Menuju konten utama

Sosok Zulfikar Achmad, Anggota DPR RI Tertua Tutup Usia

Zulfikar Achmad, anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jambi, meninggal dunia. Berikut profil dan rekam jejaknya.

Sosok Zulfikar Achmad, Anggota DPR RI Tertua Tutup Usia
Zulfikar Achmad. (Instagram/@zulfikar_achmad17)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Zulfikar Achmad, anggota DPR RI tertua, meninggal dunia pada Rabu (4/11/2026). Anggota DPR dari dapil Jambi ini meninggal pada usia 80 tahun. Bagaimana sosoknya dikenang selama ini?

Sebelumnya, kabar duka tersebut telah dikonfirmasi oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Melalui keterangan di Instagram pribadinya, AHY menyebut bahwa kematian Zulfikar merupakan duka bagi partai tersebut.

“Kami mengenal almarhum sebagai putra terbaik bangsa yang mendedikasikan hidupnya untuk melayani rakyat,” tulis AHY.

“Semoga Allah SWT menganugerahkan ketabahan dan menguatkan iman keluarga yang ditinggalkan,” lanjutnya.

Ucapan belasungkawa juga tersiar dari tempat asal Zulfikar. Bupati Bungo Dedy Putra turut menyampaikan pesan duka atas kematian tokoh politik Bungo itu pada Rabu.

“Saya menyampaikan duka cita yang sangat mendalam atas berpulangnya orang tua kita, guru kita, dan pendahulu kita, almarhum Bapak H. Zulfikar Achmad,” katanya pada Rabu, dikutip dari laman resmi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bungo.

Profil Zulfikar Achmad, Profesional yang Turun ke Dunia Politik

Zulfikar Achmad kini dikenal sebagai seorang anggota DPR RI. Namun, jauh sebelum itu, ia mula-mula dikenal sebagai seorang profesional di berbagai perusahaan swasta.

Zulfikar lahir di Jambi pada 1946 silam. Ketika Indonesia belum genap setahun merdeka, ia lahir sebagai seorang anak di wilayah tersebut.

Jambi kemudian menjadi tempatnya tumbuh hingga remaja. Ketika usianya memasuki usia dewasa, Zulfikar pergi ke Jakarta untuk menimba ilmu di Ibu Kota. Kepindahannya itu terjadi pada dekade 60-70-an.

Ia sempat mengenyam pendidikan di Akademi Tata Laksana Pelayaran Niaga (ATPN) di Jakarta. Setelah lulus, ia memulai karier di industri pelayaran swasta.

Pada dekade 1970-an, ia tercatat pernah bekerja di PT Porodisa Raya Shipping Line. Dari sana, ia pindah ke PT Timika Jaya Jakarta pada 1982 untuk jadi direktur operasi.

Saat menjadi direktur tersebut, Zulfikar turut mengenyam pendidikan di Jurusan Ilmu Administrasi Negara Universitas 17 Agustus 1945. Ia lulus dari universitas itu pada 1985.

Kariernya di perusahaan swasta itu kemudian terus berlanjut hingga tahun-tahun terakhir abad ke-20. Hingga 2001, ia tercatat pernah bekerja sebagai Direktur PT Jasamina Pratama, Direktur PT Bukti Selungko Prakasa Jakarta, Direktur Utama PT Arbes Guntung Prakarsa, dan Direktur Utama PT Semagi Hotel Prakasa.

Kemudian, ketika kalender mulai mengarungi milenium baru, Zulfikar terjun ke politik. Semula, ia terjun ke politik melalui keikutsertaan sebagai kader Partai Indonesia Baru, salah satu partai kecil dalam Pemilu 1999.

Melalui partai tersebut Zulfikar untuk kali pertama menyandang jabatan publik. Hal ini terjadi pada 2001, ketika ia terpilih jadi Bupati Bungo periode 2001-2006.

Jabatan itu kemudian berlanjut pada 2006. Zulfikar yang tercatat sebagai petahana kembali berhasil menjadi Bupati Bungo periode 2006-2009.

Usai jadi bupati untuk dua periode berturut-turut, Zulfikar kemudian mencoba peruntungannya pada 2010 untuk mencalonkan diri sebagai calon Gubernur Jambi. Namun, kala itu ia gagal mendulang suara yang cukup sehingga kalah dalam pemilu.

Kemudian, pada 2014, Zulfikar kembali terjun ke politik praktis. Kali ini, ia mencalonkan diri sebagai calon anggota DPR RI dari dapil Jambi. Saat itu, ia berhasil mendulang cukup suara dan akhirnya melenggang ke Senayan.

Sejak terpilih jadi anggota DPR RI pada 2014, Zulfikar terus jadi anggota parlemen. Setelah menyelesaikan periode 2014-2019, ia kembali terpilih untuk jabatan yang sama dengan masa jabatan 2019-2024. Pun, pada Pemilu 2024, ia kembali terpilih jadi anggota DPR.

Zulfikar lantas menjadi anggota DPR tertua pada periode 2024-2029. Akan tetapi, di tengah masa jabatan yang ketiga sebagai anggota DPR, Zulfikar Achmad meninggal dunia pada 4 November 2026. I

Baca juga artikel terkait ANGGOTA DPR atau tulisan lainnya dari Rizal Amril Yahya

tirto.id - Flash News
Kontributor: Rizal Amril Yahya
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar