Indeks Menikah
Keputusan Menikah Muda Para Pendiri Bangsa
Hatta baru memutuskan menikah di usia 43 tahun. Namun, kebanyakan tokoh pergerakan dan pendiri negara lainnya memutuskan menikah sebelum menginjak usia 25 tahun, termasuk Sukarno yang menikah sejak berumur 20 tahun.

Ikuti Aturan Main di Medsos Ini agar Awet dengan Pasangan
Media sosial adalah kanal hiburan di saat Anda sedang tak bersama pasangan. Tak usah menyelaminya saat kencan, apalagi 'kepo' mantan.

Mengapa Nani Wijaya dan Lansia Ingin Menikah di Usia Senja
Mendambakan punya seseorang yang akan menemani sampai akhir hayat bukan cuma milik orang muda. Hampir semua orang menginginkannya, termasuk lansia yang pernah ditinggal mati pasangannya. Sains bisa menjelaskannya.
Menyerang dan Merayakan Status Lajang
Menjadi lajang di umur yang dianggap telah matang masih menjadi momok bagi sebagian besar masyarakat. Tapi ada juga tren tidak menikah di kalangan milenial.
Jumlah Perawan dan Jejaka di Arab Saudi Makin Banyak
Studi terbaru menunjukkan jumlah lelaki dan perempuan di Arab Saudi yang tidak menikah semakin meningkat. Beberapa yang telah siap, harus menunda pernikana karena alasan sosial dan keluarga.
Apa Kunci Hubungan Bahagia?
Jika bisa memilih, bagaimana Anda akan menjalani sebuah hubungan? Dengan mereka yang kaya dan mapan? Yang cantik dan menarik? Yang pintar dan terpelajar? Adakah ukuran untuk sebuah hubungan yang bahagia? Sebenarnya apa yang membuat sebuah hubungan layak diperjuangkan?
Hasrat Berjodoh di Dunia yang Timpang Gender
Bagi perempuan di negara yang populasi laki-lakinya jauh lebih banyak, menemukan pasangan hidup itu cukup sulit sebab calonnya saja sudah langka—apalagi memilih yang sesuai selera. Jika demikian, apakah perempuan lebih mudah mendapat jodoh di negara yang populasi laki-lakinya jauh lebih melimpah? Mari belajar dari Latvia dan Cina.
Mereka yang Takut Menikah
Ada orang yang ingin cepat menikah, sebagian lain justru menghindari pernikahan. Bisa jadi yang menghindari pernikahan ini mengalami gamophobia—sebuah ketakutan irasional untuk membuat komitmen. Anda mengalaminya? Jika ya, Anda tak perlu cemas.
Kompromi Pernikahan ala Generasi Milenial
Bagi sebagian besar pasangan muda masa kini yang akan menikah, konsep pernikahan merupakan salah satu hal yang krusial. Generasi Baby Boomer mungkin tidak terlalu dipusingkan dengan hal tersebut, sebab menikah secara tradisional hampir selalu menjadi pilihan. Namun, untuk generasi milenial, hal itu bisa menjadi soal.
Kawin Dijegal Modal
Pernikahan adalah sesuatu yang tidak pernah mudah. Dari mulai sejak pacaran, merencanakan pernikahan, hingga melewati pernikahan itu sendiri. Bagi yang lajang menikah perkara mengumpulkan modal. Cinta yang putus karena mahar pernikahan itu nyata dan banyak terjadi.
Biaya Nikah dan Rapor Merah KUA
KUA selalu dapat rapor merah dalam survei integritas pelayanan publik yang dilakukan KPK. Praktik gratifikasi dan pungutan liar di KUA disinyalir sebagai salah satu penyebabnya. PP Nomor 19 tahun 2015 yang diharapkan dapat menjadi solusi ternyata belum optimal.

Keperjakaan dan Keperawanan Generasi Milenial
Generasi milenial tak suka kelabing, tapi mungkin “hobi” pacaran. Mereka muda, cekatan, sekaligus rawan.

Single dan Bahagia
Single dan Bahagia
"Sistem Ekonomi Membuat Orang Tidak Ingin Menikah"
Kecenderungan orang untuk hidup melajang semakin meningkat. Mereka yang memilih jalan ini, merasa bahagia hidup tanpa kekangan, meski harus menabrak tabu.
Lajang dan Tetap Bahagia
Dalam lima tahun terakhir ada peningkatan angka perceraian. Sebanyak 70 persen gugatan cerai diajukan oleh pihak istri. Puslitbang Kehidupan Keagamaan Kementerian Agama menyebutkan perpisahan ini karena ketidaksiapan menikah seperti tidak ada tanggung jawab, persoalan ekonomi, dan kehadiran pihak ketiga.
Masuk tirto.id








