Menuju konten utama

Arisan Unplugged at Tirto.id #01: Lips!!

Tirto.id punya gawean yang berawal dari keisengan dan obrolan warung kopi. Kami ingin menghadirkan musik dalam bentuk paling raw: akustik.

Arisan Unplugged at Tirto.id #01: Lips!!
Pada akhir Agustus di Jakarta yang gerah, Tirto.id punya gawean yang berawal dari keisengan dan obrolan warung kopi. Kami ingin menghadirkan musik dalam bentuk paling raw: akustik. Kami ingin melestarikan sekaligus memperpanjang napas kultur unplugged yang pernah dipopulerkan Kiss, Tesla, Nirvana, Pearl Jam, hingga Alice in Chains.

Kenapa unplugged alias akustik? Karena ia adalah bentuk musik paling sederhana yang bisa dimainkan oleh musisi. Bekal gitar kopong, jadi. Sama seperti penulis yang baik adalah penulis yang bisa menjelaskan hal rumit dengan sederhana, kami juga beranggapan musik yang baik adalah yang bisa dimainkan secara akustik.

Tak hanya itu, menghadirkan musik dalam bentuk unplugged sering memberi kejutan tak terduga. Seperti yang dihadirkan oleh tamu episode pertama: Lips!!

Kuartet angsty punk rock ini dikenal memainkan musik yang seperti gambaran punk rock di Collins Dictionary: loud, fast, and deliberately offensive style of rock music. Namun ketika bermain akustik, ada sesuatu yang baru di sana. Lips!! tampil seperti tanpa pupur dan lipstick. Ada kemarahan yang tertahan, diganti dengan kontrol emosional yang menarik. Lagu-lagu Lips!! yang selama ini memancing untuk moshing dan stage diving, digantikan oleh jeda dan keheningan yang penting. Ia bisa memberikan waktu bagi pendengar untuk lebih menyimak notasi musik yang dimainkan oleh Hary sang gitaris, dan mendalami lirik serta cara bernyanyi Dila.

Selamat menikmati!
Baca juga artikel terkait VIDEO - TIRTO atau tulisan lainnya

tirto.id - Musik
Fotografer: Dadan Gustian