Gempa Banten Magnitudo 7,4, Berpotensi Tsunami pada 2 Agustus Malam

Ribuan Warga Pesisir Bandar Lampung panik akibat gempa berpusat di wilayah barat daya Sumur Banten, mengungsi mencari dataran tinggi diantaranya Kantor Gubernur Lampung, Lampung, Jumat (2/8/2019). ANTARA FOTO/Ardiansyah
Ribuan Warga Pesisir Bandar Lampung panik akibat gempa berpusat di wilayah barat daya Sumur Banten, mengungsi mencari dataran tinggi diantaranya Kantor Gubernur Lampung, Lampung, Jumat (2/8/2019). ANTARA FOTO/Ardiansyah/pd.
Warga dan pasien berhamburan keluar Rumah Sakit Malimping saat terjadi gempa, Lebak, Banten, Jumat (2/8/2019). ANTARA FOTO/Sofi Mahalili.
Karyawan menuruni tangga gedung sesaat setelah terjadi gempa di salah satu gedung perkantoran Sudirman, Jakarta, Jumat (2/8/2019). ANTARA FOTO/Narasi.Tv/Dwi Prasetya
Karyawan berada diluar gedung perkantoran sesaat setelah terjadi gempa di kawasan Sudirman, Jakarta, Jumat (2/8/2019). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa tersebut memiliki Magnitudo 7,4 dan berpusat di wilayah barat daya Sumur, Banten. ANTARA FOTO/Narasi.Tv/Dwi Prasetya.
Warga memotret kerusakan dinding Gelanggang Olah Raga (GOR) Pasir Ona di Rangkasbitung, Lebak, Banten, Jumat (2/8/2019). Gempa bumi dengan magnitudo 7,4 SR dirasakan warga di Wilayah Banten pada pukul 19.03 WIB yang berpusat di Samudera Indonesia dengan kedalaman 10 kilometer. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas.
Gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo 7,4 mengguncang Banten dan sejumlah kota di Pulau Jawa, termasuk Jakarta, pada pukul 19.03 WIB, Jumat malam (2/8/2019).
2 Agustus 2019
Gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo 7,4 mengguncang Banten dan sejumlah kota di Pulau Jawa, termasuk Jakarta, pada pukul 19.03 WIB, Jumat malam (2/8/2019). BMKG mengumumkan pusat gempa tersebut berada di 147 km Barat Daya Sumur-Banten. Tempatnya pada koordinat 7.54 LS,104.58 BT. Pusat gempa ini termasuk dangkal karena berada pada kedalaman 10 Kilometer. BMKG juga mengeluarkan peringatan dini potensi tsunami setelah gempat kuat tersebut terjadi.

BMKG mengeluarkan status peringatan "WASPADA" di 15 daerah berpotensi tsunami berdasarkan pemodelan, yakni Pandeglang Bagian Utara (Banten), Tanggamus Pulau Tabuan (Lampung), Sukabumi Ujung-Genteng (Jabar), Tanggamus Bagian TImur (Lampung), Lampung-Selatan Kep. Krakatau (Lampung). Berikutnya, Lampung-Selatan Kep. Legundi (Lampung), Lampung-Barat Pesisir-Tengah (Lampung), Lampung-Barat Pesisir-Utara (Lampung), Bengkulu-Utara Pulau enggano (Bengkulu), Kaur (bengkulu), lampung-Selatan Kep. Sebuku (Lampung), Bengkulu-Selatan (Bengkulu), Serang Bagian Barat (Banten), dan Seluma (Bengkulu). tirto.id/ANTARA FOTO

DarkLight