertimbangan Presiden tersebut wafat pada Kamis (16/3) pagi, setelah sempat dirawat di ruang ICU Rumah sakit Lavalette, Malang. Tirto.id/Andrey Gromico

Prajurit TNI menggotong peti jenazah KH Hasyim Muzadi saat akan dimakamkan di Kompleks Pondok Pesantren Al Hikam, Beji, Depok, Jawa Barat, Kamis (16/3). Mantan Ketua Umum PBNU yang juga anggota Dewan Pertimbangan Presiden tersebut wafat pada Kamis (16/3) pagi, setelah sempat dirawat di ruang ICU Rumah sakit Lavalette, Malang. Tirto.id/Andrey Gromico

Prajurit TNI menggotong peti jenazah KH Hasyim Muzadi saat akan dimakamkan di Kompleks Pondok Pesantren Al Hikam, Beji, Depok, Jawa Barat, Kamis (16/3). Mantan Ketua Umum PBNU yang juga anggota Dewan Pertimbangan Presiden tersebut wafat pada Kamis (16/3) pagi, setelah sempat dirawat di ruang ICU Rumah sakit Lavalette, Malang. Tirto.id/Andrey Gromico

Prajurit TNI menggotong peti jenazah KH Hasyim Muzadi saat akan dimakamkan di Kompleks Pondok Pesantren Al Hikam, Beji, Depok, Jawa Barat, Kamis (16/3). Mantan Ketua Umum PBNU yang juga anggota Dewan Pertimbangan Presiden tersebut wafat pada Kamis (16/3) pagi, setelah sempat dirawat di ruang ICU Rumah sakit Lavalette, Malang. Tirto.id/Andrey Gromico

Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla memimpin upacara pemakaman KH Hasyim Muzadi di Kompleks Pondok Pesantren Al Hikam, Beji, Depok, Jawa Barat, Kamis (16/3). Tirto.id/Andrey Gromico

Warga dan sejumlah pejabat melakukan doa dan Tahlil di samping makam KH Hasyim Muzadi di Kompleks Pondok Pesantren Al Hikam, Beji, Depok, Jawa Barat, Kamis (16/3). Tirto.id/Andrey Gromico

Warga dan sejumlah pejabat melakukan doa dan Tahlil di samping makam KH Hasyim Muzadi di Kompleks Pondok Pesantren Al Hikam, Beji, Depok, Jawa Barat, Kamis (16/3). Tirto.id/Andrey Gromico

Para santri menagis saat peti jenazah KH Hasyim Muzadi tiba di Kompleks Pondok Pesantren Al Hikam, Beji, Depok, Jawa Barat, Kamis (16/3). Tirto.id/Andrey Gromico

Para santri menagis saat peti jenazah KH Hasyim Muzadi tiba di Kompleks Pondok Pesantren Al Hikam, Beji, Depok, Jawa Barat, Kamis (16/3). Tirto.id/Andrey Gromico

Salah satu dari sekian guru bangsa tanah air telah berpulang. Dulunya, ia pernah menjabat Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU). Ia, KH Hasyim Muzadi. Tak hanya sekedar tokoh dalam lingkaran NU, KH Hasyim Muzadi juga muncul sebagai salah satu guru bangsa tanah air.

Hari-hari lalu, KH Hasyim Muzadi sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Lavalette, Kota Malang, sebelum akhirnya meninggal dunia. KH Hasyim Muzadi wafat di kediamannya di Pondok Pesantren Al Hikam di Malang, Jawa Timur, Kamis (16/3/2017) pagi, sekitar pukul 06.15 WIB.

Kamis siang (13/6), jenazahnya dibawa ke Depok. Rombongan yang membawa jenazah diantaranya anggota Dewan Pertimbangan Presiden dan para sanak keluarganya. KH Hasyim Muzadi tiba di Pondok Pesantren Al Hikam 2, Kukusa, Beji, Depok, Jawa Barat Kamis (16/3/2017) tepat pukul 16.00.‎

Suasana haru dan syahdu begitu terasa saat jenazah Hasyim Muzadi tiba di pesantren Al Hikam 2, Kukusa, Beji, Depok. Ribuan santri dan para pengagum karismanya hadir tampak dengan melantunkan kalimat tahlil dan tahmid.

Wapres JK yang memimpin prosesi pemakaman terlihat menyaksikan dengan seksama prosesi penguburan. Bendera setinggi dada juga dibentangkan di atas liang kubur Hasyim Muzadi, sebagai pertanda jenazah siap untuk dimakamkan.

Saat jenazah akan dimasukkan ke dalam liang lahat, bendera merah putih dibentangkan di atas liang lahat diiringi lantunan ayat suci Al Quran oleh para santri. Mereka, para pelayat, haru dalam prosesi penurunan jenazah ke liang lahat.

Foto-foto; Andrey Gromico

Keyword


Mengantar Jenazah Guru Bangsa