STOP PRESS! Diduga Terlibat Plagiasi, Rektor UNJ Diberhentikan Sementara

Mengais yang Tersisa di Bukit Duri

12 Juli, 2017

Warga memungut jerangka besi dan kayu bekas penggusuran di Bukit Duri, Jakarta, Rabu (12/7). tirto.id/Andrey Gromico

Warga memungut jerangka besi dan kayu bekas penggusuran di Bukit Duri, Jakarta, Rabu (12/7). tirto.id/Andrey Gromico

Warga melihat eskavator yang meratakan sisa bangunan sehari setelah penggusuran di Bukit Duri, Jakarta, rabu (12/7). tirto.id/Andrey Gromico

Anak-anak memungut jerangka besi dan kayu bekas penggusuran di Bukit Duri, Jakarta, Rabu (12/7). tirto.id/Andrey Gromico

Warga melihat eskavator yang meratakan sisa bangunan sehari setelah penggusuran di Bukit Duri, Jakarta, rabu (12/7). tirto.id/Andrey Gromico

Warga melihat eskavator yang meratakan sisa bangunan sehari setelah penggusuran di Bukit Duri, Jakarta, rabu (12/7). tirto.id/Andrey Gromico

Anak-anak memungut jerangka besi dan kayu bekas penggusuran di Bukit Duri, Jakarta, Rabu (12/7). tirto.id/Andrey Gromico

Anak-anak memungut jerangka besi dan kayu bekas penggusuran di Bukit Duri, Jakarta, Rabu (12/7). tirto.id/Andrey Gromico

Warga melihat eskavator yang meratakan sisa bangunan sehari setelah penggusuran di Bukit Duri, Jakarta, rabu (12/7). tirto.id/Andrey Gromico

Anak-anak disekitar penggusuran di Bukit Duri, Jakarta, rabu (12/7). tirto.id/Andrey Gromico

Warga memungut jerangka besi dan kayu bekas penggusuran di Bukit Duri, Jakarta, Rabu (12/7). tirto.id/Andrey Gromico

Bangunan-bangunan yang dulu berdiri berdesakan di bantaran Kali Ciliwung  itu sudah tidak ada. Semua tinggal puing belaka.
Sehari setelah penggusuran di Bukit Duri, sejumlah warga memmunguti sisa-sisa puing bangunan yang telah rata dengan tanah. Besi dan kayu mereka mereka kumpulkan untuk dijual. Warga mengaku pasrah saat tempat kediamannya digusur. Pasalnya sebagian besar warga telah mendapat rusun di Rawa Bebek yang sudah ditempatinya beberapa hari lalu. Sehingga Penertiban yang dimulai pada Selasa pagi itu berjalan tanpa perlawanan.
Meskipun warga telah mendaptkan rusunn mereka merasa sedih karena memiliki banyak kenangan di sana. Bagi mereka Bukit Duri adalah tempat hidup bagi mereka.

Keyword


Mengais yang Tersisa di Bukit Duri