Menuju konten utama

Resmi Ditahan KPK, Bupati Klaten Hamenang Pakai Rompi Oranye

KPK resmi tahan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo. Penyidik turut sita tong plastik biru yang diduga jadi wadah menampung uang suap.

Resmi Ditahan KPK, Bupati Klaten Hamenang Pakai Rompi Oranye
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo ditahan KPK, Jumat (16/10/2026). Dia keluar dari Gedung KPK menggunakan rompi oranye dan tangan diborgol. tirto.id/Rahma Dwi Safitri
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo keluar dari Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan mengenakan rompi tahanan oranye dan tangan diborgol.

Penahanan tersebut dilakukan setelah KPK melakukan pemeriksaan terhadap Hamenang selama sekitar 11 jam.

Berdasarkan pantauan Tirto, Hamenang digiring oleh petugas KPK bersama Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Tengah Ahmad Luthfi, dan pihak swasta M Amin Wahyu Utomo sekitar pukul 18.26 WIB.

Dia tak mengatakan apa pun kepada awak media setelah menjalani pemeriksaan itu. Dia hanya terus berjalan masuk dalam mobil tahanan.

Sebelumnya, Hamenang Wajar Ismoyo tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (16/10/2026) pagi. Dia terjaring operasi tangkap tangan (OTT) bersama sejumlah orang lain.

Hamenang tiba di Gedung KPK pukul 06.58 WIB mengenakan jaket dan topi berwarna hitam serta mengenakan kacamata untuk menjalani pemeriksaan.

Misteri Tong Biru Wadah Penyimpan Uang Korupsi

Selain Hamenang, petugas KPK yang tiba bersamanya juga terlihat membawa tong biru. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyebut itu merupakan barang bukti yang digunakan untuk menampung penerimaan uang.

“Teman-teman juga melihat ada tong atau ember yang kemudian juga diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan ini. Bahwa ember atau tong tersebut diduga yang digunakan bupati untuk menampung atau untuk menyimpan dugaan penerimaan-penerimaan uang,” katanya.

Baca juga artikel terkait OTT BUPATI KLATEN atau tulisan lainnya dari Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Flash News
Reporter: Rahma Dwi Safitri
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Siti Fatimah