Menuju konten utama

Sosok Purnomo Polisi Baik, Tutup YouTube Dicurigai Pihak Pajak?

Ipda Purnomo mengaku didatangi seseorang diduga pihak yang kerap mengecek soal penghasilan". Ia lalu ingin menutup akses pendapatan di kanal Youtube.

Sosok Purnomo Polisi Baik, Tutup YouTube Dicurigai Pihak Pajak?
Purnomo Polisi Baik. Instagram/purnomopolisibaik
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Nama Ipda Purnomo, anggota Polri yang dikenal lewat berbagai kegiatan sosial dan label “Purnomo Polisi Baik” menjadi pembicaraan publik setelah menyatakan akan menutup kanal YouTube pribadinya. Disinyalir keputusan ini berkaitan dengan kecurigaan terkait pendapatan di media sosial.

Pernyataan itu disampaikan Purnomo melalui akun Instagramnya pada Senin (28/9/2026). Ia mengatakan mulai bulan berikutnya tidak akan lagi menggunakan kanal YouTube dan hanya akan membuat video-video pendek yang berisi ajakan untuk berbuat baik.

Purnomo juga menyampaikan permintaan maaf apabila selama aktif di media sosial terdapat video maupun ucapan yang dianggap keliru.

“Saya mohon maaf jika ada salah video dan atau salah ucap selama bermain media sosial,” tulisnya.

Keputusan tersebut muncul setelah Purnomo mengunggah video yang menceritakan dirinya kedatangan seseorang yang disebutnya sebagai pihak yang kerap mengecek penghasilannya dari media sosial. Dalam video itu, Purnomo mengatakan dirinya bahkan memberikan akses untuk memeriksa rekening guna mengetahui pemasukan dari aktivitas media sosialnya.

"Sore ini saya kedatangan seorang tamu yang mengaku dari pihak yang sering mengecek penghasilan saya dari media sosial. Hari ini saya sampaikan langsung rekening saya biar dicek penghasilan saya dari media sosial berapa biar tahu kalau keluar masuknya uang dari rekening saya,” tutur Purnomo.

“Kalau seandainya masih ada untung, tak suruh ngambil, tapi kalau hasil dari media sosial kurang untuk kegiatan bersedekah saya, mudah-mudahan pihak itu yang mau nanya-nanya mau membantu dan mau nambahi uang untuk kegiatan sosial saya," lanjutnya.

Komedian Sule melalui akun Instagram @ferdinand_sule dalam kolom komentar ikut menanggapi unggahan Purnomo itu. Sule mengaku mengalami hal serupa karena penghasilan dari YouTube kerap dinilai berdasarkan judul atau informasi yang dibuat oleh orang lain. Padahal, informasi tersebut menurutnya belum tentu sesuai dengan kondisi sebenarnya.

“Sama pak ditanyain terus, lihatnya dari judul yang orang spekulasi buat penghasilan kita di YouTube, padahal mah gak sesuai, ampun dah,” tulis Sule.

Kejadian yang disampaikan Purnomo kemudian memunculkan dugaan dan spekulasi warganet mengenai alasan penutupan YouTube, termasuk dugaan berkaitan dengan pihak pajak. Namun, dalam pernyataan yang diberikan Purnomo tersebut, ia tidak secara eksplisit menyebut kanal YouTube miliknya akan ditutup karena masalah pajak.

Sementara itu, pada unggahan Purnomo terbaru, Selasa (29/9), ia menyatakan tidak menutup kanal Youtube secara penuh. Ia hanya akan membatasi pada akses monetisasi sehingga setiap video yang diunggah tidak akan memperoleh pendapatan.

"Insyaallah mulai awal bulan depan, bulan Oktober 2026, saya akan menonaktifkan pendapatan saya dari media sosial, khususnya dari akun channel Youtube 'Purnomo Belajar baik'," kata Purnomo.

Profil Purnomo Polisi Baik

Ipda Purnomo merupakan anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) asal Lamongan, Jawa Timur, yang dikenal publik karena aktivitas sosialnya di luar tugas kepolisian.

Purnomo disebut lahir pada 1980 di Lamongan dan memiliki istri bernama Lilik Ika serta tiga orang anak. Ia dikenal sebagai anggota Polres Lamongan yang aktif berinteraksi dengan masyarakat, khususnya kelompok yang berada dalam kondisi kurang mampu dan membutuhkan perhatian.

Dalam berbagai kegiatan yang dilakukannya, Purnomo kerap membantu warga yang mengalami kesulitan. Ia kerap memberikan bantuan kepada anak yatim piatu hingga memberi perhatian kepada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Dalam sejumlah sumber yang memuat kiprahnya, Purnomo juga disebut pernah menjabat sebagai Kanit Binpolmas Satbinmas Polres Lamongan.

Nama Purnomo kemudian semakin dikenal karena ia menjadikan aktivitas sosial sebagai bagian yang rutin dibagikan melalui media sosial. Ia menggunakan sejumlah platform untuk mendokumentasikan ketika membantu masyarakat dengan nama akun @purnomopolisibaik.

Kegiatan sosial Purnomo disebut bermula dari kepeduliannya terhadap seorang janda lanjut usia yang hidup dalam kondisi kurang mampu. Ia pernah menjelaskan bahwa bantuan kepada janda tersebut mendapat respons positif dari masyarakat sehingga kegiatan serupa kemudian terus dilakukan.

Dari aktivitas yang awalnya dilakukan secara sederhana itu, Purnomo kemudian mengembangkan kegiatan sosialnya hingga mendirikan sebuah yayasan. Ia juga mulai memberikan bantuan kepada anak-anak yatim piatu serta menangani ODGJ yang membutuhkan perawatan dan pendampingan.

Menurut Purnomo, kemampuan dan kesempatan yang dimilikinya sebagai anggota kepolisian seharusnya dapat digunakan untuk membantu orang lain karena ODGJ tetap merupakan manusia yang memiliki hak untuk diperlakukan secara layak dan manusiawi.

Kepedulian Purnomo terhadap ODGJ kemudian berkembang menjadi salah satu bagian paling dikenal dari aktivitas sosialnya. Ia membuat Yayasan Sosial Berkas Bersinar Abadi yang secara resmi berdiri pada 5 Mei 2017.

Yayasan tersebut menjadi tempat Purnomo dan para pengurus memberikan pendampingan kepada ODGJ. Aktivitas yang dilakukan antara lain merawat, memberi makan, memandikan, serta membantu ODGJ agar dapat kembali menjalani kehidupan bersama keluarga.

Skala kegiatan di Yayasan Sosial Berkas Bersinar Abadi juga disebut cukup besar. Dalam kunjungan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi ke yayasan tersebut pada 22 Juni 2023, disebutkan terdapat 137 ODGJ yang menjadi binaan Purnomo dan para pengurus.

Dari jumlah tersebut, 79 orang disebut mendapatkan layanan secara gratis atau tidak berbayar. Yuhronur menilai keberadaan yayasan tersebut turut membantu pemerintah daerah menangani persoalan kesehatan jiwa di Lamongan.

Kegiatan Purnomo juga dikaitkan dengan program Pemkab Lamongan Lesung Sipanji, yakni program yang bertujuan melenyapkan pemasungan dan memanusiakan pasien dengan gangguan jiwa.

Pemerintah daerah menyebut kerja sama dengan pihak seperti yayasan yang dikelola Purnomo dapat membantu membebaskan sejumlah ODGJ yang sebelumnya mengalami pemasungan.

Atas aktivitas sosial tersebut, Purnomo juga pernah memperoleh apresiasi dari lingkungan pemerintah dan kepolisian setempat. Kapolres Lamongan saat itu, AKBP Yakhob Silvana Delareskha, menilai kegiatan sosial yang dilakukan Purnomo sebagai bentuk dedikasi anggota Polri dalam membantu masyarakat.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi kala itu juga memberikan apresiasi terhadap inisiatif Purnomo dalam merawat puluhan hingga ratusan ODGJ. Kegiatan tersebut dinilai dapat menjadi mitra bagi pemerintah dalam menangani persoalan sosial dan kesehatan jiwa, terutama bagi masyarakat yang tidak mampu memperoleh layanan secara mandiri.

Berdasarkan pantauan TirtoID hingga berita ini diturunkan, akun Instagram @purnomopolisibaik tercatat memiliki sekitar 970 ribu pengikut, dengan lebih dari 13 ribu unggahan.

Sedangkan kanal YouTube Purnomo Belajar Baik tercatat memiliki sekitar 2,7 juta subscriber, lebih dari 5.300 video, dan total penayangan mencapai sekitar 634,5 juta views.

Baca juga artikel terkait KONTEN KREATOR atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Flash News
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Ilham Choirul Anwar