Atmosfer Toleransi di Hari yang Fitri

Ribuan umat muslim melaksanakan salat Idul Fitri di halaman dan ruas jalan di sekitar Gereja Katolik Paroki Hati Kudus Yesus yang letaknya berdekatan dengan Masjid Jami Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (25/6). Gereja Katolik Paroki Hati Kudus Yesus mengundurkan jadwal ibadah kebaktian Minggu untuk menghormati umat muslim yang melaaksanakan salat Idul Fitri. tirto.id/Andrey Gromico
25 Juni 2017
Pukul 6 pagi, gema takbir berkumandang di Masjid Jami, Malang. Masjid yang terletak di alun-alun kota tersebut berdekatan dengan dua gereja yaitu GPIB Immanuel dan Gereja Katolik Paroki Hati Kudus. Umat muslim yang melaksanakan salat Idul Fitri di Masjid Jami mencapai ribuan orang. Sehingga jalanan bahkan halaman gereja dipenuhi oleh jamaah.

Pengurus Gereja Katolik Paroki Hati Kudus Yesus mengaku menyiapkan halaman gereja untuk ibadah salat Id sejak pukul 05.00 WIB. Pintu gerbang gereja dibuka lebar bagi umat muslim yang akan melaksanakan saat Id. Sejumlah pemuda jemaah gereja juga memberikan koran bekas kepada jamaah untuk dijadikan alas salat. Bahkan, Pihak gereja rela memundurkan jadwal kebaktian lebih siang jam 10 pagi lantaran hari raya Idul Fitri tahun ini jatuh pada hari minggu.

Toleransi antar-umat beragama di Kota Malang, menurut pengurus Masjid Agung Jami, telah berlangsung lama. Upaya saling membantu juga dilakukan ketika umat kristiani menggelar kegiatan keagamaan dan hari besar seperti natal. Dua tempat itu bersebelahan, dan menjadi simbol toleransi umat beragama.


FOTO: Andrey Gromico