Indeks Boven Digoel

Humaniora
Senin, 30 Okt 2017

Aliarcham Mati Muda di Boven Digoel

Melihat penderitaan orang miskin, ia keluar sekolah dan melawan Belanda, sampai akhirnya dibuang ke Digoel.
Humaniora
Jumat, 7 Juli 2017

Benarkah Sukarno Memohon Ampun Kepada Belanda?

Inggit Ganarsih mengakui Sukarno pernah mengundurkan diri dari Partindo. Namun, ia menolak percaya Sukarno memohon ampun kepada pemerintah kolonial.
Humaniora
Kamis, 27 Apr 2017

Puisi dan Perjuangan Tante Jet untuk Indonesia

Selain melalui sajaknya, dukungan Henritte Rolland Holst alias Tante Jet bagi pergerakan nasional Indonesia juga dirasakan secara nyata di mata orang-orang Perhimpunan Indonesia macam Hatta, dkk.
Humaniora
Senin, 30 Jan 2017

Tionghoa yang Berdagang dan Berjuang Hingga ke Boven Digoel

Inilah orang-orang Tionghoa yang berjuang dari sisi kiri pergerakan nasional. Mereka dibuang oleh Belanda ke Boven Digoel.
Sosial Budaya
Senin, 29 Agt 2016

Para Haji di Persimpangan Kiri

Dalam sejarah pergerakan nasional, selain orang terpelajar yang pernah di sekolah Belanda, para haji pun juga aktif dalam pergerakan nasional. Sebagian bahkan harus bernasib malang karena dibuang.
Humaniora
Senin, 11 Juli 2016

Kabur dari Digoel

Tak ada tukang pukul di tempat pembuangan Boven Digoel. Tak ada pula paksaan untuk bekerja bagi orang-orang buangan yang bermimpi soal kemerdekaan Indonesia. Siksaan terbesar di Boven Digoel adalah kesepian.
Hukum
Minggu, 27 Mar 2016

Digoel, Tempat Buangan Para Pembangkang

Pemerintah Kolonial Hindia Belanda menjadikan Boven Digoel sebagai tempat mengisolasi tokoh-tokoh pergerakan nasional. Mereka disiksa oleh ganasnya malaria dan kesepian.
Mereka memutuskan untuk membangun kamp pengasingan bagi pentolan komunis yang berontak pada 12 November 1926.