Menuju konten utama

Apakah Konflik Cristiano Ronaldo vs Jorge Jesus Sudah Berakhir?

Konflik Cristiano Ronaldo dengan pelatih Jorge Jesus di Timnas Portugal masih belum menemui titik akhir. Sikap FPF juga ambigu untuk menghukum CR7.

Apakah Konflik Cristiano Ronaldo vs Jorge Jesus Sudah Berakhir?
Penyerang Portugal bernomor punggung 7, Cristiano Ronaldo, melakukan selebrasi setelah mencetak gol pertama timnya melalui titik penalti dalam pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Portugal dan Kroasia di Stadion Toronto, Toronto, pada 2 Juli 2026. (Foto oleh Cole Burston / AFP)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Konflik Cristiano Ronaldo dengan Jorge Jesus di Timnas Portugal belum menemui titik akhir. Di balik konflik yang masih terpelihara itu, menarik dinanti bagaimana kelanjutan kiprah CR7 bersama tim nasional ketika sang kapten juga dihantui sanksi dari federasi.

Cristiano Ronaldongambek dan memutuskan pergi meninggalkan Timnas Portugal di tengah perjuangan mereka bermain di UEFA Nations League 2026-27. Ronaldo menyebut, ada janji dari sang pelatih yang tidak ditepati dalam laga matchday 2 UNL 2026-27 melawan Norwegia.

Versi Ronaldo, sang pelatih memang tidak akan memainkan dirinya dalam dua laga tandang melawan Norwegia (28 September) dan Denmark (2 Oktober). Tapi, sang pemain dijanjikan bermain di laga kandang melawan Wales (25 September) dan Norwegia (5 Oktober).

Masalahnya adalah Jorge Jesus sempat mengatakan berubah pikiran dan ingin memberikan Ronaldo menit bermain di Norwegia. Sayang, walau sudah diinstruksikan melakukan pemanasan, Ronaldo pada akhirnya tidak pernah masuk sebagai pemain pengganti.

Ronaldo lantas ingin namanya dibersihkan sang pelatih dalam konferensi pers. Dalam unggahan di akun Instagram @cristiano, sudah ada beberapa poin yang seharusnya disebutkan Jorge Jesus saat konferensi pers. Namun, tidak ada kata yang terucap dari sang pelatih terkait permintaan sang pemain.

Ronaldo lantas memutuskan pergi meninggalkan tim nasional walau sudah dibujuk oleh Jorge Jesus dan Presiden Federasi Sepak Bola Portugal, Pedro Proença untuk tetap tinggal. Tanpa Ronaldo, Portugal masih tetap garang dan memastikan diri lolos ke babak perempat final UEFA Nations League 2026-27.

Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo melakukan pemanasan menjelang pertandingan sepak bola grup A4 fase liga UEFA Nations League antara Portugal dan Wales di stadion Jose Alvalade di Lisbon pada 24 September 2026. (Foto oleh PATRICIA DE MELO MOREIRA / AFP)

Sikap Federasi Sepak Bola Portugal yang Ambigu

Cristiano Ronaldo merupakan salah satu pemain terhebat dalam sejarah Timnas Portugal. Ia merupakan top skor Portugal dengan 146 gol dan pemilik caps terbanyak dengan 234 penampilan. Ban kapten yang melingkar di lengannya mempertegas nilai seorang CR7 bersama Seleção das Quinas, julukan Timnas Portugal.

Tapi, tindakan Ronaldo pergi meninggalkan tim di medan perang tentu mencederai semangat kebersamaan di dalam tim. Tidak seharusnya seorang kapten bertindak demikian. Proenca sempat berkata bahwa tindakan Ronaldo itu telah diserahkan kepada Dewan Disiplin FPF.

Bahkan ada kabar bahwa Ronaldo bisa mendapatkan sanksi larangan bermain bersama timnas antara 1-6 bulan. Walau, sanksi itu mungkin belum akan diterapkan mengingat pada November 2026 nanti Portugal akan menjalani lanjutan UEFA Nations League 2026 melawan Denmark (15 November) dan Wales (18 November).

Menurut laman CNN Portugal, Proenca bahkan tidak ingin Ronaldo pensiun dari timnas dalam waktu dekat. Federasi masih ingin sang pemain tetap berkontribusi yang membuat potensi hukuman bagi sang bintang kian minim.

"Ini adalah momen untuk tenang dan butuh kedamaian. Kita semua duduk bersama, ada keinginan besar untuk membawa kapten kita kembali. Akan ada proses kedisiplinan yang normal dan federasi akan melakukan evaluasi secara independen," kata Proenca.

Proenca menyatakan bahwa federasi masih tetap berusaha melindungi tim dari kebisingan yang terjadi saat ini. Dengan meminimalisir hukuman bagi Ronaldo, atau setidaknya menunda hukuman, diharapkan tim bisa lebih fokus berjuang di UEFA Nations League 2026-27.

Selain dua pertandingan akhir babak grup pada November 2026 nanti, Portugal juga dipastikan lolos ke babak perempat final UNL 2026-27 yang dijadwalkan main pada 25-30 Maret 2027. Format babak perempat final nanti akan digelar secara kandang dan tandang.

Setelah itu akan ada laga semifinal pada 9-10 Juni dan final serta perebutan juara 3 pada 13 Juni. Untuk laga semifinal, perebutan juara 3, dan final hanya digelar dengan format single match. Laga akan digelar terpusat yaitu di kandang salah satu tim semifinalis.

"Kami perlu mempersiapkan diri untuk fase berikutnya, dengan 25 pemain yang kami andalkan, dan memberikan mereka dukungan penuh. Kami semua ingin bersama lagi di bulan November," tambah Proenca.

"Kami ingin menjuarai Nations League. Ada 4 pertandingan penting (mulai perempat final) dan penting memberikan ketenangan pikiran bagi para pemain terkait apa yang sedang terjadi. Pada akhirnya, itu adalah tugas kami di federasi."

Jorge Jesus

Pelatih Portugal Jorge Jesus memberi isyarat di tepi lapangan saat pertandingan sepak bola Grup 4 UEFA Nations League antara Portugal dan Norwegia di stadion Dragao di Porto pada 3 Oktober 2026 (Foto oleh Miguel RIOPA / AFP)

Apakah Jorge Jesus akan Memanggil Ronaldo ke Timnas Lagi?

Lantas di tengah konflik yang belum selesai, apakah Jorge Jesus akan memanggil Cristiano Ronaldo lagi di bulan November 2026 nanti? Sejauh ini belum ada kepastian yang bisa diberikan oleh sang pelatih.

Jorge Jesus yang pernah bekerja sama dengan Cristiano Ronaldo di Al Nassr pada musim 2025-26, mengaku telah membaca pernyataan dari sang pemain. Namun Jorge Jesus menolak memberikan kepastian soal masa depan sang kapten di tim nasional.

"Saya sudah membaca pernyataan itu [klarifikasi di media sosial], dan sekarang, seperti yang saya lakukan setiap hari, saya pergi ke federasi untuk bekerja dan fokus kepada tim nasional," kata Jorge Jesus.

Ronaldo sendiri dengan tegas belum mau pensiun dari tim nasional. Kendati nantinya mungkin akan mendapatkan hukuman dari federasi, Ronaldo berharap masih bisa memenangkan sesuatu bersama Timnas Portugal.

"Jadi, jika saya dalam kondisi fisik bagus, tetap bermain bersama klub, semoga dengan gol-gol, setelah menyelesaikan apa pun hukuman yang bisa diberikan kepada saya, saya akan tersedia, seperti yang selalu terjadi selama ini, untuk bersaing dan memenangkan sesuatu bersama tim nasional," jelas Ronaldo di @cristiano.

Bagi Jorge Jesus, keputusan memanggil Ronaldo di bulan November 2026 nanti bukan langkah yang sepenuhnya buruk. Portugal sudah dipastikan lolos ke perempat final UEFA Nations League 2026-27 sehingga ia bisa mencoba beberapa skema baru untuk memanfaatkan kemampuan sang kapten.

Freekick Cristiano Ronaldo

Kapten tim nasional Portugal, Cristiano Ronaldo, yang bersiap mengambil tendangan bebas dalam laga melawan Jerman di ajang UEFA Nations League. (IMAGO/MIS via Reuters Connect)

Cristiano Ronaldo Cetak Gol Lagi Bersama Al Nassr

Di tengah konflik dengan pelatih Timnas Portugal yang belum menemui titik terang, Ronaldo mencetak gol ke-981 sepanjang kariernya saat Al Nassr menang 3-1 atas FC Neftchi Fergana di ACL Elite. Satu gol dikemas Ronaldo bersamaan dengan dua gol lain dari Ângelo Gabriel dan own goal Anvarjon Gofurov.

Tambahan 1 gol itu membuat Ronaldo kian dekat dengan statistik pribadi yang prestisius. Ronaldo kini hanya membutuhkan 19 gol lagi untuk menggenapkan total golnya menjadi 1.000 gol.

Musim 2026-27 baru saja dimulai yang artinya masih ada banyak pertandingan bagi Ronaldo untuk mencetak 19 gol itu. Di Liga Arab Saudi, Al Nassr masih memiliki 26 pertandingan tersisa.

Kemudian di ACL Elite masih ada 6 laga league phase yang akan dimainkan. Begitu juga di King's Cup dan Saudi Super Cup. Jumlah pertandingan di 3 kompetisi itu bisa bertambah seiring dengan pencapaian klub apabila bisa melaju ke babak berikutnya.

Baca juga artikel terkait SEPAKBOLA atau tulisan lainnya dari Wan Faizal

tirto.id - Sepakbola
Kontributor: Wan Faizal
Penulis: Wan Faizal
Editor: Permadi Suntama