Menuju konten utama

Kesal Disodomi, 2 Pembunuh Kubur Pria di Parit Ogan Ilir

Hilang sebulan, pria di Ogan Ilir ditemukan tewas membusuk di parit perkebunan. Dua pembunuh ditangkap, motif diduga kesal disodomi.

Kesal Disodomi, 2 Pembunuh Kubur Pria di Parit Ogan Ilir
Penemuan korban pembunuhan yang dikubur di parir pinggir jalan di areal perkebunan di Ogan Ilir, Sumsel, Rabu (4/11/2024). FOTO/Dokumen polisi
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel menangkap dua pelaku pembunuhan terhadap seorang pria paruh baya berinisial J (50) yang sempat dilaporkan hilang selama hampir sebulan. Pelaku menyembunyikan jasad korban dengan cara dikubur dalam parit areal perkebunan Desa Pematang Bangsal, Pemulutan, Ogan Ilir ini, akibat kesal pernah disodomi oleh korban.

Kanit 5 Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, AKP Novel Siswandi Kurniawan, mengatakan korban yang tinggal di Sungai Lilin, Musi Banyuasin, Sumatra Selatan (Sumsel), dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak Minggu (11/10/2026). Dari penyelidikan, polisi menangkap dua pelaku yang diduga berkaitan erat dengan hilangnya korban.

"Korban hilang hampir sebulan lalu dan dari penyelidikan dibunuh kedua pelaku lalu dikubur di parit areal perkebunan yang jauh dari tempat tinggalnya," ungkap Novel, Rabu (4/11/2026).

Setelah dilakukan pemeriksaan, kedua pelaku mengaku telah mengubur jasad korban setelah dibunuh. Polisi akhirnya menuju lokasi dan menggali titik penguburan, tepatnya di parit pinggir jalan di areal perkebunan di Desa Pematang Bangsal, Pemulutan, Ogan Ilir, pada Rabu (4/11/2026).

Setelah parit digali sedalam setengah meter, polisi menemukan korban dalam posisi terlentang dengan kondisi sudah membusuk total karena telah meninggal dan dikubur sejak sepekan lalu. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang untuk keperluan autopsi.

Novel bilang, kedua pelaku mengaku telah mengubur korban setelah membunuhnya. Upaya itu dilakukan untuk menghilangkan jejak.

Namun, Novel belum mengungkap identitas kedua pelaku yang ditangkap, termasuk peran dan kronologi pembunuhan. Penyidik masih mengumpulkan barang bukti lain dan menunggu hasil autopsi terhadap jasad korban.

"Tapi penemuan korban ini dari keterangan kedua pelaku," kata Novel.

Polisi juga masih mendalami motif pembunuhan. Dugaan awal, kedua pelaku nekat melakukan kejahatan itu lantaran kesal pernah disodomi korban.

"Untuk itu [jadi korban sodom], masih kami dalami lagi motifnya," pungkas Novel.

Baca juga artikel terkait KASUS PEMBUNUHAN atau tulisan lainnya dari Irwanto

tirto.id - Flash News
Kontributor: Irwanto
Penulis: Irwanto
Editor: Siti Fatimah