Menuju konten utama

Ingin Rangkul Usaha Mikro, Kadin Usul Perluas Anggota Lewat RUU

Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie mendorong perluasan basis keanggotaan organisasi dalam revisi UU Kadin agar merangkul industri kecil dan menengah.

Ingin Rangkul Usaha Mikro, Kadin Usul Perluas Anggota Lewat RUU
Menteri Perindustrian, Muhammad Sarmuji, dan Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (KADIN), Anindya Bakrie, di Kantor Kementerian Perindustrian, Senin (2/11/2026). (Foto. Mukhtar Abdullah)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, mendorong agar revisi Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1987 tentang Kadin yang tengah digodok di parlemen dapat memperluas basis struktur keanggotaan organisasi.

Dorongan strategis tersebut disampaikan Anindya seusai melakukan pertemuan dengan Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji di kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Senin (2/11/2026).

"Jadi bukan hanya segelintir, tapi keanggotaannya pun juga apa, melebar sehingga piramidanya bisa tercapai," terang Anindya kepada awak media.

Anindya menjelaskan, perluasan keanggotaan ini dirancang agar Kadin bertransformasi menjadi wadah induk representasi dunia usaha yang inklusif.

Ia menekankan pentingnya pelibatan pelaku usaha mikro hingga industri kecil menengah (IKM), bukan sekadar didominasi oleh korporasi besar.

Dengan cakupan kepengurusan yang telah hadir di 38 provinsi serta sekitar 500 kabupaten/kota, Anindya berharap Kadin ke depan dapat lebih aktif dilibatkan dalam musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) serta perumusan dokumen perencanaan strategis nasional maupun daerah.

"Tugas kami ialah dengan semangat Pak Presiden, Indonesia Incorporated, bagaimana gotong royong bukan saja perusahaan besar, tapi juga perusahaan IKM, industri kecil menengah bisa ikut," sambung Anindya.

Menteri Perindustrian, Muhammad Sarmuji, menyambut baik usulan penekanan inklusivitas tersebut. Menurutnya, kepedulian pimpinan Kadin terhadap penguatan sektor IKM merupakan langkah progresif yang patut didukung penuh oleh pemerintah.

"Tapi ada kesadaran yang luar biasa dari Kadin, terutama Ketua Umum Kadin yang berlatar belakang pengusaha besar, tapi concern-nya justru pada industri kecil dan menengah. Tentu kami sambut itu sebagai suatu berita yang luar biasa untuk kita support," sambut Sarmuji.

Selain membahas revisi UU Kadin, pertemuan tersebut turut menyinggung tren positif perekonomian nasional, di mana indikator Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia tercatat menanjak ke level 54,0 pada Oktober lalu—menjadi rekor tertinggi dalam 31 bulan terakhir sekaligus merefleksikan tingginya tingkat kepercayaan investor.

"Ini menunjukkan bahwa kepercayaan investor ke Indonesia itu lagi baik, dan saatnya momentum itu kita manfaat untuk mendorong industri agar tumbuh lebih tinggi lagi," kata Sarmuji.

Baca juga artikel terkait KADIN atau tulisan lainnya dari Mukhtar Abdullah

tirto.id - Flash News
Reporter: Mukhtar Abdullah
Penulis: Mukhtar Abdullah
Editor: Mochammad Fajar Nur