Menuju konten utama

Daftar Merk Jam Tangan Lokal yang Bisa Jadi Pilihan

Cari jam tangan lokal dengan desain keren, unik, & harga terjangkau? Simak daftar merek jam tangan lokal terbaik, kisaran harga, dan rekomendasi produknya.

Daftar Merk Jam Tangan Lokal yang Bisa Jadi Pilihan
Ilustrasi jam tangan lokal. FOTO/iStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Jam tangan produk lokal punya kualitas yang tak kalah bagus dengan brand-brand luar. Mulai dari jam tangan klasik, sporty, hingga yang bentuknya unik, ada banyak brand jam tangan lokal terbaik yang bisa dijadikan pilihan untuk aksesori sehari-hari.

Di tengah banyaknya brand internasional yang masuk ke Tanah Air, industri jam tangan lokal Indonesia terus menunjukkan perkembangan dan tak kalah bersaing dalam menghadirkan produk-produk berkualitas.

Berbekal kreativitas dan pemahaman terhadap selera konsumen, berbagai brand lokal menawarkan desain yang unik, mulai dari gaya minimalis dan klasik hingga model modern yang cocok untuk melengkapi penampilan sehari-hari.

Menariknya, jam tangan lokal umumnya hadir dengan harga yang relatif ramah di kantong, tapi tetap menonjolkan aspek estetika dan fungsionalitas. Namun, apakah jam tangan lokal memang se-worth it itu?

Kenapa Harus Memilih Jam Tangan Lokal?

Jam Tangan Matoa

Ilustrasi Jam Tangan Lokal. FOTO/Facebook/MATOA Indonesia

Jam tangan dari brand lokal Indonesia bisa menjadi alternatif menarik bagi mereka yang ingin tampil stylish. Selain menawarkan harga yang relatif terjangkau, brand lokal juga semakin kreatif dalam menghadirkan desain dan fitur yang sesuai kebutuhan konsumen. Berikut beberapa alasan mengapa jam tangan lokal layak dipertimbangkan:

1. Desain Beragam dan Unik

Brand jam tangan lokal menawarkan berbagai desain, mulai dari model minimalis, klasik, kasual, hingga yang sporty. Beberapa di antaranya juga menggunakan material unik, seperti kayu dan kulit asli sehingga cocok untuk mereka yang ingin memiliki aksesori dengan karakter berbeda.

2. Harga Lebih Ramah di Kantong

Salah satu daya tarik jam tangan lokal adalah pilihan harganya yang beragam dan relatif terjangkau. Siapa pun bisa menemukan jam tangan untuk penggunaan sehari-hari tanpa harus mengeluarkan biaya sebesar jam tangan dari sejumlah brand internasional.

Namun, tak bisa dipungkiri bahwa ada juga brand lokal yang mematok harga lebih tinggi pada produknya dan itu memang sepadan dengan kualitas yang ditawarkan.

3. Kualitas dan Fitur yang Kompetitif

Jam tangan lokal tidak hanya mengandalkan tampilan, tapi juga menawarkan fungsi sesuai kebutuhan. Beberapa produk menggunakan mesin quartz Jepang, material stainless steel, kaca mineral, hingga strap kulit asli. Secara keseluruhan, kualitas produk lokal tak kalah dengan brand luar.

4. Mendukung Perkembangan Brand Lokal

Memilih jam tangan lokal juga menjadi salah satu cara untuk mendukung pelaku usaha dan industri kreatif dalam negeri. Saat minat konsumen terhadap produk lokal meningkat, brand asli Indonesia punya kesempatan besar untuk berkembang, meningkatkan kualitas, dan memperluas pasar.

5. Pilihan Produk yang Beragam

Setiap orang memiliki kebutuhan jam tangan yang berbeda. Kabar baiknya, ada banyak pilihan merek lokal dan setiap merek menawarkan opsi jam tangan yang bermacam-macam. Banyaknya pilihan tentu akan memudahkan kita untuk menemukan jam tangan yang sesuai dengan preferensi dan anggaran.

Cara Memilih Jam Tangan Lokal yang Tepat

Ilustrasi Jam Tangan Wanita

Ilustrasi jam tangan wanita. FOTO/iStockphoto

Memilih jam tangan lokal sebenarnya tak jauh berbeda dengan memilih jam tangan pada umumnya. Sebelum menentukan pilihan, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan agar produk yang dipilih sesuai dengan kebutuhan sekaligus anggaran, berikut beberapa di antaranya:

1. Sesuaikan Desain dengan Gaya Berpakaian

Pilihlah jam tangan dengan desain yang sesuai dengan gaya sehari-hari atau acara yang akan dihadiri. Contoh, model klasik dengan desain minimalis umumnya cocok untuk tampilan kasual hingga formal, sedangkan jam tangan berdesain sporty cocok untuk aktivitas yang lebih dinamis.

Jika ingin tampil berbeda, bisa juga memilih jam tangan lokal dengan bahan kayu atau kulit yang memiliki karakter unik. Jam tangan seperti ini juga cocok untuk tampilan yang kasual maupun semi-formal.

2. Perhatikan Material Case dan Strap

Material jam tangan sangat memengaruhi tampilan, kenyamanan, sekaligus daya tahannya. Misalnya, case dari stainless steel bisa memberikan kesan modern dan kokoh, sedangkan material kayu menawarkan tampilan yang lebih natural.

Untuk strap, kulit asli cocok bagi mereka yang menyukai gaya klasik, sementara strap berbahan mesh atau logam bisa memberikan kesan elegan. Terlepas dari tampilannya, pastikan materialnya nyaman di kulit dan sesuai dengan aktivitas.

3. Pilih Ukuran yang Proporsional

Tampilan jam tangan tak hanya dipengaruhi oleh desain, tapi juga ukuran. Diameter case, ketebalan bodi, hingga lebar strap sebaiknya disesuaikan dengan ukuran pergelangan tangan.

Jam tangan berdiameter kecil hingga sedang biasanya memberikan tampilan yang lebih ringkas dan cocok untuk pergelangan tangan kecil. Sebaliknya, case berukuran besar terlihat lebih menonjol sehingga lebih cocok bagi yang bertangan lebih besar.

Sebagai gambaran, berikut panduan terkait ukuran tangan dan case yang sesuai menurut situs Watch.co.uk:

Ukuran Pergelangan TanganDiameter Case
14 cm28–35 mm
15 cm30–38 mm
16 cm32–40 mm
16,5 cm32–42 mm
17 cm34–42 mm
17,5 cm34–44 mm
18 cm36–44 mm
18,5 cm37–45 mm
19 cm38–46 mm
19,5 cm39–49 mm
20 cm40–50 mm
21 cm42–54 mm

4. Sesuaikan Fitur dengan Kebutuhan

Pertimbangkan fitur yang benar-benar diperlukan. Jika hanya membutuhkan penunjuk waktu, jam analog sederhana mungkin sudah cukup. Namun, jika ingin fungsi tambahan, bisa memilih model yang dilengkapi alarm, stopwatch, kalender, atau tampilan digital.

Jika sering beraktivitas outdoor dan olahraga, periksa fitur ketahanan airnya. Pada jam tangan, ketahanan air umumnya menggunakan kode ATM atau rating IP.

5. Reputasi Merek dan Bandingkan Harga dengan Kualitas

Sebelum membeli jam tangan lokal, cari tahu lebih jauh tentang merek yang dipilih dan bagaimana reputasinya. Kita bisa melihat laman resminya, memeriksa review atau ulasan pembeli, mencermati kualitas produk, hingga memastikan adanya garansi dan layanan purna jual yang baik.

Selanjutnya, bandingkan harga dengan kualitas yang ditawarkan. Harga mahal bukan jaminan kualitas, harga murah pun belum tentu menjadi pilihan yang paling menguntungkan. Cermati jam tangan mulai dari material, jenis mesin, fitur, hingga ketahanan produknya.

Daftar Merk Jam Tangan Lokal

Ilustrasi Jam Tangan Pria

Ilustrasi jam tangan pria. FOTO/iStockphoto

Industri jam tangan lokal menghadirkan berbagai produk berkualitas yang layak untuk dipertimbangkan. Ada brand yang mengutamakan gaya kasual dan sporty, ada pula yang menonjolkan material alami seperti kayu dengan desain yang tak pasaran.

Kisaran harganya pun beragam, mulai dari ratusan ribu rupiah hingga lebih dari satu juta. Berikut daftar merek jam tangan lokal beserta keunikannya yang bisa jadi pilihan.

1. Eiger

Eiger merupakan brand perlengkapan aktivitas outdoor yang berasal dari Indonesia. Selain tas, pakaian, serta perlengkapan traveling, Eiger juga menawarkan jam tangan untuk menunjang aktivitas sehari-hari maupun kegiatan di alam terbuka.

Koleksinya mencakup jam analog, digital, dan model dengan fitur-fitur tambahan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Jam tangan Eiger memiliki kisaran harga mulai dari sekitar Rp300 ribuan hingga lebih dari Rp1 juta, tergantung model dan fiturnya.

2. Eboni

Eboni termasuk salah satu brand jam tangan lokal yang menggunakan material kayu sebagai ciri khas produknya. Bodi dan dial jam dibuat dengan material kayu, kemudian dipadukan dengan tali kulit untuk menghasilkan tampilan natural yang berbeda dari jam tangan pada umumnya.

Beberapa koleksinya antara lain Gemini, Happiness, Retina, hingga Pandora Series. Harga jam tangan asal Klaten, Jawa Tengah, ini juga relatif terjangkau, mulai dari sekitar Rp200 ribuan hingga Rp500 ribuan saja.

3. Lanccelot

Merek berikutnya ada Lanccelot, brand jam tangan lokal yang mengusung identitas The Original Indonesian Local Pride. Brand ini banyak menawarkan jam tangan klasik, baik bagi pria maupun wanita, dengan beragam desain yang menarik.

Koleksinya meliputi Tristan, Navarre, Violette, Werewolf, hingga Paladin yang setiap lininya memiliki ciri khas masing-masing. Harga jam tangan lokal ini juga cukup bervariasi, mulai dari kisaran Rp400 ribuan hingga lebih dari Rp1 juta, bergantung pada seri dan modelnya.

4. Berrybenka

Berrybenka dikenal sebagai brand fashion lokal Indonesia yang didirikan pada 2012 oleh Jason Lamuda. Selain pakaian, tas, dan sepatu, Berrybenka juga menawarkan aksesori berupa jam tangan dengan desain yang cenderung feminin, elegan, dan minimalis sehingga cocok untuk kaum hawa.

Jam tangan yang ditawarkan memiliki desain klasik yang bisa dipakai di berbagai kesempatan, baik kasual hingga formal. Berdasarkan listing di marketplace, harga jam tangan Berrybenka tergolong terjangkau mulai dari Rp100 ribuan saja.

5. Woodka

Woodka merupakan merek jam tangan kayu asal Bandung yang berdiri sejak 2013 silam. Keunikan utamanya terletak pada penggunaan kayu daur ulang yang diolah oleh perajin Indonesia menjadi jam tangan dengan karakter natural dan artistik.

Koleksi Woodka juga beragam, mulai dari seri Loca, Hexo, Rona, Roepa, Kelir, hingga Sekar. Harga yang ditetapkan juga relatif terjangkau, mulai dari sekitar Rp300 ribuan hingga Rp700 ribuan.

Jam Tangan Woodka

Jam Tangan Woodka. foto/Woodka

6. PhiLipe Ricci

PhiLipe Ricci merupakan merek jam tangan lokal yang berasal dari Malang, Jawa Timur. Brand ini berfokus pada jam tangan bergaya stylish dengan harga terjangkau sehingga bisa menjadi pilihan untuk penggunaan sehari-hari atau sebagai aksesori pelengkap penampilan.

Koleksinya cukup beragam, mulai dari jam analog pria dan wanita, model ber-strap kulit, gelang logam, hingga jam digital bergaya sporty. Dari segi harga, jam tangan ini dibanderol mulai dari puluhan ribu rupiah hingga Rp500 ribuan.

7. Expedition

Expedition dikenal sebagai jam tangan bergaya sporty dan berkarakter tangguh yang ditujukan untuk mendukung aktivitas outdoor. Desainnya banyak menonjolkan dial berukuran besar, fungsi chronograph, material yang kuat, serta ketahanan air yang andal.

Pilihan koleksinya juga cukup banyak dengan harga yang bervariasi. Di pasaran, jam tangan ini dibanderol mulai dari sekitar Rp600 ribuan hingga Rp6 jutaan.

8. CHRONOX

Jam tangan lokal lain yang juga patut dipertimbangkan adalah CHRONOX. Brand ini menghadirkan pilihan yang beragam, mulai dari jam analog bergaya klasik hingga jam digital berdesain sporty.

Tak hanya untuk orang dewasa, CHRONOX juga menyediakan jam tangan untuk anak-anak. Jam tangan lokal yang satu ini bisa dibeli dengan harga mulai dari Rp100 ribuan hingga Rp800 ribuan.

9. Parlent

Parlent menawarkan jam tangan dengan desain modern yang memadukan tampilan elegan dan unik. Salah satu keunikannya terlihat pada koleksi Gallant, yang mencakup model seperti Vortex, Phantom, dan Femme.

Model ini juga menggunakan dial skeleton untuk memperlihatkan bagian mekanisme jam sehingga terlihat sangat unik, sedangkan seri lainnya mengusung desain yang lebih minimalis. Jam tangan Parlent dijual dengan harga mulai dari Rp400 ribuan hingga Rp4 jutaan.

10. GARVINOES

GARVINOES termasuk merek lokal asal Yogyakarta dan memiliki ciri khas penggunaan material kayu yang dipadukan dengan desain modern. Keunikan produknya terletak pada pemanfaatan kayu seperti bambu, ebony, hingga zebrawood untuk menciptakan jam tangan dengan tampilan natural.

Koleksinya pun beragam, termasuk seri Mocha, Cassia, Arva, Ardent, dan Grainmaster Automatic. Harga jam tangan lokal ini juga cukup bervariasi, mulai dari sekitar Rp600 ribuan hingga Rp2 jutaan.

Cara Merawat Jam Tangan agar Awet

Ilustrasi Jam Tangan Pria

Ilustrasi jam tangan pria. FOTO/iStockphoto

Jam tangan bukan hanya aksesori untuk menunjang penampilan, tapi juga perangkat dengan mekanisme yang perlu dirawat agar tetap berfungsi dengan baik. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan agar jam tangan tetap awet dalam waktu lama:

1. Bersihkan Jam Tangan secara Rutin

Bersihkan bagian case dan strap menggunakan kain lembut untuk menghilangkan debu, keringat, serta kotoran yang menempel. Jika terdapat noda membandel, gunakan kain lembab atau sesuai petunjuk perawatan dari produsen.

Hindari penggunaan cairan pembersih berbahan keras karena berisiko merusak lapisan permukaan atau material jam tangan.

2. Hindari Paparan Air Berlebihan

Perhatikan tingkat ketahanan air pada jam tangan sebelum menggunakannya saat beraktivitas. Jangan langsung menggunakan jam tangan untuk berenang atau menyelam hanya karena memiliki label water resistant atau tahan air.

Sebagai contoh, jam dengan rating 3 ATM umumnya hanya sesuai untuk paparan air ringan, sedangkan jam dengan rating 10 ATM umumnya lebih aman untuk aktivitas air seperti berenang dan snorkeling.

3. Simpan di Tempat yang Kering dan Aman

Ketika tidak digunakan, simpan jam tangan di tempat yang kering, sejuk, dan terhindar dari sinar matahari langsung. Bisa juga menggunakan kotak jam untuk melindunginya dari debu, benturan, dan goresan.

Hindari meletakkan jam di area yang lembap atau mengalami perubahan suhu ekstrem. Jika memiliki beberapa jam tangan, jangan menumpuknya dalam satu wadah. Simpan juga secara terpisah dari aksesori lain agar permukaannya tidak mudah tergores.

Ilustrasi jam tangan kayu

Ilustrasi jam tangan lokal. FOTO/iStockphoto

4. Jauhkan dari Benturan dan Goresan

Meskipun menggunakan material yang kuat, jam tangan tetap berisiko mengalami kerusakan akibat benturan keras atau gesekan dengan benda lain. Lepaskan jam saat melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan benturan.

5. Rawat Strap Sesuai Materialnya

Setiap jenis strap membutuhkan perawatan berbeda. Strap kulit sebaiknya dijauhkan dari air, keringat berlebihan, dan paparan panas agar tidak mudah retak atau berubah bentuk.

Sementara itu, strap stainless steel dapat dibersihkan menggunakan kain lembut untuk mengangkat kotoran. Untuk strap berbahan kayu atau mesh, ikuti petunjuk perawatan dari produsen agar material dan lapisannya tetap terjaga.

6. Jauhkan Jam Tangan dari Medan Magnet

Medan magnet yang kuat dapat memengaruhi ketepatan waktu pada jam tangan tertentu, terutama yang menggunakan mekanisme mekanis. Oleh karena itu, hindari meletakkan jam terlalu dekat dengan perangkat bermagnet kuat.

Jika jam mendadak berjalan terlalu cepat atau tidak akurat setelah terpapar magnet, periksakan ke teknisi untuk mengetahui penyebabnya.

7. Lakukan Pemeriksaan atau Servis Berkala

Periksa kondisi jam tangan secara berkala dan menyeluruh untuk memastikan semuanya berfungsi dengan baik. Jika jam pernah terbentur keras, terendam air yang tidak sesuai dengan rating ketahanan perangkat, atau mengalami perubahan akurasi yang tidak biasa, segera periksakan ke teknisi.

Rekomendasi Jam Tangan Lokal

Ilustrasi Jam Tangan Pria

Ilustrasi jam tangan pria. FOTO/iStockphoto

Ada banyak jam tangan lokal yang menawarkan desain menarik dengan kualitas dan fitur yang tak kalah bersaing. Pilihannya pun beragam, mulai dari jam tangan klasik dan minimalis hingga model sporty untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Berikut beberapa rekomendasi jam tangan lokal yang bisa dipertimbangkan untuk melengkapi penampilan sekaligus mendukung produk dalam negeri:

1. Eiger LCD Watch 1.0

EIGER LCD Watch 1.0 cocok digunakan untuk menemani aktivitas sehari-hari maupun traveling. Jam tangan digital berdiameter 4,7 cm ini menggunakan material ABS pada bagian case dan polyether pada talinya.

Dengan ketahanan air hingga 10 ATM (100 meter), jam ini juga dilengkapi fitur EL Backlight untuk membantu menerangi layar, stopwatch, alarm, penanda waktu setiap jam, serta kalender otomatis. Jam tangan ini dibanderol dengan harga Rp400.000–Rp500.000.

2. Eboni Mini Maple 2.0 Series

Eboni menghadirkan jam tangan dengan desain minimalis yang memadukan material kayu Canadian Maple pada bodi dan dial serta tali berbahan kulit sapi asli. Jam tangan berdiameter 34 mm dan ketebalan 9,5 mm ini menggunakan mesin quartz Miyota 2035 dari Citizen Jepang.

Ketahanannya terhadap air cocok untuk aktivitas ringan, seperti wudhu, kehujanan, dan mencuci tangan. Dengan desain unik dan elegan, jam tangan Eboni ini bisa didapatkan dengan harga Rp250.000–Rp300.000.

3. Woodka Roepa Sonokeling

Jam tangan yang satu ini memiliki desain unik dengan case berbahan kayu sonokeling berdiameter 30 mm dan ketebalan 10 mm, dipadukan dengan dial bermotif serat kayu (wood veneer).

Bagian layarnya dilindungi kaca mineral setebal 1 mm, sedangkan jarum dan knopnya menggunakan material stainless steel. Tali berbahan kulit asli memiliki lebar 13 mm dan panjang 21 cm. Jam tangan unik ini bisa dibeli di harga Rp340.000–Rp380.000.

4. CHRONOX - CX1012 Absolute

CHRONOX CX1012 Absolute merupakan jam tangan lokal yang hadir dengan casing berbahan stainless steel berdiameter 4,1 cm dan ketebalan 1 cm, serta strap selebar 20 mm dari 100% kulit asli. Untuk menunjang ketepatan waktu, jam tangan ini menggunakan mesin Miyota Quartz Jepang.

Fiturnya cukup lengkap, mulai dari LED Light, tampilan analog dan digital, alarm, stopwatch, hingga penunjuk tanggal dan hari. Dengan ketahanan air 3 ATM atau 30 meter, jam ini dibanderol dengan harga Rp600.000–Rp650.000.

5. Parlent Gallant Vortex

Gallant Vortex Leather memiliki desain persegi berukuran 42 mm yang tersedia dalam pilihan warna gold, black, dan silver, cocok buat pengguna yang menyukai jam tangan bergaya elegan dan modern.

Jam tangan ini menggunakan skeleton dial yang memperlihatkan mekanisme mesin Parlent Automatic Movement dengan 23 jewels yang dapat beroperasi tanpa baterai. Sudah memiliki ketahanan air 5 ATM, jam ini bisa dibeli di harga Rp950.000–Rp1.200.000.

Butuh jam tangan atau aksesori lain untuk melengkapi penampilan? Temukan tips dan berbagai rekomendasi produk fashion di tautan berikut ini:

Kumpulan Artikel Fashion

Baca juga artikel terkait FASHION atau tulisan lainnya dari Erika Erilia

tirto.id - Gaya Hidup
Kontributor: Erika Erilia
Penulis: Erika Erilia
Editor: Erika Erilia & Yulaika Ramadhani