tirto.id - Menteri Koordinator Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia mengaku tidak dapat berlama-lama menyampaikan sambutan saat acara Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten.
Dalam kegiatan itu, ia menyampaikan sambutan dalam jabatannya sebagai menko, sekaligus menyampaikan sambutan untuk mewakili Presiden Prabowo Subianto yang absen kegiatan tersebut.
Di akhir sambutan, Bahlil mengatakan bahwa dirinya dipanggil oleh 'bos' dan harus segera beranjak
"Demikian gerakan tambahan saya. Karena saya tidak bisa lama bapak ibu semua, dipanggil oleh bos saya," ucapnya.
Bahlil menyebutkan, peserta maupun pejabat yang hadir Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 sejatinya boleh menahan dia di acara tersebut. Namun, saat dipanggil atasannya, Bahlil mengaku harus segera memenuhi panggilan tersebut.
Kata dia, jika panggilan tersebut tidak dipenuhi, keputusan presiden (Keppres) dapat segera dikeluarkan. Bahlil mengaku ketika ada keppres yang dikeluarkan.
Sambil bercanda, ia menyatakan, para pejabat Kabinet Merah Putih pun kerap mengecek apakah ada panggilan dari atasan mereka saat jam pulang kerja.
"Kalau ketika bos saya panggil tidak saya datang, maka keppres bisa cepat keluar. Itu yang saya takutkan sekali," sebut dia.
"Dan saya yakin di antara semua anggota kabinet ini, pasti mau keluar kantor cek ada panggilan atau tidak. Saya sudah diperintahkan untuk datang tapi harus dipanggil tepat jam setengah 4 sudah harus ada di Istana lagi," lanjut Bahil.
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id




































