tirto.id - Sebuah video memperlihatkan seorang penumpang berdebat dengan petugas keamanan (security) MRT Jakarta viral di media sosial. Penumpang pria tersebut ditegur karena membawa gelas minuman di dalam kereta Ratangga.
Video itu diunggah akun Threads@almiraeldiana pada Sabtu (31/10/2026). Dalam rekaman tersebut, saat ditegur petuhaj terlihat seorang pria membawa minuman dan berdebat dengan dua petugas keamanan yang mengingatkannya mengenai larangan makan dan minum di dalam kereta. Pria tersebut juga terlihat merekam kedua petugas saat perdebatan berlangsung.
Pemilik akun @almiraeldiana, menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi di kereta MRT arah Bundaran HI yang dinaikinya dari Stasiun Blok M.
"Ini MRT arah Bundaran HI, aku naik dari stasiun Blok M," tulis Almira melalui akun Threads-nya.
Almira mengatakan saat kereta baru berjalan, salah satu petugas keamanan seperti memanggil rekannya untuk menghampiri penumpang tersebut. Kemudian, penumpang pria itu terus berbicara kepada petugas sambil melontarkan perkataan yang dinilainya menghina.
"Pas baru jalan, bapak security-nya kayak manggil temennya gitu, si penumpang ini ngoceh mulu nge-insult security itu sambil ngeluarin HP sok-sok mau rekam dan viralin," tulisnya.
Almira menilai kedua petugas keamanan menyampaikan teguran dengan baik dan sopan. Namun, penumpang tersebut justru merespons teguran dengan nada bicara yang ketus.
"Kedua security itu bicaranya baik dan sopan, cuma si penumpangnya aja cara ngomongnya songong dan nyolot sok mau viralin," lanjut Almira.
Ia juga menyebut sejumlah penumpang lain di dalam gerbong ikut merekam pria tersebut untuk mendokumentasikan kejadian.
"Pada akhirnya penumpang di situ pada rekam balik si penumpang biar jadi bukti bahwa dia yang salah," tulisnya.
Menanggapi video viral tersebut, Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta (Perseroda), Rendy Primartantyo, menjelaskan bahwa MRT Jakarta memang memberlakukan larangan makan dan minum di area berbayar stasiun maupun di dalam kereta Ratangga.
"MRT Jakarta memberlakukan larangan makan dan minum di area berbayar stasium dan di dalam kereta Ratangga untuk menjaga kebersihan, kenyamanan, dan ketertiban bersama," kata Rendy dalam keterangannya, Minggu (1/11/2026).
Rendy mengatakan petugas MRT Jakarta diharapkan tetap menyampaikan imbauan secara santun ketika menegur pelanggan yang melanggar aturan.
"Terkait konten yang beredar, petugas mengingatkan pelanggan untuk mematuhi ketentuan tersebut sebagai bagian dari tugasnya. Dalam menjalankan tugas, petugas diharapkan senantiasa menyampaikan imbauan secara santun dan dengan tetap menghormati pelanggan" ujar Rendy.
MRT Jakarta turut mengajak seluruh pelanggan untuk mematuhi tata tertib yang berlaku selama berada di lingkungan stasiun maupun di dalam kereta. Pelanggan juga diminta mengikuti arahan petugas.
"Kami mengapresiasi dukungan dan kerja sama seluruh pelanggan," pungkas Rendy.
Penulis: Hanang Septioyudho
Editor: Bayu Septianto
Masuk tirto.id


































