Nuran Wibisono

Nuran Wibisono adalah seorang penulis dan jurnalis dengan pengalaman selama 14 tahun. Sudah menulis dua buku, Nice Boys Don’t Write Rock N Roll (2017) dan Selama Ada Sambal, Hidup Akan Baik-Baik Saja (2021). Sejak tahun 2016, ia bekerja untuk Tirto.id, dan telah bekerja sebagai editor untuk Mild Report sejak 2017. Nuran sangat tertarik dengan musik, festival musik, pariwisata, perjalanan, makanan dan gastronomi, serta cerita-cerita kecil yang menarik. Ia telah bekerja sebagai penulis selama 1 tahun 1 bulan sebelum menjadi editor penuh waktu pada Januari 2017 hingga saat ini.

Indeks Tulisan

Gaya Hidup
Kamis, 31 Mei 2018

Untuk Sambal, Kita Selamanya Berutang pada Amerika Selatan

Pada abad 16, pelaut Spanyol dan Portugis membawa cabai capsicum dari Amerika Selatan menuju Nusantara.
Gaya Hidup
Rabu, 30 Mei 2018

Hidangan Buka Puasa Paling Populer: Nasi

Sejak pertama dibudidayakan pada 6000 Sebelum Masehi, padi jadi tanaman penting, termasuk untuk orang Indonesia.
Gaya Hidup
Selasa, 29 Mei 2018

Kebab: Dari Persia, Turki, Lalu Seluruh Dunia

Daging bakar yang ditusuk adalah salah satu jenis masakan tertua di dunia.
Gws
Senin, 28 Mei 2018

Rempah Termahal Dunia Bernama Saffron

Harga saffron standar bisa mencapai Rp90 juta per kilogram.
Gaya Hidup
Jumat, 25 Mei 2018

Mengenal Tharid, Hidangan Favorit Nabi Muhammad SAW

Bagi Nabi Muhammad SAW, tharid adalah makanan paling enak.
Gaya Hidup
Kamis, 24 Mei 2018

Sejarah Hidangan Manis Untuk Buka Puasa

Gula dan cita rasa manis akrab dengan Islam sejak dulu.
Gaya Hidup
Rabu, 23 Mei 2018

Gorengan: Bentuk Kecintaan dan Toleransi Orang Indonesia

Di Indonesia, gorengan adalah kudapan paling populer
Gaya Hidup
Selasa, 22 Mei 2018

Tak Bisa Hidup Tanpa Kelapa

Di Nusantara, kelapa diperkirakan sudah dibudidayakan sejak 1000 Sebelum Masehi.
Sosial Budaya
Senin, 21 Mei 2018

Es Kepal Milo dan Es Serut di Berbagai Belahan Dunia

Sejarah es serut bisa ditarik hingga 3.000 tahun lalu.
Musik
Sabtu, 19 Mei 2018

Izzy Stradlin: Personel Guns N Roses Paling Misterius

Ia meninggalkan band rock besar di puncak ketenaran. Ia menyukai motor dan memilih main di tempat kecil.