tirto.id - Antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Bali dalam beberapa hari terakhir mendorong Pertamina Patra Niaga mengoptimalkan pelayanan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM).
Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyediakan daftar 52 SPBU yang beroperasi selama 24 jam di berbagai wilayah Pulau Dewata, mulai dari Kabupaten Jembrana, Tabanan, Badung, Karangasem, Buleleng, hingga Kota Denpasar.
Sebelumnya, Gubernur Bali Wayan Koster meminta masyarakat tidak panik karena pasokan BBM disebut tersedia, meskipun pengiriman dari terminal menuju SPBU sempat terkendala kemacetan.
Selain mengoptimalkan jam operasional SPBU, Pertamina bersama mitra distribusinya, Elnusa Petrofin, juga meningkatkan kesiapan armada mobil tangki dan personel untuk mempercepat penyaluran BBM.
Di tengah upaya mengatasi antrean panjang BBM, Gubernur Bali Wayan Koster membatalkan rencana penerapan kebijakan bekerja dari rumah (WFH) dan sekolah daring setelah pemerintah daerah bersama Pertamina menyusun skema penanganan cepat.
Keputusan tersebut diambil dalam rapat bersama PT Pertamina di Denpasar pada Selasa, 13 Oktober 2026, dengan mengoptimalkan operasional distribusi dari depo hingga SPBU.
"Jadi rencananya, kalau belum punya exercise (rencana) yang diterapkan malam ini sampai situasi normal, rencana kami tadinya adalah WFH, tapi saya kira tidak perlu," ujar Koster, Rabu (14/10/2026).
Antrean Panjang Terjadi di Sejumlah SPBU
Antrean panjang pembelian BBM di Bali menjadi perhatian masyarakat. Sejumlah video yang beredar di media sosial memperlihatkan kendaraan mengantre di SPBU, bahkan sebagian pengendara terlihat turun dari kendaraannya setelah menunggu cukup lama. Antrean juga terjadi di sejumlah wilayah dan berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas di sekitar lokasi pengisian bahan bakar.
Salah satu lokasi yang mengalami antrean panjang adalah SPBU Semebaung di Kabupaten Gianyar. Antrean kendaraan di tempat tersebut dilaporkan mengular hingga ke jalan raya sehingga aparat kepolisian turun tangan untuk membantu mengatur lalu lintas. Kondisi serupa juga terlihat di kawasan Renon, Denpasar, yang menjadi salah satu titik antrean pembelian BBM.
Situasi tersebut menimbulkan kekhawatiran masyarakat mengenai ketersediaan bahan bakar. Namun, Pemerintah Provinsi Bali dan Pertamina menyampaikan bahwa persoalan yang terjadi berkaitan dengan lonjakan permintaan dan kelancaran distribusi, bukan berarti pasokan BBM di Bali telah habis.
Menanggapi antrean yang terjadi, Gubernur Bali Wayan Koster meminta masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Ia menyampaikan bahwa persediaan BBM di depo utama, yakni Terminal BBM Manggis di Kabupaten Karangasem dan Terminal BBM Sanggaran di Denpasar, tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Menurut Koster, salah satu kendala yang dihadapi adalah proses distribusi BBM dari terminal menuju SPBU yang tersendat akibat kemacetan lalu lintas. Ketika permintaan meningkat secara bersamaan, stok di SPBU dapat lebih cepat habis, sedangkan mobil tangki membutuhkan waktu untuk kembali ke terminal, mengisi BBM, dan mengirimkannya lagi ke SPBU.
Pertamina Patra Niaga sebelumnya menjelaskan bahwa penyesuaian pola distribusi BBM terjadi di tengah situasi geopolitik yang masih berlangsung. Kondisi tersebut turut memengaruhi pengaturan jadwal pengiriman, termasuk kedatangan kapal tanker yang membawa pasokan BBM.
“Kami tegaskan bahwa tidak ada pengurangan pengiriman, namun memang ada penyesuaian dalam pola distribusi BBM, sehingga masyarakat diimbau tidak panik," kata Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) Ahad Rahedi.
Daftar 52 SPBU di Bali yang Buka 24 Jam
Di tengah upaya pemulihan tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara melalui akun Instagram @patraniaga.jatimbalinus mengumumkan daftar 52 SPBU yang beroperasi selama 24 jam di Bali.
SPBU tersebut tersebar di enam wilayah administrasi, yaitu Kabupaten Jembrana, Tabanan, Karangasem, Buleleng, Badung, dan Kota Denpasar.
Berikut daftar SPBU 24 jam di Bali:
Kabupaten Jembrana
SPBU 5482201: Pengambengan, Jembrana.SPBU 5482202: Jalan Raya Denpasar–Gilimanuk, Kecamatan Melaya.
SPBU 5482203: Loloan Timur.
SPBU 5482204: Asian Highway No. 2, Pekutatan.
SPBU 5482205: Jalan Banyu Biru, Kecamatan Negara.
SPBU 5482206: Jalan Gajah Mada, Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo.
SPBU 5482207: Jalan Raya Denpasar–Gilimanuk, Tuwed, Kecamatan Melaya.
SPBU 5482208: Jalan Kaliakah, Kecamatan Negara.
SPBU 5482209: Jalan Raya Denpasar–Gilimanuk, Yeh Embong Kangin.
SPBU 5482212: Pangyangan, Kecamatan Pekutatan.
SPBU 5482213: Jalan Jenderal Sudirman, Pendem.
SPBU 5482214: Sumbersari, Jalan Raya Denpasar–Gilimanuk.
SPBU 5482215: Pulukan, Pekutatan.
SPBU 5482216: Pendem, Kecamatan Negara.
Kabupaten Tabanan
SPBU 5482102: Jalan A. Yani, Abian Tuwung.SPBU 5482104: Jalan Dr. Ir. Soekarno, Delod Peken.
SPBU 5282113: Jalan Denpasar–Gilimanuk, Desa Kelod Rurung.
SPBU 5282117: Jalan By Pass Kediri, Banjar Anyar, Kecamatan Kediri.
Kabupaten Karangasem
SPBU 5480803: Subagan, Karangasem.SPBU 5480805: Jalan Raya Besakih, Nongan, Kecamatan Rendang.
SPBU 5480809: Jalan Dewa Anom, Kecamatan Rendang.
SPBU 5480810: Jalan Raya Ababi, Abang.
Kabupaten Buleleng
SPBU 5481101: Tukadmungga, Buleleng.SPBU 5481118: Tangguwisia, Seririt.
Kabupaten Badung
SPBU 5380312: Jalan Airport Ngurah Rai No. 800, Tuban.SPBU 5480303: Jalan Raya Kuta No. 103, Kecamatan Kuta.
SPBU 5480308: Jalan Raya Kapal No. 36, Kapal.
SPBU 5480309: Jalan Raya Kerobokan No. 888, Kerobokan Kaja.
SPBU 5480311: Jalan Raya Abianbase, Dalung, Kecamatan Mengwi.
SPBU 5480319: Jalan Sunset Road, Seminyak, Kecamatan Kuta.
SPBU 5480321: Jalan Bypass Munggu No. 88X, Pererenan, Kecamatan Mengwi.
SPBU 5480322: Jalan Tegal Permai No. 2, Kerobokan Kaja.
SPBU 5480327: Jalan Bypass Ngurah Rai, Benoa.
SPBU 5480331: Jalan Sunset Road No. 27, Kuta.
SPBU 5480332: Jalan Raya Lukluk No. 221, Kecamatan Mengwi.
SPBU 5480333: Jalan Raya Mambal, Abiansemal.
SPBU 5480335: Jalan Uluwatu No. 75X, Ungasan, Kuta Selatan.
Kota Denpasar
SPBU 5480103: Jalan WR Supratman, Kesiman Kertalangu.SPBU 5480105: Jalan Hayam Wuruk No. 200, Panjer.
SPBU 5480110: Jalan Cokroaminoto No. 21A, Pemecutan Kaja.
SPBU 5480111: Jalan Gatot Subroto Timur, Kesiman Petilan.
SPBU 5480116: Jalan Pesanggaran, Jalan Bypass Ngurah Rai, Sesetan.
SPBU 5480121: Jalan Imam Bonjol No. 511, Pemecutan Klod.
SPBU 5480122: Jalan Raya Sesetan No. 232.
SPBU 5480131: Jalan Buluh Indah No. 84, Pemecutan Kaja.
SPBU 5480135: Jalan Gatot Subroto Barat No. 7–5, Pemecutan Kaja.
SPBU 5480137: Jalan Gatot Subroto Timur, Kesiman Kertalangu.
SPBU 5480139: Kreneng, Jalan Kamboja, Sumerta Kauh.
SPBU 5480142: Jalan Tukad Yeh Aya No. 93, Panjer.
SPBU 5480145: Jalan Bypass Ngurah Rai No. 40, Sanur Kaja.
SPBU 5480149: Jalan Gunung Batukaru No. 68, Pemecutan.
SPBU 5480160: Jalan Setia Budi No. 36, Pemecutan Kaja.
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id

































