Lautan Sampah di Pemukiman Rawa Bengek

Anak-anak bermain sepakbola disekitar lautan sampah yang mengepung permukiman di Kampung Bengek, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (29/8/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Lautan sampah yang mengepung permukiman di Kampung Bengek, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (29/8/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Anak-anak bermain diatas lautan sampah yang mengepung permukiman di Kampung Bengek, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (29/8/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Anak-anak berjalan diatas lautan sampah yang mengepung permukiman di Kampung Bengek, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (29/8/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Anak-anak bermain diatas lautan sampah yang mengepung permukiman di Kampung Bengek, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (29/8/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Anak-anak berjalan diatas lautan sampah yang mengepung permukiman di Kampung Bengek, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (29/8/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Lautan sampah yang mengepung permukiman di Kampung Bengek, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (29/8/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Lautan sampah yang mengepung permukiman di Kampung Bengek, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (29/8/2019).
4 September 2019
Lautan sampah yang mengepung permukiman di Kampung Bengek, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (29/8/2019). Lokasinya terpencil dan dikelilingi oleh sampah. Mereka mendirikan hunian liar beratapkan seng berdinding triplek di lahan milik Pelindo II. Kampung tersebut menjadi rumah bagi para warga yang mengungsi karena kepadatan dan tingginya biaya hidup di Jakarta.

Lebih dari lima tahun warga tinggal di lahan milik Pelindo II ini. Mereka tinggal dengan sengatan bau sampah, air comberan, dan kotoran hewan. kiriman sampah seantero Muara Baru yang dilempar setiap hari di lahan ini. Sebagian warga percaya kondisi ini jadi asal muasal nama Kampung Bengek. Warga pun mengaku kampung yang mereka tinggali saat ini adalah kawasan paling kumuh di Jakarta. tirto.id/Andrey Gromico

DarkLight