Menuju konten utama

Persib vs The Cong Viettel: Jaga Tradisi Apik Lawan Klub Vietnam

Persib vs The Cong Viettel di ACL Two 2026/27 jadi arena Maung Bandung menjaga tradisi apik klub Liga Indonesia lawan Vietnam, tak pernah kalah di kandang.

Persib vs The Cong Viettel: Jaga Tradisi Apik Lawan Klub Vietnam
Pesepak bola Persija Jakarta Stjepan Loncar (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Persib Bandung Adam Alis (kedua kanan) pada pertandingan BRI Super League di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (12/9/2026). Persija Jakarta menang dengan skor 2-1. ANTARA FOTO/Fauzan/tom.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Pertandingan Persib vs The Cong-Viettel FC dalam matchday ke-2 ACL Two 2026/2027 pada Rabu (14/10/2026), menjadi momen krusial bagi tim tuan rumah di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung. Maung Bandung membawa misi menjaga tradisi apik wakil Indonesia yang kerap tampil tangguh saat menjamu klub asal Vietnam.

Dari total 15 pertemuan antara klub Indonesia dan Vietnam di kompetisi Asia, tim-tim Indonesia unggul tipis dengan mencatatkan 6 kemenangan, 4 hasil imbang, dan 5 kali kalah. Rekor tersebut kian mentereng pada laga kandang: wakil Indonesia belum pernah kalah berkat torehan 6 kemenangan dan 2 hasil seri.

Rekam jejak positif tersebut menjadi modal berharga bagi Persib Bandung untuk kembali mengamankan poin penuh di Grup E ACL Two 2026/2027. Apalagi pada matchday perdana, Maung Bandung sukses memberikan kejutan dengan mencuri kemenangan 0-1 dari markas wakil Korea Selatan, FC Seoul.

Lantas, bagaimana peluang Persib Bandung dalam meraup poin penuh saat menjamu The Cong-Viettel FC pada matchday kedua ACL Two 2026/2027? Bisakah Maung Bandung mempertahankan tradisi apik wakil Indonesia yang belum pernah kalah saat kedatangan tim tamu asal Vietnam?

Rekor Pertemuan Klub Indonesia vs Vietnam: Tak Tumbang kala di Kandang

Klub-klub Indonesia memiliki rekam jejak impresif kala bertemu wakil Vietnam di kompetisi Asia. Dari 15 bentrokan terakhir, tim-tim tanah air sukses membukukan enam kemenangan, empat hasil imbang dan lima kali menelan kekalahan.

Titik awal pertemuan klub Indonesia kontra Vietnam bermula pada ajang Liga Champions Asia 2004. Dalam edisi tersebut, PSM Makassar dan Persik Kediri menjadi dua utusan Liga Indonesia untuk berlaga di level teratas kompetisi antarklub Asia.

PSM Makassar sempat menderita kekalahan 5-1 saat melawat ke markas Hoàng Anh Gia Lai. Setelah itu, Pasukan Ramang berhasil melakukan revans berkat kemenangan 3-0 ketika menjamu Hoàng Anh Gia Lai.

Persib Bandung Kalahkan Manila Digger

Pesepak bola Persib Bandung Ragnar Oratmangoen (kanan) melewati pesepak bola Manila Digger Dilane Wamba Tafem (kiri) pada babak penentuan fase grup AFC Champions League Two di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (31/8/2026). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/kye

Di pihak lain, Persik Kediri sukses menahan imbang Bình Định kala bertandang ke Vietnam. Skuad Macan Putih lantas mengunci keunggulan atas klub Vietnam itu usai mengamankan kemenangan tipis 1-0 saat melakoni laga kandang.

Persaingan berlanjut pada Liga Champions Asia 2005 yang mempertemukan Persebaya Surabaya dengan Bình Định. Sempat dipaksa menyerah 2-1 saat bertemu di Vietnam, Bajul Ijo mampu bangkit dan mengamankan kemenangan tipis 1-0 tatkala berlaga di hadapan publik sendiri.

Kemudian bentrokan tersaji dalam kompetisi AFC Cup 2018 antara Bali United vs FLC Thanh Hóa. Bali United mampu membungkam FLC Thanh Hóa via skor 3-1 di Bali. Lalu Serdadu Tridatu meraih hasil imbang 0-0 di laga kedua.

Pada fase grup AFC Cup 2019, Persija Jakarta mampu menahan imbang Becamex Bình Dương dengan skor 0-0 di laga kandang. Namun Macan Kemayoran justru tumbang 3-1 saat bertandang ke markas Becamex Binh Dương.

Pertemuan lain terjadi ketika semifinal zona ASEAN AFC Cup 2019 antara PSM Makassar vs Becamex Bình Dương. PSM sempat kalah 1-0 di markas Becamex pada leg pertama, lalu Tim Juku Eja bangkit dengan kemenangan 2-1 pada leg kedua.

Persib Bandung umumkan pemain baru

Warga mengabadikan foto pemain baru Persib Bandung Ragnar Oratmangoen dan Gakuto Notsuda yang ditampilkan di layar saat pengumuman pemain baru di Grey Art Gallery, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (4/7/2026). Persib Bandung kembali merekrut dua pemain baru yakni Gakuto Notsuda dan Ragnar Oratmangoen guna membantu Persib Bandung dalam mengarungi Liga Indonesia musim 2026/2027 dan Piala Presiden sekaligus membawa nama Indonesia dalam ajang ASEAN Club Championship serta AFC Champions League Two. ANTARA FOTO/Novrian Arbi/foc.

Berikutnya di ajang AFC Cup 2020, Bali United berhasil melibas Than Quảng Ninh dengan skor akhir 4-1 pada matchday pertama. Namun kompetisi ini akhirnya dibatalkan saat masuk matchday keempat, karena pandemi Covid-19.

Selanjutnya, dalam AFC Cup 2023/2024 terjadi pertemuan PSM Makassar vs Hai Phong FC. Juku Eja takluk 0-3 di markas Hai Phong FC dalam jumpa pertama, lalu bermain imbang 1-1 dalam persuaan berikutnya di Stadion Kapten Dipta, Bali.

Secara keseluruhan, tim-tim Indonesia belum pernah tersentuh kekalahan dari tim Vietnam di pertandingan kandang. Dalam 8 kali pertemuan, wakil Indonesia mampu mencatatkan 6 kemenangan dan 2 laga berakhir imbang.

Misi Persib vs Viettel: Puncak Klasemen dan Pembuktian Ranking AFC

Duel Persib Bandung vs The Cong-Viettel FC dalam ACL Two 2026/2027 matchday ke-2, Rabu (14/10/2026), menjadi arena bagi tim tuan rumah untuk mengukuhkan posisi di puncak klasemen Grup E.

Skuad Pangeran Biru mengusung modal positif dari matchday pertama usai menumbangkan wakil Korea Selatan, FC Seoul, lewat skor tipis 0-1 berkat gol kemenangan yang dilesakkan Julio Cesar di menit ke-5.

Di kubu lawan, The Cong-Viettel FC datang dengan misi memburu kemenangan perdana di ACL Two 2026/2027, usai ditahan imbang 1-1 oleh Melbourne Victory pada matchday pembuka. Hasil seri itu memaksa tim asal Vietnam ini tertahan di peringkat ketiga klasemen Grup E dengan torehan 1 poin.

Laga Persib vs The Cong-Viettel FC ini menjadi pertemuan perdana kedua tim di kompetisi Asia. Kendati demikian, Maung Bandung lebih diunggulkan untuk memetik kemenangan berkat performa yang lebih meyakinkan dalam empat laga terakhir di semua ajang.

Persib Bandung kalahkan PSM Makassar

Pesepak bola Persib Bandung Beckham Putra (kiri) berebut bola dengan pesepak bola PSM Makassar Victor Luiz (kanan) saat bertanding pada laga perdana BRI Super League 2026-2027 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Minggu (6/9/2026). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/wsj.

Persib baru saja ditahan imbang 2-2 oleh Dewa United dalam lanjutan matchday ke-4 Liga Super 2026/2027. Namun sebelum itu, Pangeran Biru sukses membubuhkan 3 kemenangan beruntun atas Port FC, Persijap Jepara, dan FC Seoul.

Sementara itu, Viettel FC sedang dalam tren mengecewakan di 3 laga terakhir mereka. Tim berjuluk Red Tornado itu mesti tumbang dari Cong Anh Ha Noi dan Hong Linh Ha Ti di ajang Liga Vietnam, serta ditahan imbang Melbourne Victory di ACL Two.

Selain ambisi meraup tiga poin, Persib turut mengemban misi untuk mendongkrak poin koefisien Liga Indonesia di kompetisi AFC. Hasil maksimal atas The Cong-Viettel FC bakal menjadi pembuktian bagi Liga Indonesia yang secara peringkat kompetisi Asia saat ini masih tertinggal di bawah Liga Vietnam.

Per September 2026, Liga Indonesia menempati ranking 19 Asia, di bawah Liga Vietnam yang menghuni ranking 14 Asia. Liga Indonesia sendiri saat ini sedang bersaing dengan Liga Kamboja dalam memperebutkan kuota langsung ke fase grup ACL Two 2026/2027.

Baca juga artikel terkait SC BOLD atau tulisan lainnya dari Ahmad Zidan Nahari

tirto.id - Olahraga
Kontributor: Ahmad Zidan Nahari
Penulis: Ahmad Zidan Nahari
Editor: Fitra Firdaus