Warga yang mengenakan baju anti radiasi menuang berbagai jenis sampel limbah berbahaya yang dibawa dari desa mereka saat melakukan aksi penolakan perusahaan penimbun limbah di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (17/11). ANTARA FOTO/Irfan Anshori
Warga yang mengenakan baju anti radiasi menuang berbagai jenis sampel limbah berbahaya yang dibawa dari desa mereka saat melakukan aksi penolakan perusahaan penimbun limbah di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (17/11). ANTARA FOTO/Irfan AnshoriWarga yang mengenakan baju anti radiasi menuang berbagai jenis sampel limbah berbahaya yang dibawa dari desa mereka saat melakukan aksi penolakan perusahaan penimbun limbah di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (17/11). ANTARA FOTO/Irfan Anshori
Warga yang mengenakan baju anti radiasi menuang berbagai jenis sampel limbah berbahaya yang dibawa dari desa mereka saat melakukan aksi penolakan perusahaan penimbun limbah di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (17/11). Dalam aksinya, warga dua desa di Mojokerto, Jawa Timur, tersebut mendesak pemprov setempat untuk menutup PT Putra Restu Ibu Abadi (PRIA) karena menimbun berbagai jenis limbah berbahaya di dekat tempat tinggal warga. ANTARA FOTO/Irfan Anshori
Baca juga artikel terkait FOTO-TIRTO atau tulisan lainnya
Kami menggunakan cookie untuk mengumpulkan dan menyimpan informasi tentang interaksi Anda dengan situs web Kami. Kami juga membagikan informasi penggunaan situs Kami oleh Anda dengan mitra iklan dan analitik. Data interaksi tersebut akan Kami gunakan sebagai bahan analisa untuk membuat produk/layanan terbaik sesuai preferensi pengguna.