Menuju konten utama

Polisi Usut Temuan Mayat Perempuan di Indekos Jaktim

Polisi mengungkap mayat perempuan itu, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan tangan dan kaki terikat.

Polisi Usut Temuan Mayat Perempuan di Indekos Jaktim
Ilustrasi Mayat. foto/Istockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Polisi menyelidiki temuan mayat perempuan berinisial KDA di kamar indekos di Jalan Asem Nirbaya, Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur, Kamis (8/10/2026).

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP I Made Budi, mengatakan korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan tangan dan kaki terikat.

"Kondisi korban dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi terikat kaki dan tangan dengan menggunakan tali rafia. Muka sebelah kiri mengalami memar serta leher diikat dengan menggunakan baju kaos warna hitam," kata Made saat dikonfirmasi, Kamis (8/10/2026).

Korban diketahui berstatus sebagai pelajar atau mahasiswa, sementara pelaku dalam kasus tersebut masih dalam penyelidikan polisi.

Peristiwa itu terungkap setelah pemilik indekos mendapat informasi mengenai bau tidak sedap dari kamar yang sebelumnya hendak disewa seorang pria bernama Daniel.

Berdasarkan keterangan saksi, Daniel datang ke tempat tersebut pada Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Dia mengaku bekerja di sebuah tempat steam di depan Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.

“Saudara Daniel mengaku bekerja di steam depan Asrama Haji Pondok Gede Jakarta. Saudara Daniel menjelaskan bahwa akan membayar kos-kosan pada hari Selasa tanggal 6 Oktober 2026 jam 17.00 WIB sekaligus akan menyerahkan fotokopi KTP,” ungkap Made.

Setelah itu, pemilik indekos menyerahkan kunci kamar kepada Daniel. Namun, Daniel tidak kunjung datang hingga Kamis (8/10/2026). Pemilik indekos kemudian berniat mengecek kamar tersebut karena tidak mendapat kabar.

Sebelum membuka kamar, pemilik indekos mendapat informasi dari penghuni kamar di sebelahnya bahwa tercium bau tidak sedap dari kamar yang hendak disewa Daniel.

Pemilik indekos kemudian menyampaikan informasi tersebut kepada penghuni lainnya. Dia disarankan membuka kamar dengan didampingi orang lain atau ketua RT setempat.

Pemilik indekos selanjutnya menghubungi ketua RT dan menyampaikan adanya bau tidak sedap dari kamar tersebut. Ketua RT kemudian meneruskan informasi itu kepada Bhabinkamtibmas Pinang Ranti Aiptu Ragil.

Ketua RT bersama Bhabinkamtibmas kemudian mendatangi lokasi dan membuka pintu kamar menggunakan kunci duplikat.

"Setelah pintu kamar kos terbuka, kemudian dari dalam kamar kost tercium bau tidak sedap, serta dikamar mandi ada tergeletak mayat perempuan dengan kondisi terikat," kata Made.

Setelah menemukan jasad tersebut, ketua RT dan Bhabinkamtibmas menghubungi Polsek Makasar, Jakarta Timur. Polisi kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan penyelidikan.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki identitas serta keberadaan pelaku dalam kasus penemuan mayat tersebut.

Baca juga artikel terkait MAYAT atau tulisan lainnya dari Hanang Septioyudho

tirto.id - Flash News
Reporter: Hanang Septioyudho
Penulis: Hanang Septioyudho
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama