Nanda Aria

Indeks Tulisan

Ekonomi
Kamis, 3 Sept

Bos LPS Ungkap Biang Kerok Bunga Kredit Masih Susah Turun

Menurut LPS, pemberian special rate untuk deposan besar menghambat efektivitas intermediasi perbankan dan menahan penurunan bunga kredit.
Ekonomi
Kamis, 3 Sept

Serangan AS-Iran Mereda, Harga Minyak Dunia Turun Tipis

Sempat melonjak akibat konflik di Selat Hormuz, harga minyak dunia kini turun tipis usai serangan AS-Iran mereda. Simak level harga Brent dan WTI terbaru.
Ekonomi
Rabu, 2 Sept

Gubernur BI Janji Jalankan Mandat UU P2SK Dorong Lapangan Kerja

Selain jaga stabilitas rupiah dan inflasi, BI akan aktif dorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, khususnya penciptaan lapangan kerja.
Ekonomi
Rabu, 2 Sept

Destry Damayanti Resmi Menjabat Gubernur BI Periode 2026-2031

Destry Damayanti resmi menjabat Gubernur BI 2026-2031, bersama Aida S. Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior dan Solikin M. Juhro.
Ekonomi
Rabu, 2 Sept

Anggaran Podcast Rp103 M Disorot DPR, Ini Klarifikasi Menkop

Menkop Ferry Juliantono jawab kritik DPR soal anggaran komunikasi Rp103 miliar. Tegaskan dana jumbo bukan cuma buat podcast, tapi humas menyeluruh.
Ekonomi
Rabu, 2 Sept

Membandingkan Laba Danantara dengan Era Kementerian BUMN

Laba BUMN diklaim mencapai Rp330 triliun dan ditargetkan naik menjadi Rp360 triliun pada 2026 di bawah pengelolaan Danantara.
News Plus
Rabu, 2 Sept

Salah Desil, Hilang Bansos: Saat Data Menentukan Nasib Warga

Pendataan DTSEN yang kaku membuat lansia miskin seperti Suwarno terlempar dari penerima bansos hanya karena kepemilikan aset warisan.
Ekonomi
Rabu, 2 Sept

AS Serang Iran: Dolar Menguat, Harga Minyak Dunia Melonjak

Konflik AS dan Iran memanas. Harga minyak mentah Brent melonjak ke 95,52 dolar AS dan indeks dolar kian perkasa jadi aset safe-haven investor.
Ekonomi
Selasa, 1 Sept

Perry Warjiyo Harap Destry Optimalkan BI Jaga Ketahanan Ekonomi

Perry menekankan pentingnya peran BI dalam menjaga ketahanan ekonomi nasional di tengah tantangan global yang masih dinamis.
Ekonomi
Selasa, 1 Sept

Neraca Dagang Indonesia Juli 2026 Surplus 0,12 Miliar Dolar AS

Amerika Serikat menjadi penyumbang surplus perdagangan terbesar secara kumulatif periode Januari-Juli 2026 dengan angka 10,48 miliar dolar AS.