Menuju konten utama

Pabrik Kipas Angin PT Welma Terbakar hingga Ludes

Api diketahui berasal dari lantai dua bagian tengah pabrik tempat penyimpanan baling-baling kipas angin.

Pabrik Kipas Angin PT Welma Terbakar hingga Ludes
Tangkapan gambar dari udara kebakaran yang terjadi di pabrik kipas angin milik PT Welma di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten. (Foto. ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/YU).
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Pabrik kipas angin milik PT Welma di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten, mengalami kebakaran hingga meludeskan bangunan pabrik. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (6/11/2026).

Berdasarkan unggahan video di akun Threads @prilymarselenan, terlihat seluruh bangunan pabrik berwarna putih dilalap api. Tak lama kemudian, bangunan ambruk secara bertahap. Sejumlah pekerja terlihat di pinggir bangunan sembari mengambil gambar. Terpampang pula sejumlah petugas K3 sedang menarik selang untuk memadamkan api.

Komandan Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Pasar Kemis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Amirudin, mengatakan proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih dua setengah jam. Meski berhasil, petugas sempat menemui kesulitan mencari akses air ditambah hembusan angin di sekitar lokasi cukup kencang.

"Tiupan angin yang cukup kencang serta jarak yang cukup jauh dari sumber air, menjadi tantangan tersendiri bagi petugas kami dalam proses penanganan di lapangan. Namun, seluruh personel tetap berupaya maksimal untuk mengendalikan situasi," terang Amirudin, dikutip dari Antara, Jumat (6/11/2026).

Sejauh ini, Damkar BPDB Kabupaten Tangerang, mengerahkan 8 unit armada disertai 40 personel untuk menangani kebakaran pabrik tersebut.

Menurut penjelasan Amirudin, kebakaran pertama diketahui ketika terdapat laporan masuk pada pukul 11.15 WIB. Api lalu diketahui berasal dari lantai dua bagian tengah pabrik tempat penyimpanan baling-baling kipas angin produksi perusahaan.

Ketika api mulai membesar, pekerja masih bekerja seperti biasa hingga kemudian sempat timbul kepanikan. Namun, kata Amirudin, evakuasi seluruh pekerja untuk keluar dari area pabrik berhasil dilakukan. Hingga saat ini, penyelidikan sumber api utama masih dilakukan sekaligus taksiran besaran kerugian material oleh pihak perusahaan akibat kebakaran pabrik.

"Fokus utama tim saat ini adalah menuntaskan proses pemadaman secara menyeluruh guna memastikan keamanan lokasi," tutup Amirudin.

Baca juga artikel terkait KEBAKARAN atau tulisan lainnya dari Mukhtar Abdullah

tirto.id - Flash News
Reporter: Mukhtar Abdullah
Penulis: Mukhtar Abdullah
Editor: Fadrik Aziz Firdausi