tirto.id - Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Drajad Wibowo mengatakan pemerintah tengah mempercepat persiapan penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU). Namun, pemerintah belum memastikan waktu penyalurannya.
“Ya, itu masih, mudah-mudahan bisa secepatnya tapi kan segala sesuatu perlu proses ya, mudah-mudahan bisa secepatnya. Ini di Kemenko sedang ngebut untuk mengerjakan, untuk menyiap-nyiapkan itu,” kata Drajad setelah menghadiri peluncuran PROMISE III Impact di Jakarta, Selasa (13/10/2026).
Drajad mengatakan jadwal penyaluran BSU akan diumumkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Pemerintah juga akan mengupayakan agar persyaratan penerima bantuan dibuat sesederhana mungkin.
“Ya, pokoknya dibuat semudah mungkinlah intinya ya. Tetapi detailnya nanti. Nanti policy-nya itu saya rasa Pak Menko lebih berhak untuk mengumumkan nanti,” ujarnya.
Sebagai informasi, pemerintah berencana memberikan BSU sebesar Rp300 ribu per bulan selama tiga bulan kepada sekitar 13,3 juta pekerja. Program tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran hampir Rp12 triliun.
Sebelumnya, Airlangga menyampaikan bahwa pemerintah menyiapkan sejumlah program bantuan ekonomi untuk kuartal IV 2026 dan program yang akan berlanjut pada 2027.
“Jadi tadi dibahas program untuk di kuartal keempat. Kemudian Bapak Presiden juga memberikan arahan terkait dengan program-program yang akan diluncurkan ke tahun 2027. Program-program yang sudah dilaksanakan tahun ini dan akan dilanjutkan di tahun 2027,” ujar Airlangga dalam keterangan pers seusai rapat di Istana Negara, Rabu (30/9/2026).
Selain BSU, program bantuan pada kuartal IV 2026 mencakup bantuan pangan berupa beras 10 kilogram per bulan dan program magang melalui Kementerian Ketenagakerjaan.
Pemerintah juga berencana melanjutkan sejumlah insentif pada 2027, termasuk fasilitas Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) dan tambahan subsidi untuk kredit pemilikan rumah (KPR).
Airlangga mengatakan keseluruhan program tersebut membutuhkan anggaran hingga Rp31 triliun. Pemerintah berharap berbagai program itu dapat menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus memperluas manfaat pembangunan bagi masyarakat.
Penulis: Mukhtar Abdullah
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id







































