Menuju konten utama

Info Harga Jam Tangan Matoa dan Rekomendasinya

Ingin tampil gaya dengan jam tangan kayu dari brand lokal? Ini dia berbagai rekomendasi jam tangan Matoa yang punya desain unik beserta kisaran harganya.

Info Harga Jam Tangan Matoa dan Rekomendasinya
Jam Tangan Matoa. FOTO/Facebook/MATOA Indonesia
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Jam tangan Matoa termasuk salah satu jam tangan lokal yang punya ciri khas tersendiri. Dengan desain kayu yang unik, kualitas jam tangan ini pun tak kalah dengan brand luar dan cocok dikenakan sebagai aksesori sehari-hari.

Matoa merupakan merek jam tangan kayu asal Bandung yang dirintis oleh Lucky Dana Aria sekitar 2011 lalu. Bersaing dengan jam tangan lain, Matoa berhasil mengembangkan produk dengan desain yang unik, bahkan sampai menarik perhatian pasar internasional.

Dari sisi desain, jam tangan Matoa hadir dengan desain klasik. Material kayu yang diusung juga menjadi salah satu daya tariknya. Jam tangan ini menggunakan kayu berkualitas seperti kayu eboni Makassar serta kayu maple Kanada.

Harga yang ditawarkan pun sepadan dengan kualitas dan keunikannya. Rata-rata jam tangan yang dipasarkan dibanderol dengan harga mulai dari Rp900 ribuan hingga sekitar Rp1,5 jutaan.

Sayangnya jam tangan Matoa sudah berhenti diproduksi sejak 2022 lalu. Melalui akun Instagram resminya, pihak Matoa mengungkapkan bahwa keputusan ini diambil akibat persaingan pasar yang semakin ketat.

Namun, bagi yang masih ingin bergaya dengan jam tangan Matoa, aksesori ini masih banyak beredar di marketplace, baik itu sisa stok dengan kondisi baru maupun second. Harga jam tangan Matoa saat ini pun sangat bervariasi, mulai dari Rp200 ribuan hingga Rp2 jutaan.

Rekomendasi Jam Tangan Matoa

Jam Tangan Matoa

Jam Tangan Matoa. FOTO/Facebook/MATOA Indonesia

Sebagai brand asli Indonesia, Matoa menghadirkan banyak seri jam tangan yang bisa dipakai oleh pria maupun wanita. Jam tangan ini juga diberi nama yang unik dan menggambarkan kearifan lokal Tanah Air. Berikut beberapa pilihan jam tangan Matoa terbaik sebagai referensi:

1. Matoa Rakai

Rakai menjadi salah satu seri unggulan jam tangan Matoa dan bisa dikenakan pria maupun wanita. Seri ini juga terdiri dari beberapa model, termasuk Rakai yang menggunakan kayu ebony Makassar, Rakai Full Moon dengan kayu maple Kanada, hingga Rakai Mini yang punya ukuran lebih kecil.

Untuk Rakai standar, jam tangan ini memiliki ukuran case dengan lebar 41 mm, panjang 45,5 mm, serta ketebalan 13 mm. Bagian case back dan crown ada yang menggunakan ebony, ada pula yang menggunakan kayu maple.

Bagian bracelet memiliki 20 mm dengan ketebalan 5 mm, sementara bagian kaca memakai Dome Sapphire Coated K-1 Mineral Glass yang dilengkapi lapisan anti refleksi, anti fingerprint, dan tahan gores.

Untuk mekanismenya, jam dengan dial berdiameter 28 mm ini mengandalkan Ronda Swiss Quartz 708 Moonphase dengan daya tahan baterai hingga 3 tahun.

2. Matoa Singo

Jam tangan Matoa Singo juga jadi unggulan merek lokal ini. Hadir dalam pilihan kayu ebony dan maple, jam tangan unisex ini memadukan material kayu premium dengan stainless steel 316L. Bracelet kayunya memiliki ukuran lebar 19,5 mm dan tebal 5 mm.

Case-nya berukuran 39,5 mm dengan ketebalan 13 mm dan lug-to-lug 46 mm, dilengkapi inner case stainless steel berdiameter 34 mm. Jam ini juga menggunakan case back dengan finishing sunray serta crown stainless steel berlapis warna emas.

Dengan dial 30 mm, bagian kacanya menggunakan Dome Sapphire Coated K-1 Mineral Glass setebal 2 mm, sedangkan dapur pacunya mengandalkan Japanese Quartz Miyota GM14. Sebagai pelengkap, Matoa Singo sudah memiliki fitur water resistance hingga 3+ ATM.

3. Matoa Kumbang

Jam tangan Matoa Kumbang juga termasuk pilihan yang menarik, salah satu model terlaris dari seri ini adalah Matoa Kumbang Nila yang terbuat kayu maple Kanada. Matoa Kumbang juga cocok dikenakan oleh pria maupun wanita (unisex).

Dengan desain yang terinspirasi keindahan alam, jam ini memiliki dial berukuran 28 x 30 mm, case selebar 38 mm dan tebal 13,3 mm, serta crown stainless steel 316L berlapis warna emas. Sementara bagian kaca menggunakan K1 Flat Glass yang tahan gores dan memiliki lapisan anti fingerprint.

Matoa Kumbang Nila mengandalkan Seiko Quartz VD78. Jam ini dilengkapi bracelet Canadian maple berukuran 17 mm dengan ketebalan 5 mm, lengkap dengan stainless steel folding buckle berlapis warna emas dengan finishing satin.

4. Matoa Way Kambas

Rekomendasi jam tangan Matoa lainnya adalah seri Way Kambas, jam tangan kayu unisex yang terinspirasi dari keindahan Taman Nasional Way Kambas. Jam ini juga hadir dalam dua pilihan, yaitu menggunakan material kayu eboni atau maple Kanada.

Matoa Way Kambas memiliki case berukuran 41,3 mm dengan ketebalan 13,7 mm. Bagian kacanya memakai K1 Flat Glass yang tahan terhadap goresan dan anti fingerprint, sedangkan mekanismenya mengandalkan Seiko Quartz VD78 dengan fungsi small second.

Memiliki dial berukuran 27 x 27 mm, jam ini dilengkapi bracelet selebar 23 mm dan tebal 5 mm, serta buckle yang juga terbuat dari bahan eboni Makassar.

5. Matoa Flores

Matoa menghadirkan seri Flores, sebuah jam tangan kayu dengan desain elegan dan minimalis yang terinspirasi dari pesona Flores serta nilai budayanya yang timeless.

Jam ini menggunakan kayu maple, memiliki case berukuran 42 mm dengan ketebalan 12, serta dial 30 x 25 mm yang bagian kacanya menggunakan K1 Flat Glass tahan gores dan anti fingerprint.

Mekanisme jam tangan ini mengandalkan Quartz Seiko PC21AE. Jam tangan Matoa Flores juga dibekali bracelet kayu maple Kanada dengan ukuran lebar 26 mm dan ketebalan 5 mm, lalu dipadukan dengan stainless steel folding buckle berlapis warna emas dan finishing satin.

Jam Tangan Matoa

Jam Tangan Matoa. FOTO/Facebook/MATOA Indonesia

6. Matoa Gili

Matoa Gili merupakan jam tangan kayu dengan desain bold dan esensial yang terinspirasi dari kekayaan alam dan keindahan Pulau Gili. Menggunakan material kayu eboni Makassar yang kokoh, jam ini memiliki case berukuran 38,5 mm, ketebalan 12 mm, dan lug-to-lug 48,5 mm.

Bagian dial berdiameter 27 mm menggunakan ebony wood veneer dengan detail laser engraving yang khas, kemudian bagian ini dilindungi dengan K1 Flat Glass yang tahan gores sekaligus anti fingerprint.

Mekanisme jam tangan Matoa Gili mengandalkan mesin Quartz Seiko PC21AE, sementara desainnya semakin lengkap dengan bracelet kayu eboni selebar 26 mm yang memberikan tampilan unik pada pengguna.

7. Matoa Mori

Matoa Mori mengusung desain kompak dan elegan dengan material utama kayu eboni Makassar. Bahan kayunya terlihat pada bagian dial maupun bracelet sehingga memberikan tampilan menawan.

Jam tangan ini memiliki case berukuran 20,5 mm dengan ketebalan 12 mm, sementara bagian dial dilindungi K1 Flat Glass. Untuk mekanismenya, jam tangan Matoa Mori menggunakan mesin Quartz Seiko PC21AE.

Untuk menunjang kenyamanan, Matoa Mori dilengkapi bracelet eboni selebar 17,5 mm dan tebal 5 mm, Karena menggunakan kayu alami tanpa proses pengecatan, corak dan warna kayu eboni pada setiap unit bisa saja berbeda sehingga setiap jam memiliki karakter yang unik.

8. Matoa Alor

Jam tangan ini hadir dengan desain simple dan sederhana, terinspirasi dari keindahan Pulau Alor sebagai salah satu hidden paradise Indonesia. Menggunakan kayu eboni Makassar berkualitas, jam ini memiliki case berukuran 40 mm, lengkap dengan case back dan crown yang juga dari bahan kayu eboni.

Bagian kaca jam menggunakan K1 Flat Glass yang tahan gores, sementara mekanismenya menggunakan mesin Quartz Seiko PC32A yang dilengkapi fungsi penunjuk tanggal.

Bagian dial yang juga terbuat dari kayu memiliki ukuran 25 x 18,5 mm, sedangkan bracelet-nya memiliki ukuran lebar selebar 21 mm dan tebal 5 mm, lengkap dengan folding buckle dari stainless steel yang dilapisi warna emas.

9. Matoa Kaili

Matoa Kaili tampil sebagai jam tangan kayu bergaya delicate dan elegan yang terinspirasi dari Suku Kaili. Jam ini menggunakan kayu maple sebagai material utama untuk case-nya yang berbentuk persegi maupun untuk bracelet-nya.

Case jam tangan ini memiliki ukuran 20,5 mm dengan tebal 12 mm, sedangkan bagian dial ditutup dengan kaca K1 Flat Glass yang kokoh dan tahan gores. Dengan mesin Quartz Seiko PC21AE, jam tangan ini dilengkapi bracelet berukuran lebar 17,5 mm dan tebal 5 mm.

10. Matoa Elora

Seri Elora merupakan jam tangan wanita dari Matoa yang hadir dengan inovasi baru. Untuk pertama kalinya, Matoa memadukan material kayu maple untuk bagian case dengan bahan kulit premium untuk bagian strap.

Nama Elora sendiri berarti “Cahaya dari Surga” dalam bahasa Yunani, seolah merepresentasikan keanggunan dan keberanian seorang wanita.

Jam tangan Matoa ini dilengkapi Dome Sapphire Coated K-1 Glass dengan lapisan anti refleksi, anti air, dan anti gores. Bagian jarumnya pun memiliki finishing orange Super-LumiNova yang tetap terlihat dalam kondisi minim cahaya.

Itulah beberapa rekomendasi jam tangan Matoa. Meski sudah berhenti produksi, jam tangan kayu ini masih mendapat tempat istimewa di hati para penggemarnya, bukan hanya karena desainnya yang estetik, tapi juga karena jam ini menggunakan bahan berkualitas serta memiliki sentuhan lokal khas Indonesia.

Butuh jam tangan atau aksesori lain untuk melengkapi penampilan? Temukan tips dan berbagai rekomendasi produk fashion di tautan berikut ini:

Kumpulan Artikel Fashion

Baca juga artikel terkait AKSESORIS atau tulisan lainnya dari Erika Erilia

Kontributor: Erika Erilia
Penulis: Erika Erilia
Editor: Erika Erilia & Yulaika Ramadhani