Menuju konten utama

Wacana HP Gratis Buat Bansos, Gus Ipul: Itu Kebutuhan Masa Depan

Mensos Gus Ipul menilai pembagian HP gratis untuk bansos merupakan kebutuhan di era digital, meski pemerintah belum membahasnya secara formal.

Wacana HP Gratis Buat Bansos, Gus Ipul: Itu Kebutuhan Masa Depan
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan keterangan pada konferensi pers dua tahun kerja nyata perlindungan sosial di kantor pusat Kementerian Sosial, Jakarta, Jumat (23/10/2026). Kemensos mencatat per 23 Oktober 2026 sebanyak 13.284.093 keluarga telah terdaftar dalam program Perlindungan Sosial (Perlinsos), dengan 816.674 orang bergabung sebagai agen Perlinsos dan 42.018 pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), sementara pengamanan kewilayahan diperkuat oleh 48.712 anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa), 29.749 anggota Bhabinkamtibmas, serta 48.676 anggota RT/RW yang turut mendaftar sebagai agen Perlinsos. ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/kye
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menilai kepemilikan telepon seluler atau handphone menjadi salah satu kebutuhan masyarakat untuk mengakses layanan digital pemerintah. Pernyataan ini sekaligus menjawab wacana membagikan handphone gratis kepada masyarakat untuk bantuan sosial (bansos).

"Ke depan memang kita, saya rasa itu kebutuhan ya. Bagaimana masyarakat bisa mengakses layanan digital pemerintah," ujar Gus Ipul kepada wartawan di Kemensos, Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (23/10/2026).

Gus Ipul menilai kepemilikan handphone menjadi penting seiring dengan semakin luasnya layanan digital pemerintah. Namun demikian, dia mengatakan pemerintah memang belum membahas secara khusus rencana pemberian bantuan HP untuk bansos kepada masyarakat.

Di sisi lain, Gus Ipul menilai kepemilikan HP juga berkaitan dengan kemampuan masyarakat mengakses layanan digital pemerintah. Sebab, berdasarkan kondisi di lapangan, masih ada warga yang belum memiliki perangkat untuk mengakses layanan tersebut.

Kalau pun hal ini jadi direalisasikan, dia menyebut Kementerian Sosial akan mengusulkan bantuan berbasis data yang akurat dan asesmen. Dengan demikian, pemberian bantuan perlu mempertimbangkan kondisi objektif masyarakat yang membutuhkan.

"Belum ada pembahasan secara langsung belum ada. Tetapi kalau toh itu nanti ada misalnya, pasti Kementerian Sosial akan mengusulkan berbasis data yang akurat dan berbasis asesmen," katanya.

Satu Suara dengan Wacana Awal Hashim Djojohadikusumo

Sebelumnya, Hashim Djojohadikusumo mengungkapkan rencana pemerintah membagikan ponsel gratis untuk masyarakat. Ponsel tersebut disebutnya akan dibekali dengan rekening digital.

Menurut dia, masyarakat akan menerima bansos langsung ke ponsel gratis yang dibagikan tersebut. Oleh karena itu, pemerintah tidak akan lagi menyalurkan bansos dalam bentuk uang tunai.

"Setiap warga negara akan diberikan ponsel yang dilengkapi dengan rekening digital. Seluruh dana akan tersedia di sana dan dikirimkan ke rekening masing-masing individu," kata dia, Selasa (13/10/2026).

Di sisi lain, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan pemerintah tidak pernah membahas rencana pembagian telepon seluler atau handphone (HP) gratis kepada masyarakat untuk mendukung penyaluran bantuan sosial (bansos).

“Enggak. Memang enggak pernah kita bahas [pembagian] HP itu,” kata Airlangga saat ditemui di kantornya, Jakarta, Selasa melansir Antara.

Baca juga artikel terkait BANSOS atau tulisan lainnya dari Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Flash News
Reporter: Rahma Dwi Safitri
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Siti Fatimah